Wiwiek Hargono: Perlindungan Perempuan dan Anak Butuh Dukungan Seluruh Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kota Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi terus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan perempuan dan anak melalui kegiatan Sosialisasi Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) yang dilaksanakan secara bertahap di 12 kecamatan se-Kota Bekasi. Pada Senin, (11/5/26), Kali ini kegiatan berlangsung di Aula Kecamatan Pondok Gede.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi Forum PUSPA tingkat kecamatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung perlindungan, pemberdayaan, dan kesejahteraan perempuan serta anak di Kota Bekasi.

Sosialisasi di Kecamatan Pondok Gede melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, perwakilan sekolah dan pesantren, hingga para pelaku usaha UMKM. Keterlibatan lintas elemen ini diharapkan mampu memperkuat sinergi bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang perempuan serta anak.

Forum PUSPA merupakan wadah komunikasi dan kolaborasi multipihak yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program-program perlindungan perempuan dan anak secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Pembina Forum PUSPA Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, hadir sebagai narasumber sekaligus menyampaikan materi terkait penguatan peran masyarakat melalui Forum PUSPA dalam mewujudkan Kota Bekasi yang ramah perempuan dan layak anak.

Dalam paparannya, Wiwiek menegaskan bahwa keberhasilan perlindungan perempuan dan anak memerlukan dukungan nyata dari seluruh lapisan masyarakat.

“Forum PUSPA menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pemerintah dengan masyarakat dalam membangun kepedulian bersama terhadap kesejahteraan perempuan dan anak. Kolaborasi ini harus terus diperkuat hingga ke tingkat lingkungan,” ujar Wiwiek.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan sosialisasi di 12 kecamatan merupakan langkah nyata untuk memperluas pemahaman dan keterlibatan masyarakat.

“Melalui sosialisasi yang menjangkau seluruh kecamatan, kami berharap tumbuh komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, suportif, dan berpihak pada perempuan serta anak,” tambahnya.

Melalui rangkaian sosialisasi ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap Forum PUSPA dapat menjadi penggerak kolaborasi yang kuat di seluruh wilayah, sehingga terwujud Kota Bekasi yang semakin ramah perempuan, layak anak, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.(lsi)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Kejari Kota Bekasi Dorong Perlindungan Hukum dan Aksesibilitas bagi Atlet NPCI
Dzikron Jadi Kadisnaker Kota Bekasi, Tri Targetkan Program Kerja ke Luar Negeri Tuntas
Tri Adhianto Janji Biayai Pendidikan Anak Korban Kecelakaan di Aren Jaya
Pemkot Bekasi Dekatkan Layanan Perizinan Lewat Program BALAI KEREN
Digitalisasi Administrasi PKK, Kota Bekasi Perkenalkan Website Si Cantik
Wali Kota Bekasi: Penanganan Banjir Butuh Kolaborasi dan Inovasi
KPU dan Kejari Kota Bekasi Siapkan Kolaborasi Strategis Hadapi Program Demokrasi 2027
Pendidikan Antikorupsi untuk PAUD hingga SMA Resmi Diluncurkan di Jakarta

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:09 WIB

Kejari Kota Bekasi Dorong Perlindungan Hukum dan Aksesibilitas bagi Atlet NPCI

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:54 WIB

Dzikron Jadi Kadisnaker Kota Bekasi, Tri Targetkan Program Kerja ke Luar Negeri Tuntas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:13 WIB

Tri Adhianto Janji Biayai Pendidikan Anak Korban Kecelakaan di Aren Jaya

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:06 WIB

Pemkot Bekasi Dekatkan Layanan Perizinan Lewat Program BALAI KEREN

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:57 WIB

Digitalisasi Administrasi PKK, Kota Bekasi Perkenalkan Website Si Cantik

Berita Terbaru