Andra Soni: Pengelolaan Sampah Harus Jadi Solusi Energi Masa Depan

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Serang – Gubernur Andra Soni menegaskan soal dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengenai pengelolaan sampah dengan baik. Salah satunya, pengelolaan dan pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Hal itu disampaikan Andra Soni saat menerima kunjungan rombongan praktisi pengolahan sampah dari PT Solusindo Sampah Energi di Gedung Negara Provinsi Banten Jl Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Rabu (6/5/2026).

“Provinsi Banten mendapatkan komitmen dari pemerintah pusat untuk PSEL (Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik) untuk Tangerang Raya dan Serang Raya,” ucapnya.

Menurut Andra Soni, pengembangan PSEL di Tangerang Raya mengalami penyesuaian seiring dengan meningkatnya potensi sampah. Wilayah tersebut direncanakan akan dibagi menjadi dua lokasi, termasuk Kota Tangerang Selatan.

“Karena pertimbangan ke depan, Kabupaten Tangerang juga ingin punya PSEL sendiri,” ucapnya.

Sedangkan, untuk PSEL Serang Raya akan mencakup Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon. Sementara itu, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang belum memiliki fasilitas PSEL.

“Provinsi Banten tidak memiliki TPA (Tempat Pembuangan Akhir,) sampah. Pengelolaan dan pengolahan sampah ada di kabupaten dan kota karenanya bisa narik retribusi sampah,” jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten Wawan Gunawan menambahkan, kedatangan PT Solusindo Samah Energi utuk memaparkan pengolahan sampah menjadi energi uap.

“Perusahan itu sudah melakukan kajian di Kawasan Industri Petrokimia, Kota Cilegon,” jelasnya.

“Tinggal komitmen perusahaan dengan calon pembeli atau pemakai (offtaker) uap yang dihasilkan,” ucap Wawan menambahkan.

Sementara, Direktur Utama PT Solusindo Sampah Energi Mahathir menjelaskan, pihaknya menggunakan teknologi asal Jepang, Kanadevia, dalam pengolahan sampah menjadi energi uap. Teknologi tersebut telah diterapkan di Jepang, Uni Emirat Arab, India, dan Singapura.

“Teknologi ini tidak perlu pemilahan,” ungkapnya.

Menurutnya, teknologi tersebut mampu meningkatkan efisiensi pengolahan sampah karena tidak memerlukan biaya tambahan untuk lahan penyimpanan. Selain itu, residu yang dihasilkan relatif kecil.

“Asap pembakaran bisa ditangkap untuk diolah menjadi gas metan atau bahan bakar dari plastik,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Head of System Innovation Section Social System Division National Institute for Environmental Studies (NIES) Profesor Minoru Fujii turut memaparkan teknologi pengolahan sampah menjadi energi uap, termasuk efisiensi biaya dibandingkan gas bumi dan batu bara serta keunggulannya yang lebih ramah lingkungan.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Stok Listrik Banten Surplus 30 Persen, Gubernur Andra Soni Jamin Keamanan Pasokan Industri
Polda Banten Gelar Serah Terima Jabatan Wakapolda, PJU, serta Kapolres Cilegon dan Lebak
Prabowo Ingatkan Pamong Praja Muda IPDN untuk Selalu Berpihak pada Kepentingan Rakyat
Andra Soni Siapkan Sumur Bersama dan Distribusi Air Bersih untuk Atasi Kekeringan
Kearifan Lokal Banten Didorong Jadi Bagian Penting dalam Pendidikan Anak
Program PKK Mengajar, Tinawati Andra Soni Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter Siswa
Tinawati Andra Soni Motivasi Kader Posyandu Tingkatkan Peran dan Pelayanan Masyarakat
Wagub Dimyati Dorong Baznas Perkuat Kompetensi Pengurus untuk Tingkatkan Pelayanan Umat

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:29 WIB

Stok Listrik Banten Surplus 30 Persen, Gubernur Andra Soni Jamin Keamanan Pasokan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:50 WIB

Polda Banten Gelar Serah Terima Jabatan Wakapolda, PJU, serta Kapolres Cilegon dan Lebak

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:26 WIB

Prabowo Ingatkan Pamong Praja Muda IPDN untuk Selalu Berpihak pada Kepentingan Rakyat

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:46 WIB

Andra Soni Siapkan Sumur Bersama dan Distribusi Air Bersih untuk Atasi Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:38 WIB

Kearifan Lokal Banten Didorong Jadi Bagian Penting dalam Pendidikan Anak

Berita Terbaru