Wagub Banten: Hukum Kesehatan Harus Lindungi Semua Pihak

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Tangerang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan pentingnya kepastian hukum dalam sektor kesehatan untuk melindungi pasien hingga tenaga medis. Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Seminar Akademik Pemahaman Hukum Kesehatan di Universitas Pelita Harapan (UPH) Lippo Village, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (4/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-30 Fakultas Hukum UPH, yang diikuti tenaga kesehatan, mahasiswa kedokteran dari berbagai kampus, serta praktisi hukum dan kesehatan.

Dimyati mengatakan, kesehatan tidak bisa dilepaskan dari aspek hukum. Oleh karena itu, diperlukan aturan yang memberikan kepastian, keadilan, dan ketertiban dalam pelayanan kesehatan.

“Tujuannya jelas, untuk kepastian aturan, sistem hukum yang baik, serta manfaat bagi pasien, tenaga medis, dokter, perawat, dan masyarakat luas,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kompleksitas persoalan hukum di bidang kesehatan, termasuk masih seringnya tenaga medis disalahkan dalam berbagai kasus. Menurutnya, persoalan tersebut harus dilihat secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga pengawasan.

Dimyati menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam sistem kesehatan, seperti pelayanan, penganggaran, hingga penyediaan alat kesehatan dan obat-obatan. Ia menegaskan bahwa hukum kesehatan harus menghadirkan rasa keadilan bagi semua pihak, tidak hanya bagi pasien, tetapi juga bagi tenaga kesehatan.

“Semua harus direncanakan dengan baik, dilaksanakan, lalu diawasi. Dari situ kita bisa melihat persoalan hukum yang muncul dan mencari solusi yang tepat,” jelasnya.

Sementara itu, Akademisi dan Pakar Hukum Fakultas Hukum UPH Jovita Irawati menjelaskan, salah satu poin penting dalam seminar ini membedah konsep perlindungan hukum di bidang kesehatan yang saat ini telah mengalami pergeseran. Perlindungan hukum bagi pasien dan tenaga kesehatan bukanlah dua hal yang bertentangan, melainkan saling melengkapi. Menurut Jovita, perlindungan tenaga kesehatan justru menjadi prasyarat penting untuk menjamin hak pasien mendapatkan pelayanan yang aman dan berkualitas.

“Dari pola paternalistik murni menuju hubungan kontraktual yang berasaskan otonomi pasien (patient autonomy),” katanya.

Jovita menjelaskan, sinkronisasi perlindungan hukum harus mencakup dua dimensi, yakni preventif dan represif. Selain itu, transformasi regulasi di bidang kesehatan juga menuntut penyesuaian standar pelayanan dalam ekosistem kesehatan.

“Kepastian hukum bagi tenaga medis penting untuk mencegah praktik defensive medicine yang justru dapat merugikan pasien dan menurunkan kualitas layanan,” katanya.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Stok Listrik Banten Surplus 30 Persen, Gubernur Andra Soni Jamin Keamanan Pasokan Industri
Polda Banten Gelar Serah Terima Jabatan Wakapolda, PJU, serta Kapolres Cilegon dan Lebak
Prabowo Ingatkan Pamong Praja Muda IPDN untuk Selalu Berpihak pada Kepentingan Rakyat
Andra Soni Siapkan Sumur Bersama dan Distribusi Air Bersih untuk Atasi Kekeringan
Kearifan Lokal Banten Didorong Jadi Bagian Penting dalam Pendidikan Anak
Program PKK Mengajar, Tinawati Andra Soni Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter Siswa
Tinawati Andra Soni Motivasi Kader Posyandu Tingkatkan Peran dan Pelayanan Masyarakat
Wagub Dimyati Dorong Baznas Perkuat Kompetensi Pengurus untuk Tingkatkan Pelayanan Umat

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:29 WIB

Stok Listrik Banten Surplus 30 Persen, Gubernur Andra Soni Jamin Keamanan Pasokan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:50 WIB

Polda Banten Gelar Serah Terima Jabatan Wakapolda, PJU, serta Kapolres Cilegon dan Lebak

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:26 WIB

Prabowo Ingatkan Pamong Praja Muda IPDN untuk Selalu Berpihak pada Kepentingan Rakyat

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:46 WIB

Andra Soni Siapkan Sumur Bersama dan Distribusi Air Bersih untuk Atasi Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:38 WIB

Kearifan Lokal Banten Didorong Jadi Bagian Penting dalam Pendidikan Anak

Berita Terbaru