Prof Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jadi Komisaris Independen WIKA

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, JAKARTA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Wika Tower, Jakarta, Senin (11/5/2026). Dalam rapat tersebut, salah satu keputusan penting adalah penetapan kembali Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen perseroan.

Keputusan ini sekaligus menegaskan kepercayaan pemegang saham terhadap peran Harris Arthur Hedar dalam memperkuat fungsi pengawasan, integritas, serta tata kelola perusahaan di lingkungan BUMN konstruksi tersebut.

Di luar jabatannya di WIKA, Harris Arthur Hedar dikenal memiliki sejumlah peran strategis. Ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Ketua Umum PERADI Profesional periode 2026–2031, serta akademisi dan Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM). Dalam dunia pendidikan dan organisasi, ia aktif mendorong penguatan profesionalisme, khususnya di bidang hukum dan kelembagaan.

Sebelumnya, Harris Arthur Hedar juga memimpin pelantikan pengurus PERADI Profesional di Jakarta yang dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pejabat penegak hukum. Kehadirannya dalam berbagai forum hukum nasional menunjukkan posisi strategisnya dalam dunia advokat dan organisasi profesi.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menetapkan susunan baru dewan komisaris dan direksi WIKA. Apri Artoto ditunjuk sebagai Komisaris Utama. Sementara itu, posisi Komisaris Independen diisi oleh Suryo Absorotri Utomo, Aditya Warman, dan Harris Arthur Hedar. Adapun Suwarta ditetapkan sebagai Komisaris.

Di jajaran direksi, Ketut Pasek Senjaya Putra resmi menjabat sebagai Direktur Utama WIKA. Ia didampingi oleh Hadjar Seti Adji sebagai Direktur Manajemen SDM dan Transformasi, Hananto Aji sebagai Direktur Operasi I, Sonny Setyadhy sebagai Direktur Operasi II, Vera Kirana sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Legal, serta Mulyadi sebagai Direktur Keuangan.

Dengan susunan kepengurusan baru ini, WIKA diharapkan mampu memperkuat transformasi perusahaan, meningkatkan kinerja, serta menjaga tata kelola yang profesional, transparan, dan berkelanjutan di tengah dinamika industri konstruksi nasional.(*)

Berita Terkait

Sinergi Media Jadi Kunci BRI Region 6 dalam Mengomunikasikan Pertumbuhan Bisnis
Penolong: Moralitas Polisi dalam Pemolisiannya
Tim Advokasi Soroti Penangkapan Roy Suryo, Tuding Hukum Dipolitisasi Penguasa
Duel Ikonik Dian Sastro-Nicholas Saputra Hadir Lagi, Kali Ini di Iklan Obat Masuk Angin
Umi Sjarifah Raih Anugerah SMSI 2026, Dorong Perempuan Ambil Peran Strategis di Media
Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027
Sony Sonjaya Klaim Pengadaan CCTV dan Fingerprint Program MBG Tak Terealisasi
SMSI Anugerahkan Penghargaan Spirit Pers Indonesia 2026 kepada Andra Soni

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:22 WIB

Sinergi Media Jadi Kunci BRI Region 6 dalam Mengomunikasikan Pertumbuhan Bisnis

Senin, 22 Juni 2026 - 18:52 WIB

Penolong: Moralitas Polisi dalam Pemolisiannya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:05 WIB

Tim Advokasi Soroti Penangkapan Roy Suryo, Tuding Hukum Dipolitisasi Penguasa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:53 WIB

Duel Ikonik Dian Sastro-Nicholas Saputra Hadir Lagi, Kali Ini di Iklan Obat Masuk Angin

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:28 WIB

Umi Sjarifah Raih Anugerah SMSI 2026, Dorong Perempuan Ambil Peran Strategis di Media

Berita Terbaru