Lebih dari 1.500 Rumah Ibadah Terdampak Bencana Telah Difungsikan Kembali

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Aceh – Upaya pemulihan pascabencana di Sumatera tidak hanya difokuskan pada pemulihan fisik semata, tetapi juga menyentuh aspek spiritual masyarakat. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) terus mempercepat rehabilitasi rumah ibadah sebagai bagian penting dari pemulihan kehidupan sosial dan keagamaan penyintas.

Berdasarkan data Satgas PRR pada 9 April yang dihimpun dari Kementerian Agama, sebanyak 1.593 rumah ibadah di tiga provinsi terdampak bencana mengalami kerusakan. Hingga saat ini, sebanyak 1.558 rumah ibadah telah kembali beroperasi, sementara 35 lainnya masih dalam proses penanganan karena mengalami kerusakan berat hingga hanyut.

Di Provinsi Aceh, dari total 918 rumah ibadah terdampak, sebanyak 906 telah kembali digunakan masyarakat. Di Sumatera Utara, 552 dari 571 rumah ibadah telah beroperasi, sementara di Sumatera Barat, 100 dari 104 rumah ibadah sudah kembali difungsikan.

Rehabilitasi fisik didukung dengan penyaluran anggaran rehabilitasi rumah ibadah oleh Satgas PRR. Di Aceh, bantuan rehabilitasi rumah ibadah telah tersalurkan sepenuhnya dengan total anggaran Rp3,75 miliar. Di Sumatera Barat, bantuan sebesar Rp500 juta juga telah tersalurkan seluruhnya.

Sedangkan penyaluran bantuan anggaran di Sumatera Utara masih dalam proses penyelesaian dengan sebagian kecil anggaran yang belum tersalurkan karena relokasi bangunan ke lokasi yang lebih aman.

Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian mengatakan pemulihan rumah ibadah menjadi perhatian serius pemerintah karena berperan penting dalam mengembalikan semangat dan ketenangan masyarakat pascabencana.

“Ini rumah ibadah terdampak, ini penugasan kepada Menteri Agama (Nasaruddin Umar) dan Menteri Pekerjaan Umum (Dody Hanggodo),” ujar Tito di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Upaya ini semakin diperkuat dengan perhatian pemerintah pusat terhadap pemulihan kehidupan spiritual masyarakat, khususnya di Aceh. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memberikan bantuan sapi untuk tradisi meugang di 19 kabupaten/kota di Aceh, baik menjelang Ramadan maupun Idulfitri, dengan total nilai mencapai Rp145,5 miliar.

“Pak Presiden selain memberikan bantuan Rp4 miliar pada awal setiap kabupaten/kota dan provinsi untuk belanja tidak terduga, ditambah lagi untuk Aceh ada sapi meugang, jumlahnya (total) Rp145,5 miliar untuk 19 kabupaten/kota,” kata Tito.

Tak hanya itu, Satgas PRR juga secara rutin menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah kepada masyarakat terdampak sebagai bagian dari pemulihan nonfisik. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat kembalinya aktivitas keagamaan yang menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan sosial masyarakat.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Papua Punya Peluang Besar, Wamendagri Ribka Haluk Ajak Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Indonesia Emas
Kemendagri Perkuat Iklim Kompetisi Daerah Lewat Apresiasi Pemda 2026
Mendagri Tinjau BSPS Kendari, Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Wamendagri Ribka Haluk Soroti Pentingnya Kearifan Lokal dalam Arah Pembangunan Papua
Mendagri Tito Karnavian Sebut Lulusan IPDN Jadi Inti Kekuatan Birokrasi Pemerintahan
Wamendagri Akhmad Wiyagus: Pengelolaan Sampah Nasional Butuh Keterlibatan Seluruh Elemen Masyarakat
Sekjen Kemendagri Minta K/L Segera Lengkapi Dokumen Administrasi Pascabencana
Wamendagri Ribka Soroti Pentingnya Validitas Data OAP untuk Kebijakan Papua

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:13 WIB

Papua Punya Peluang Besar, Wamendagri Ribka Haluk Ajak Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Indonesia Emas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:29 WIB

Kemendagri Perkuat Iklim Kompetisi Daerah Lewat Apresiasi Pemda 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:17 WIB

Mendagri Tinjau BSPS Kendari, Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:13 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Soroti Pentingnya Kearifan Lokal dalam Arah Pembangunan Papua

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:06 WIB

Mendagri Tito Karnavian Sebut Lulusan IPDN Jadi Inti Kekuatan Birokrasi Pemerintahan

Berita Terbaru