Proyek Green Hydrogen Ulubelu Diharapkan Perkuat Ekonomi Daerah dan Dukung Target NZE 2060

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Tanggamus – Provinsi Lampung resmi menorehkan sejarah baru dalam transisi energi nasional. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan, serta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Green Hydrogen Project Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Ulubelu, Tanggamus, Selasa (9/9/2025).

Proyek ini menjadi pilot plant pertama di Indonesia dalam memproduksi hidrogen hijau berbasis energi panas bumi. Dengan teknologi electrolyser, listrik dari geothermal akan digunakan untuk memecah air sehingga menghasilkan hidrogen murni tanpa emisi karbon.

“Green hydrogen adalah energi masa depan yang fleksibel dan bisa menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi,” ungkap Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung.

Yuliot mengungkapkan, Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan mencapai 3.660 gigawatt, namun baru termanfaatkan sekitar 0,4 persen. Karena itu, langkah PGE di Ulubelu dinilainya sebagai tonggak penting, bukan hanya bagi Lampung, tetapi juga Indonesia.

Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu menambahkan, proyek ini sejalan dengan agenda strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam mendorong hilirisasi.

“Sudah saatnya energi geothermal tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga produk strategis seperti hidrogen dan amonia,” jelasnya.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyambut optimistis pembangunan ini. Ia menegaskan, Ulubelu yang selama ini dikenal sebagai penghasil kopi terbaik, kini akan dikenal dunia sebagai pusat energi hijau.

“Lampung ini tanah yang berkah. Dari kopi Ulubelu hingga potensi geotermal, semuanya bisa kita persembahkan untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Menurut Gubernur Mirza, 70 persen ekspor kopi Indonesia berasal dari Lampung, dan separuhnya dihasilkan dari Ulubelu. Bahkan kopi Lampung menjadi campuran penting di berbagai negara, termasuk Vietnam.

“Lampung tidak hanya bicara kopi yang sudah mendunia, tetapi kini juga bicara energi hijau. Ulubelu akan kita jaga dan kembangkan agar menjadi kebanggaan nasional,” tutupnya.

Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan menyebut proyek ini sebagai simbol lahirnya energi bersih dari tanah Indonesia. Ulubelu adalah bukti nyata bahwa energi hijau bisa lahir dari bumi Lampung untuk generasi masa depan.

Selain berkontribusi pada target Net Zero Emission (NZE) Indonesia 2060, proyek ini juga diyakini membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas SDM, serta memperkuat ekonomi daerah. Dengan letak Ulubelu yang dekat pelabuhan, Lampung berpotensi menjadi pusat distribusi energi hijau di Asia.

“Ulubelu adalah simbol bahwa energi bersih lahir dari tanah kita untuk generasi masa depan,” ujarnya. (Nad)

Sumber: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Gubernur Mirza: National Cassava Center Jadi Awal Ekosistem Singkong Terintegrasi
Desa TAPIS Resmi Dicanangkan di Panca Tunggal Jaya, Pemberdayaan Keluarga Jadi Prioritas
YJI Lampung Luncurkan Skrining Jantung Rematik, Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak
Lampung Perkuat Industri Pangan untuk Tingkatkan Nilai Tambah Komoditas Pertanian
Hari Anak Nasional 2026, TP PKK Lampung Perkuat Dukungan bagi Pendidikan dan Pembinaan Anak LPKA
Jihan Nurlela: Setiap Anak Berhak Mendapat Kesempatan Kedua untuk Masa Depan Lebih Baik
KPK, ATR/BPN, dan Pemprov Lampung Kolaborasi Percepat Penyelesaian Persoalan Pertanahan
Peringati HAN ke-42, Purnama Wulan Sari Ajak Wujudkan Lingkungan Aman bagi Anak

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:00 WIB

Gubernur Mirza: National Cassava Center Jadi Awal Ekosistem Singkong Terintegrasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WIB

Desa TAPIS Resmi Dicanangkan di Panca Tunggal Jaya, Pemberdayaan Keluarga Jadi Prioritas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

YJI Lampung Luncurkan Skrining Jantung Rematik, Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:55 WIB

Lampung Perkuat Industri Pangan untuk Tingkatkan Nilai Tambah Komoditas Pertanian

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:00 WIB

Hari Anak Nasional 2026, TP PKK Lampung Perkuat Dukungan bagi Pendidikan dan Pembinaan Anak LPKA

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:50 WIB