110 Rumah Ditata Ulang, AHY Dorong Tanjung Kait Jadi Kawasan Nelayan Terpadu

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, TANGERANG – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau kawasan Kampung Nelayan Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, guna memastikan penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup masyarakat pesisir berjalan optimal, Kamis (16/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY menegaskan pentingnya pembangunan kawasan nelayan yang layak huni, produktif, serta tangguh menghadapi ancaman lingkungan.

Menko AHY menyampaikan kawasan yang sebelumnya kurang layak huni kini telah mengalami transformasi melalui pembangunan, perbaikan, dan penataan rumah-rumah masyarakat nelayan beserta keluarganya. Menurutnya, perubahan tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi lintas pihak dalam menghadirkan kesejahteraan masyarakat.

“Hari ini kami melihat secara langsung kondisi kawasan permukiman yang sebelumnya kurang layak huni. Kini telah dilakukan pembangunan, perbaikan, dan penataan rumah-rumah masyarakat, terutama para nelayan beserta keluarganya. Ini adalah sebuah proyek kolaborasi,” ujar Menko AHY.

Ia menambahkan, pemerintah terus berupaya menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk komunitas nelayan di wilayah pesisir. Di kawasan seluas kurang lebih 1,3 hektare tersebut, sebanyak 110 rumah telah dibangun dan ditata ulang sehingga lingkungan menjadi lebih sehat, tertib, dan nyaman.

“Ini adalah semangat yang kita kawal bersama, yaitu mewujudkan Indonesia yang asri, aman, sehat, bersih, tertata, dan indah. Mudah-mudahan Tanjung Anom dan Tanjung Kait bisa semakin maju,” lanjutnya.

Menko AHY juga mengapresiasi sinergi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang menyiapkan infrastruktur dasar, seperti jalan lingkungan, sanitasi, dan penerangan, serta kontribusi NGO Habitat for Humanity yang telah menyalurkan sekitar Rp5,5 miliar untuk pembangunan dan perbaikan rumah warga.

“Terima kasih kepada Habitat for Humanity yang telah membantu pembangunan 110 rumah. Ini contoh kolaborasi antara pemerintah, NGO, dan masyarakat yang patut diapresiasi,” katanya.

Selain itu, Menko AHY mengapresiasi dukungan Koperasi Duafa Komida yang membantu proses pembelian lahan warga dari pemilik sebelumnya, serta mendorong percepatan penyelesaian sertifikasi tanah melalui Kementerian ATR/BPN.

Ke depan, Menko AHY menegaskan kawasan nelayan Tanjung Kait tidak hanya ditata dari sisi hunian, tetapi juga diperkuat sebagai kawasan produktif yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Untuk itu, sejumlah infrastruktur lanjutan dinilai perlu diprioritaskan, antara lain breakwater, tanggul penahan abrasi, normalisasi sungai, jetty untuk tambatan kapal nelayan, SPBU nelayan, bengkel perahu, pabrik es berbasis slurry ice, serta penguatan dermaga.

“Bukan hanya merapikan kawasan perumahannya, melainkan juga memastikan kawasan ini semakin produktif dan aman dari ancaman ekologis,” tegasnya.

Menko AHY menjelaskan penggunaan teknologi slurry ice berbahan air asin akan membantu menjaga kualitas hasil tangkapan ikan lebih lama sehingga meningkatkan daya saing nelayan dalam pemasaran hasil laut ke pasar tradisional maupun modern.

Ia juga memastikan akan berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk mendukung pengembangan lanjutan kawasan Tanjung Kait sebagai model pembangunan kampung nelayan terpadu.

“Kami ingin kolaborasi antara pemerintah, NGO, dan seluruh elemen masyarakat untuk menyejahterakan masyarakat nelayan terus diperkuat dari waktu ke waktu,” pungkas Menko AHY.

Kunjungan ini turut dihadiri Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan; Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati; Bupati Tangerang Mohamad Maesyal Rasyid; serta jajaran Forkopimda.

Dalam kunjungan ini Menko AHY didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman, Ronny Ariuly Hutahayan; Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah, Arif Rahman; Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga, Agust Jovan Latuconsina; Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi, Sigit Raditya; Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Herzaky Mahendra Putra, serta Tenaga Ahli Yudhi Prasetyo Purnomo dan Rio Neswan.(lsi)

Sumber : Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan

Berita Terkait

PWI Kota Serang Dorong Regulasi Pariwisata Lebih Ketat, Miras dan Hiburan Malam Disorot
Senam Bersama HUT RI, Tinawati Ajak Perkuat Persatuan dan Kebersamaan
UMKM Banten Didorong Penuhi Standar Global dan Perluas Pasar Ekspor
Kapolda Banten Lepas 7 Personel Polda Banten ke Tanah Suci untuk Tunaikan Ibadah Umrah
Tujuh Personel Polda Banten Diberangkatkan Umrah, Kapolda Titip Pesan
Lewat Bancakan, Tinawati Andra Soni Perkenalkan Ragam Kuliner dan Budaya Banten ke Relawan Jepang
Update Penanganan Parkir Pancatama, Polda Banten Jelaskan Penetapan Tarif Parkir
Gubernur Andra Soni Ajak NasDem Perkuat Sinergi Akselerasi Pembangunan Banten

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PWI Kota Serang Dorong Regulasi Pariwisata Lebih Ketat, Miras dan Hiburan Malam Disorot

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Senam Bersama HUT RI, Tinawati Ajak Perkuat Persatuan dan Kebersamaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

UMKM Banten Didorong Penuhi Standar Global dan Perluas Pasar Ekspor

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Kapolda Banten Lepas 7 Personel Polda Banten ke Tanah Suci untuk Tunaikan Ibadah Umrah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Tujuh Personel Polda Banten Diberangkatkan Umrah, Kapolda Titip Pesan

Berita Terbaru

Yogyakarta

FJI Soroti Dugaan Pelepasan Jilbab Calon Kadet Mahasiswa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:30 WIB

Yogyakarta

PW Salimah Sulap Pengajian Jadi Aksi Nyata Peduli NTT

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:24 WIB

Yogyakarta

Rumah Zakat Ringankan Beban Warga Sabrang Kidul Lewat Pasar

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:19 WIB

Yogyakarta

Touring Kemerdekaan Kauman 2026 Pererat Persaudaraan Warga

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:13 WIB