Wamendagri Pimpin Rakor, Soroti Permasalahan Layanan di RSUD Yowari

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menyepakati langkah konkret untuk memperbaiki tata kelola pelayanan kesehatan di Papua, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari. Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi yang digelar secara daring dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk. Rapat ini dihadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono, Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri beserta jajaran, Pemkab Jayapura, Direktur RSUD Yowari, anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua, serta pejabat terkait lainnya.

Wamendagri Ribka Haluk menyampaikan apresiasi atas komitmen lintas sektor dalam membenahi layanan kesehatan di Papua. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci percepatan perbaikan, terutama dalam manajemen dan tata kelola rumah sakit.

“Sesuai hasil rapat lanjutan, kami melihat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan sangat baik, dengan keterlibatan Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, BPJS, PMI, hingga aparat keamanan dari Polres Jayapura,” ujar Ribka seusai rapat.

Dalam rapat tersebut, terungkap sejumlah permasalahan krusial di RSUD Yowari. Hal itu di antaranya pasien yang tertahan hingga lima hari di Instalasi Gawat Darurat (IGD), persoalan sanitasi dan kebersihan, penanganan pasien yang belum sesuai protokol, serta lemahnya koordinasi rujukan antarrumah sakit.

Menanggapi hal tersebut, Ribka menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat ini siap melakukan pembenahan. Bahkan, secara resmi RSUP Dr. Sardjito ditugaskan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola RSUD Yowari. Hal ini mencakup penyiapan empat pedoman utama tata kelola rumah sakit yang meliputi aspek keuangan, pelayanan medik, sumber daya manusia, pendidikan dan penelitian, serta operasional.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Kesehatan yang akan membenahi tata kelola manajemen rumah sakit, termasuk kemungkinan bantuan alat kesehatan serta pelatihan bagi tenaga medis,” lanjutnya.

Pemprov Papua dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan dari akar permasalahan dengan mengusulkan kolaborasi dengan rumah sakit swasta dan TNI untuk distribusi pasien. Selain itu, mendorong kerja sama dengan Universitas Cenderawasih untuk mendukung ketersediaan tenaga medis di wilayah Papua.

“Saya melihat semangat Gubernur sangat tinggi, dengan sejumlah program strategis, termasuk rencana pembangunan rusun bagi tenaga kesehatan dan keluarga pasien. Ini langkah yang sangat baik dan perlu didukung bersama,” ujarnya.

Selain itu, Ribka juga menyoroti masalah lahan yang akan digunakan untuk pembangunan sejumlah infrastruktur guna menunjang pelayanan kesehatan di RSUD Yowari. Ia menegaskan bahwa persoalan lahan harus segera diselesaikan guna mendukung pembangunan infrastruktur rumah sakit.

“Kami minta agar sertifikat tanah RSUD Yowari dapat diselesaikan dalam tahun ini, sehingga tidak menghambat pembangunan sarana dan prasarana ke depan,” tegasnya.

Dalam aspek keamanan, Polres Jayapura telah menempatkan enam personel di area RSUD Yowari dan mendirikan pos pengamanan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas. Langkah ini diambil menyusul adanya keluhan pasien terkait gangguan dari oknum di sekitar rumah sakit.

Dari sisi jaminan kesehatan, Ribka menuturkan bahwa Kementerian Sosial saat ini tengah melakukan penyesuaian desil sesuai kebijakan nasional serta mengupayakan reaktivasi peserta BPJS Kesehatan yang terdampak.

“Kementerian Dalam Negeri akan terus mengawal proses perbaikan ini secara menyeluruh, termasuk menyisir berbagai kendala teknis di lapangan,” pungkasnya.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Ketum TP PKK Tekankan Hidup Sehat kepada Pelajar SMAN 2 Kota Ternate
Perluas Basis Pajak, Wamendagri Bima Arya Tekankan Kebijakan yang Tak Membebani Rakyat
Pemda Berprestasi di Kalimantan Diguyur Penghargaan, Kemendagri Dorong Kinerja Makin Baik
Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa
Wamendagri Wiyagus Perkuat Peran Mahasiswa dalam Upaya Eliminasi TBC Berbasis Desa
Mendagri Tito Tekankan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri
Wamendagri Bima Arya: Kebijakan Pemerintah Pusat Terus Dimatangkan demi Perkuat Ekonomi Daerah
Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Holistik dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:14 WIB

Ketum TP PKK Tekankan Hidup Sehat kepada Pelajar SMAN 2 Kota Ternate

Jumat, 4 September 2026 - 19:07 WIB

Perluas Basis Pajak, Wamendagri Bima Arya Tekankan Kebijakan yang Tak Membebani Rakyat

Jumat, 4 September 2026 - 08:56 WIB

Pemda Berprestasi di Kalimantan Diguyur Penghargaan, Kemendagri Dorong Kinerja Makin Baik

Jumat, 4 September 2026 - 08:37 WIB

Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa

Jumat, 4 September 2026 - 08:31 WIB

Wamendagri Wiyagus Perkuat Peran Mahasiswa dalam Upaya Eliminasi TBC Berbasis Desa

Berita Terbaru