Gelar Rakor Produk Hukum Daerah, Kemendagri Fokus Benahi Regulasi yang Tumpang Tindih

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Produk Hukum Daerah Direktorat Jenderal (Ditjen) Otonomi Daerah (Otda) akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Produk Hukum Daerah di Swiss-Belhotel Silae, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (2/6/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Evaluasi Kepatuhan Produk Hukum Daerah dalam Rangka Keselarasan Program Prioritas Nasional.”

Forum tersebut menjadi bagian dari komitmen Kemendagri dalam mengawal pelaksanaan Program Prioritas Nasional di daerah. Ini khususnya dalam mendukung poin ketujuh Asta Cita terkait penguatan reformasi hukum.

Dalam keterangannya, Direktur Jenderal (Dirjen) Otda Kemendagri Cheka Virgowansyah menegaskan, kualitas Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Kepala Daerah (Perkada), maupun produk hukum daerah lainnya merupakan bagian penting dari keberhasilan reformasi hukum nasional yang menjadi salah satu Program Prioritas Nasional dalam Asta Cita.

Menurutnya, reformasi hukum tidak hanya menjadi agenda pemerintah pusat, tetapi juga harus menjangkau daerah. “Karena dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan, banyak kebijakan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat justru dituangkan melalui produk hukum daerah,” ujarnya di Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Penyelenggaraan Rakor tersebut merupakan hasil kerja sama antara Direktorat Produk Hukum Daerah Ditjen Otda Kemendagri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu sebagai bentuk sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pelaksanaan Program Prioritas Nasional.

Melalui kegiatan ini, Kemendagri berharap terbangun kesepahaman dan komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota untuk menjadikan evaluasi kepatuhan produk hukum daerah sebagai instrumen strategis dalam mendukung reformasi hukum nasional. Selain itu juga untuk memperkuat otonomi daerah, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang tertib, akuntabel, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Forum ini akan dibuka langsung oleh Dirjen Otda Kemendagri Cheka Virgowansyah bersama Gubernur Sulteng Anwar Hafid. Kegiatan ini juga akan dihadiri sejumlah narasumber, yakni Anggota Komisi III DPR RI Longki Djanggola, Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Min Usihen, serta perwakilan Kementerian PPN/Bappenas.

Rakor tersebut akan dihadiri 100 peserta yang terdiri dari sekretaris daerah provinsi regional Sulawesi, ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD provinsi regional Sulawesi, kepala biro hukum sekretariat daerah provinsi regional Sulawesi, sekretaris daerah kabupaten/kota se-Sulteng, ketua Bapemperda DPRD kabupaten/kota se-Sulteng, kepala bagian hukum sekretariat daerah kabupaten/kota se-Sulteng, serta unsur masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Peringatan Pancasila 2026: Mendagri Dorong Kebijakan Daerah yang Selaras dengan Keadilan Sosial
Wamendagri Wiyagus: Pancasila Bukan Hanya Pemersatu Internal, Tapi Juga Perekat Dunia
Mendagri Tito: Bangsa Indonesia Kehilangan Sosok Pengabdi, Ryamizard Ryacudu
Layanan Air Bersih Modern Jadi Fokus Satgas PRR dalam Pemulihan Pascabencana
Mendagri Tito Serukan Kolaborasi PIKI dalam Membangun SDM Unggul
Indonesia Emas 2045 Butuh Generasi Unggul, Ini Pesan Wamendagri Bima
Papua Punya Peluang Besar, Wamendagri Ribka Haluk Ajak Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Indonesia Emas
Kemendagri Perkuat Iklim Kompetisi Daerah Lewat Apresiasi Pemda 2026

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:44 WIB

Peringatan Pancasila 2026: Mendagri Dorong Kebijakan Daerah yang Selaras dengan Keadilan Sosial

Senin, 1 Juni 2026 - 14:38 WIB

Wamendagri Wiyagus: Pancasila Bukan Hanya Pemersatu Internal, Tapi Juga Perekat Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 07:56 WIB

Mendagri Tito: Bangsa Indonesia Kehilangan Sosok Pengabdi, Ryamizard Ryacudu

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:42 WIB

Layanan Air Bersih Modern Jadi Fokus Satgas PRR dalam Pemulihan Pascabencana

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:13 WIB

Mendagri Tito Serukan Kolaborasi PIKI dalam Membangun SDM Unggul

Berita Terbaru