Tri Tito Karnavian Ajak Perempuan Lebih Berani Menyuarakan Penolakan terhadap Kekerasan

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta — Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya menciptakan rasa aman bagi perempuan di semua ruang dengan menentang segala bentuk pelecehan.

Tri mengatakan, saat ini kekerasan tidak hanya terjadi di ruang fisik, tetapi juga di ruang digital seperti media sosial. Kekerasan pun tidak selalu berbentuk tindakan fisik, melainkan juga dapat berupa kekerasan verbal.

“Hal-hal seperti itu banyak terjadi di sekeliling kita, tidak hanya di dalam rumah tangga, tapi juga di luar sana di sekitar fasilitas umum, di tempat-tempat sekolah. Bahkan mungkin di tempat yang terpercaya seperti di tempat-tempat kegiatan agama dan lain-lain,” katanya saat memberikan sambutan pada Talkshow Berani Bicara: Menentang Pelecehan Verbal dan Fisik terhadap Perempuan di Semua Ruang, di depan Gedung Deutsche Bank Building, Menteng, Jakarta, Minggu (26/4/2026).

Tri menuturkan, kekerasan masih terjadi secara berulang dan terus-menerus. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih ada hal yang perlu dibenahi. Perempuan juga perlu menyuarakan keberanian lebih keras dan lebih nyaring, tidak hanya dalam kegiatan seperti talkshow, tetapi juga di lingkungan rumah tangga.

Ia mencontohkan, sebagai pendidik pertama dalam keluarga, ibu perlu mendidik anak laki-laki untuk menghormati perempuan. “Anak laki-laki juga harus dididik dengan keras untuk menghormati kaum perempuan. Mereka harus mendapatkan pendidikan sejak dini bahwa harus saling menghargai,” tuturnya.

Ia menambahkan, sebagai makhluk sosial, sikap saling menghargai tidak memandang gender. Rasa hormat terhadap orang lain perlu diberikan kepada semua orang, baik di rumah maupun di lingkungan yang lebih luas. Oleh karena itu, orang tua perlu berani memberikan pendidikan kepada anak-anak sejak dini.

“Tentunya melakukan disiplin yang secara baik. Di mana disesuaikan dengan tingkat usianya di anak-anak kita,” tambahnya.

Tri melanjutkan, kegiatan ini menghadirkan narasumber yang ahli dalam menyuarakan pentingnya rasa aman bagi perempuan. Dengan demikian, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan wawasan yang lebih baik.

“Mudah-mudahan mendapatkan manfaat yang luar biasa di masa yang akan datang untuk kepentingan para perempuan Indonesia,” tandasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta Dewi Indriati Rano Karno, para kader TP PKK DKI Jakarta, serta pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Pusat.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa, Ditjen Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen di Manggarai Barat
Gempa Flores Ganggu Layanan Adminduk, Dirjen Dukcapil Kirim Tim ke Ngada
Pencegahan Karhutla Diperkuat, Mendagri Tito Libatkan Pemda hingga Tingkat Desa
Wamendagri Wiyagus Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Eliminasi TB di Sumsel
Bantuan Presiden Cair, Mendagri Tito Pastikan Dukungan Penanggulangan Bencana NTT
Dukcapil Bergerak ke Tujuh Kabupaten Terdampak Gempa NTT
Kenaikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Turun ke Pasar
Mendagri Tito Tegaskan Pencegahan Karhutla Riau Harus Terus Diperkuat

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa, Ditjen Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen di Manggarai Barat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Gempa Flores Ganggu Layanan Adminduk, Dirjen Dukcapil Kirim Tim ke Ngada

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Pencegahan Karhutla Diperkuat, Mendagri Tito Libatkan Pemda hingga Tingkat Desa

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Eliminasi TB di Sumsel

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Bantuan Presiden Cair, Mendagri Tito Pastikan Dukungan Penanggulangan Bencana NTT

Berita Terbaru

Yogyakarta

Penumpang KAI Daop 6 Naik 23 Persen saat Libur Maulid Nabi

Selasa, 25 Agu 2026 - 15:25 WIB

Yogyakarta

GPM Gunungkidul Rawat Tradisi, Bumikan Marhaenisme Rakyat di Petir

Selasa, 25 Agu 2026 - 14:55 WIB