‎Pembunuhan Sadis Warga Halteng, Sengketa Lahan Picu Amarah

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, HalTeng – Peristiwa tragis mengguncang warga Desa Bobane Jaya, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.
‎
Seorang warga lanjut usia, Ali Daud (63), ditemukan meninggal dunia di area perkebunan dengan sejumlah luka serius.
‎
“Kejadian ini sangat mengejutkan masyarakat, korban dikenal sebagai sosok pekerja kebun yang rutin beraktivitas,” ujar sumber di lapangan.
‎
Kronologi kejadian bermula saat korban berangkat ke kebun sekitar pukul 08.00 WIT pada Kamis (2/4/2026). Namun hingga sore hari, korban tak kunjung pulang.
‎
“Sekitar pukul 19.00 WIT, keluarga mulai khawatir dan meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian,” ungkap salah satu saksi.
‎
Warga kemudian menyisir area kebun hingga malam hari. Dalam proses pencarian, warga menemukan barang-barang milik korban seperti parang, tas ransel, serta hasil kebun berupa pala yang berserakan di sekitar jalan setapak.

“Temuan itu memperkuat dugaan telah terjadi sesuatu terhadap korban,” kata warga lainnya.
‎
Pencarian pun difokuskan di sekitar lokasi tersebut.
‎
Sekitar pukul 20.30 WIT, korban ditemukan dalam kondisi tengkurap sekitar 50 meter dari jalan setapak.
‎
“Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa,” ujar saksi mata.
‎
Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka dan dibawa ke Puskesmas Patani Barat untuk dilakukan visum.
‎
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya sejumlah luka di beberapa bagian tubuh korban.
‎
Dari hasil analisa sementara, dugaan mengarah pada konflik sengketa lahan dengan desa tetangga.
‎
“Kemungkinan pelaku terkait persoalan lama antara korban dan pihak lain,” ungkap sumber.
‎
Aparat TNI dan kepolisian kini bersiaga di lokasi, melakukan patroli serta koordinasi untuk mencegah potensi konflik lanjutan.(waw)

Berita Terkait

Geger Pantai Wediombo! Warga Berburu Teri, Sekali Pulang Bawa 4 Kilogram
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Pemkab Bandung Perjuangkan Tambahan Anggaran PBI Rp50 Miliar demi Layanan Kesehatan 12 Bulan Penuh
‎HUT Kota Yogyakarta ke-270 Memanas, 118 Pelajar Taman Dewasa Ramaikan Karnaval Budaya
MRC No One Knows dan Perjalanan Panjang dari Rakit Bambu ke Gelaralam
Suahasil Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Pasar Menanti Gebrakan Bereskan Fiskal Nasional
Adu Racik Barista Lampung Meriahkan Festival Krakatau XXXV

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Geger Pantai Wediombo! Warga Berburu Teri, Sekali Pulang Bawa 4 Kilogram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Rabu, 30 September 2026 - 15:12 WIB

Pemkab Bandung Perjuangkan Tambahan Anggaran PBI Rp50 Miliar demi Layanan Kesehatan 12 Bulan Penuh

Rabu, 30 September 2026 - 12:52 WIB

‎HUT Kota Yogyakarta ke-270 Memanas, 118 Pelajar Taman Dewasa Ramaikan Karnaval Budaya

Berita Terbaru