Wamendagri Bima Arya Dorong Percepatan PSEL dan Program Prioritas Nasional di Sumsel

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Palembang – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang yang tengah mempersiapkan diri sebagai kota pertama yang bakal menerapkan program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Rencananya, inovasi tersebut akan mulai beroperasi pada Oktober mendatang. Bima menyebut terobosan itu sebagai langkah strategis yang sejalan dengan target nasional dan arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Ini langkah maju, terobosan. Presiden menargetkan dalam waktu tiga tahun tidak ada lagi sampah menumpuk. Semua sudah jadi energi nanti atau kemudian didaur ulang,” ujar Bima pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2027 yang diselenggarakan di Griya Agung, Kota Palembang, Sumsel, Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa program PSEL menjadi bagian dari delapan klaster program prioritas nasional, khususnya dalam sektor energi dan pengelolaan sumber daya. Selain itu, Bima juga menginstruksikan kepala daerah untuk memastikan keberhasilan program prioritas lainnya, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan membangun sistem rantai pasok yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Pada kesempatan yang sama, Bima turut mengapresiasi Provinsi Sumsel atas capaian makroekonomi yang dinilai solid. Capaian tersebut diyakini memiliki potensi besar untuk mendukung percepatan pembangunan nasional. Di sisi lain, Bima juga memaparkan bahwa angka inflasi Provinsi Sumsel secara year on year per 1 April 2026 sebesar 3,09 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka berada di bawah rata-rata nasional.

“Kapasitas fiskal Sumsel juga masuk kategori kuat, di mana Pendapatan Asli Daerah-nya lebih besar daripada transfer pusat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bima menekankan bahwa berbagai inovasi tersebut harus diiringi dengan perubahan paradigma birokrasi melalui konsep statecraft. Konsep tersebut menitikberatkan pada keterampilan atau seni dalam mengelola negara. Ia mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sumsel untuk bekerja secara andal, terampil, dan cerdas dalam memanfaatkan momentum bonus demografi tahun 2045.

“Kan sekarang kita ada momentum bonus demografi. Kalau kita manfaatkan itu, maka kita akan loncat keluar dari kutukan kelas menengah (middle-income trap),” pungkasnya.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Lampung Perkuat Rantai Pasok Nasional melalui Hilirisasi Komoditas
Gubernur Lampung Soroti Pentingnya Deteksi Dini dalam Penanganan TBC
Wagub Lampung Dorong Mahasiswa Berperan dalam Inovasi dan Ketahanan Pangan
Wagub Jihan Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Edukasi dalam Penanganan TBC
Kasus Campak Meningkat, Pemprov Lampung Tingkatkan Upaya Imunisasi dan Surveilans
Dewan Pendidikan Lampung Resmi Dikukuhkan, Fokus Tingkatkan Kualitas dan Akses Pendidikan
Gubernur Lampung Tekankan Pertanian sebagai Tulang Punggung Ekonomi Daerah
Pemprov Lampung Optimalkan Strategi Inflasi dan Percepat Program Perumahan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 11:05 WIB

Lampung Perkuat Rantai Pasok Nasional melalui Hilirisasi Komoditas

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Gubernur Lampung Soroti Pentingnya Deteksi Dini dalam Penanganan TBC

Rabu, 15 April 2026 - 08:00 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Percepatan PSEL dan Program Prioritas Nasional di Sumsel

Selasa, 14 April 2026 - 12:01 WIB

Wagub Lampung Dorong Mahasiswa Berperan dalam Inovasi dan Ketahanan Pangan

Selasa, 14 April 2026 - 11:06 WIB

Wagub Jihan Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Edukasi dalam Penanganan TBC

Berita Terbaru

Presiden Donald Trump yang menampilkan dirinya menyerupai Yesus Kristus. (Anadolu)

Internasional

JD Vance: Unggahan Trump di Truth Social Tidak Dimaksudkan Serius

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:24 WIB