Senin, 13 April 2026
Wakil Presiden JD Vance menyampaikan pidato di Islamabad, Pakistan. (Tangkapan layar Youtube-The White House)
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menilai hasil tersebut sebagai sesuatu yang “wajar”, mengingat kompleksitas persoalan serta relasi kedua negara yang masih diliputi kecurigaan pascakonflik.
Dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran, Baqaei menyebut pembicaraan berlangsung dalam atmosfer yang tidak kondusif. Ketegangan meningkat setelah konflik selama 40 hari yang, menurut Iran, dipicu oleh Amerika Serikat dan Israel untuk kedua kalinya dalam kurun sembilan bulan terakhir.
“Tidak realistis mengharapkan kesepakatan tercapai hanya dalam satu hari perundingan,” ujarnya.
Menurut Baqaei, agenda pembicaraan mencakup isu-isu krusial yang saling berkaitan, mulai dari keamanan Selat Hormuz, program nuklir Iran, tuntutan reparasi perang, hingga pencabutan sanksi ekonomi dan penghentian konflik di kawasan.
Ia mengakui terdapat kemajuan dalam beberapa aspek, namun perbedaan pada dua hingga tiga poin utama menjadi penghambat utama tercapainya kesepakatan dengan Washington.
Dalam pernyataan terpisah melalui platform X, Baqaei menegaskan bahwa keberhasilan proses diplomatik sangat bergantung pada “keseriusan dan itikad baik pihak lawan”, termasuk kesediaan untuk tidak mengajukan tuntutan berlebihan serta menghormati hak-hak Iran.
Meski demikian, belum ada kejelasan mengenai kemungkinan dilanjutkannya putaran negosiasi berikutnya.
Sementara itu, Kantor Berita Mehr melaporkan bahwa delegasi Iran telah meninggalkan Pakistan. Pemerintah Pakistan sendiri mendapat apresiasi dari Teheran atas perannya sebagai mediator dalam perundingan tersebut.
Kebuntuan ini menegaskan bahwa upaya meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah masih menghadapi tantangan besar, terutama di tengah isu strategis yang melibatkan kepentingan geopolitik global. (Anadolu)
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:55 WIB
Jenguk Wali Nanggroe di Penang, Mendagri Sampaikan Salam Hangat dari PresidenMinggu, 5 Juli 2026 - 07:13 WIB
UMJ Press dan APPTIMA Perkuat Peran Indonesia di International Publishers Congress 2026Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:24 WIB
Jerman Buka Jalan bagi Tenaga Kerja Indonesia untuk Bekerja, Belajar, hingga Tinggal PermanenJumat, 3 Juli 2026 - 16:22 WIB
Perkuat Reputasi di Asia Tenggara, UMY Bangun Kemitraan Strategis dengan Universitas di LaosMinggu, 28 Juni 2026 - 19:28 WIB
PSEL Bantargebang Ditargetkan Segera Dibangun, Ketua DPRD Bekasi Tinjau Langsung Teknologi WangnengBerita Terbaru
Yogyakarta
KADIN DIY Guncang 2026: UMKM Naik Kelas, Ekonomi Rakyat Menang
Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:11 WIB
Yogyakarta
Suami Orang Terus Diajak Keluar, Dugaan Kedekatan Jadi Sorotan
Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:06 WIB
Banten
Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:30 WIB
Banten
Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:23 WIB
