Pengukuhan Mighrul Lappung Bersatu: Perempuan Lampung Diharapkan Jadi Energi Baru Daerah

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Ibu Purnama Wulan Sari Mirza menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Mighrul Lappung Bersatu 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (8/9/2025).

Acara pengukuhan ini dihadiri juga oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar dan Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza mengapresiasi kepengurusan baru organisasi perempuan tersebut. Dia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat peran perempuan dan menjaga kelestarian budaya sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah.

Mirza berharap keberadaan Mighrul Lappung Bersatu menjadi energi baru dalam memperkuat kiprah perempuan Lampung.

“Perempuan di Lampung adalah penjaga kehormatan keluarga, pewaris nilai moral, sekaligus pendidik utama dalam membentuk karakter anak-anak,” ujarnya.

Gubernur Mirza menekankan bahwa perempuan Lampung memiliki peran penting, tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga sebagai penopang kehormatan adat dan pewaris karakter generasi.

Menurutnya, kekuatan inilah yang membuat masyarakat Lampung mampu hidup harmonis, termasuk dalam menerima keberagaman melalui program transmigrasi yang sukses tanpa konflik horizontal.

Lebih jauh, Gubernur Mirza menekankan pentingnya peran perempuan dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi pembangunan daerah.

“Sekolah hanya mengajar sampai siang, tapi pendidikan karakter anak berlangsung di rumah melalui sentuhan ibu. Tanpa perempuan, kualitas SDM tidak akan bisa bangkit,” tegasnya.

Ia juga menyinggung tantangan globalisasi yang membawa arus teknologi dan media sosial.

Gubernur Mirza berpendapat kemajuan teknologi tidak otomatis melahirkan karakter, sehingga peran ibu di rumah menjadi kunci dalam menanamkan nilai-nilai adat budaya Lampung.

Ia meyakini Mighrul Lappung Bersatu dapat menjadi ruang penguatan kapasitas perempuan, agar semakin percaya diri dan kompeten di berbagai bidang, ruang pemberdayaan ekonomi, melalui UMKM, kerajinan, kuliner, maupun inovasi usaha kreatif lainnya serta menjadi ruang silaturahmi, yang mempererat persaudaraan sekaligus memperkokoh persatuan di Bumi Ruwa Jurai.

“Kami percaya Mighrul Lappung Bersatu akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membentuk karakter generasi muda melalui penguatan peran wanita Lampung,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Mirza mengungkapkan berbagai program pemerintah yang sejalan dengan pelestarian budaya, seperti gerakan Kamis Berbahasa Lampung, kewajiban hotel menampilkan lagu dan kuliner Lampung, hingga rencana mengembangkan 15 desa adat sebagai destinasi wisata budaya.

Menurutnya, langkah ini tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi UMKM berbasis budaya lokal.

“Budaya adalah identitas Lampung. Kita ingin wisatawan tidak hanya mengenal pantai, tetapi juga adat, bahasa, dan seni tapis yang lahir dari tangan-tangan perempuan Lampung,” jelasnya

Gubernur Mirza mengajak untuk menjadikan Mighrul Lappung Bersatu sebagai wadah yang tidak hanya menyatukan hati, tetapi juga melahirkan karya nyata.

“Saya yakin, dengan semangat kebersamaan, perempuan Lampung akan semakin maju, berdaya, dan menjadi pilar penting bagi pembangunan daerah dan bangsa,” pungkasnya

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Mighrul Lappung Bersatu Dwita Ria Gunadi menegaskan komitmen organisasinya untuk berperan aktif dalam menjaga adat dan budaya Lampung agar tidak tergerus zaman.

Menurutnya Mighrul Lappung Bersatu hadir bukan sekadar wadah perempuan, melainkan sebagai kekuatan yang ikut mendukung pembangunan daerah.

“Mighrul Lappung berkomitmen menjaga adat dan budaya agar tetap lestari, memperkuat kapasitas perempuan, serta membina generasi muda agar mencintai identitas Lampung,” tegasnya.

Ia menambahkan, organisasi ini akan mendorong program nyata seperti Hari Berbahasa Lampung, mengusulkan beasiswa untuk jurusan bahasa dan budaya Lampung serta membina Mighrul Lappung Muda agar semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam pelestarian adat dan seni daerah.

“Kami percaya, pelestarian budaya Lampung perlu dukungan semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun komunitas. Karena itu, Mighrul Lappung siap bersinergi menjadi mitra strategis Pemprov Lampung,” ujarnya. (Nad)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Gubernur Mirza: National Cassava Center Jadi Awal Ekosistem Singkong Terintegrasi
Desa TAPIS Resmi Dicanangkan di Panca Tunggal Jaya, Pemberdayaan Keluarga Jadi Prioritas
YJI Lampung Luncurkan Skrining Jantung Rematik, Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak
Lampung Perkuat Industri Pangan untuk Tingkatkan Nilai Tambah Komoditas Pertanian
Hari Anak Nasional 2026, TP PKK Lampung Perkuat Dukungan bagi Pendidikan dan Pembinaan Anak LPKA
Jihan Nurlela: Setiap Anak Berhak Mendapat Kesempatan Kedua untuk Masa Depan Lebih Baik
KPK, ATR/BPN, dan Pemprov Lampung Kolaborasi Percepat Penyelesaian Persoalan Pertanahan
Peringati HAN ke-42, Purnama Wulan Sari Ajak Wujudkan Lingkungan Aman bagi Anak

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:00 WIB

Gubernur Mirza: National Cassava Center Jadi Awal Ekosistem Singkong Terintegrasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WIB

Desa TAPIS Resmi Dicanangkan di Panca Tunggal Jaya, Pemberdayaan Keluarga Jadi Prioritas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

YJI Lampung Luncurkan Skrining Jantung Rematik, Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:55 WIB

Lampung Perkuat Industri Pangan untuk Tingkatkan Nilai Tambah Komoditas Pertanian

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:00 WIB

Hari Anak Nasional 2026, TP PKK Lampung Perkuat Dukungan bagi Pendidikan dan Pembinaan Anak LPKA

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:50 WIB