Mendagri Tito KarnavianSoroti Pentingnya Infrastruktur dan Konektivitas untuk Sumbagsel

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Palembang — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak para kepala daerah dan tokoh asal Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) untuk merumuskan program prioritas yang konkret dan dapat direalisasikan dalam periode 2027 hingga 2029.

Ajakan tersebut disampaikannya dalam acara Halalbihalal masyarakat perantau Sumbagsel di Griya Agung, Sabtu (25/4/2026), yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum konsolidasi gagasan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Mendagri menjelaskan bahwa pertemuan tersebut berangkat dari inisiatif para tokoh Sumbagsel yang ingin mempererat kebersamaan sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Bukan kita tidak nasionalisme dan mengedepankan primordialisme, kedaerahan. Enggak. Bukan itu,” ujarnya.

Menurutnya, semangat kedaerahan tersebut justru perlu diarahkan menjadi energi positif melalui program-program yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah (Pemda) di wilayah Sumbagsel untuk menyusun agenda prioritas yang realistis dan dapat dituntaskan dalam waktu relatif singkat, dengan fokus pada capaian yang bisa dirasakan dalam kurun waktu tiga tahun.

Sebagai gambaran, Mendagri mencontohkan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur yang mampu membuka konektivitas antarwilayah. Pengembangan jaringan jalan tol di Sumatera dinilai dapat mendorong mobilitas, memperkuat aktivitas ekonomi, serta membuka potensi pariwisata di berbagai daerah.

Ia menambahkan, hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui pembahasan lanjutan bersama pemangku kepentingan di tingkat pusat guna merumuskan program prioritas yang siap diimplementasikan.

Melalui langkah tersebut, Mendagri berharap akan lahir program-program strategis yang tidak hanya berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Paling enggak sampai 2029 ada sesuatu yang kita tinggalkan yang berharga untuk masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, serta sejumlah pihak terkait lainnya.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa
Wamendagri Wiyagus Perkuat Peran Mahasiswa dalam Upaya Eliminasi TBC Berbasis Desa
Mendagri Tito Tekankan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri
Wamendagri Bima Arya: Kebijakan Pemerintah Pusat Terus Dimatangkan demi Perkuat Ekonomi Daerah
Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Holistik dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah
DWP Kemendagri Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan
6 Bidang SPM Diperkuat, Ketua Umum TP Posyandu Dorong Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat
Tri Tito Karnavian Dorong Posyandu Tertib Registrasi demi Optimalisasi Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:37 WIB

Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa

Jumat, 4 September 2026 - 08:31 WIB

Wamendagri Wiyagus Perkuat Peran Mahasiswa dalam Upaya Eliminasi TBC Berbasis Desa

Jumat, 4 September 2026 - 08:25 WIB

Mendagri Tito Tekankan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri

Jumat, 4 September 2026 - 07:51 WIB

Wamendagri Bima Arya: Kebijakan Pemerintah Pusat Terus Dimatangkan demi Perkuat Ekonomi Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 16:30 WIB

DWP Kemendagri Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan

Berita Terbaru

Nasional

Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:37 WIB