Pemkot Bekasi Salurkan Bantuan bagi Nenek Atnah, Korban Pencurian Uang Modal Usaha

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto yang mendapatkan informasi mengenai kasus pencurian langsng bergerak cepat mengunjungi kediaman Nenek Atnah (65), pedagang nasi uduk yang menjadi korban pencurian uang saat berjualan di kawasan Jalan Bulak Tinggi, Pondok Melati, Kota Bekasi, Kamis (19/2).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons Pemerintah Kota Bekasi terhadap warga yang tengah mengalami musibah.

Peristiwa pencurian itu terjadi pada Selasa (17/2) sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, Nenek Atnah tengah melayani seorang pria tak dikenal yang berpura-pura memesan empat bungkus nasi uduk. Tanpa rasa curiga, ia membungkus pesanan seorang diri. Namun di tengah kesibukannya, pelaku memanfaatkan kelengahan korban dan mengambil uang sebesar Rp700 ribu yang disimpan di dalam kaleng biskuit di dekat lapaknya.

“Saya lagi bungkusin, tidak lihat. Tahu-tahu itu orang langsung ambil uang saya. Pas saya cek, uang saya sudah tidak ada,” ujar Atnah

Uang tersebut merupakan hasil dagangan sekaligus modal untuk membeli bahan baku keesokan harinya. Akibat kejadian itu, Atnah terpaksa berhenti berjualan karena tidak memiliki modal.

“Yang hilang duit modal sama keuntungan, sekarang tidak jualan lagi karena tidak ada modal,” tuturnya.

Sehari-hari, Atnah mengandalkan penghasilan dari menjual nasi uduk dan lontong sayur. Ia memasak sejak pukul 01.00 WIB dini hari seorang diri di rumahnya di RT 04 RW 03 Kelurahan Jatiwarna. Sekitar pukul 05.00 WIB, ia berjalan kaki kurang lebih 350 meter menuju lokasi berjualan sambil menenteng dagangannya.

Dalam kunjungannya, Wali Kota Bekasi menyampaikan keprihatinan mendalam serta memberikan bantuan agar Nenek Atnah dapat kembali berjualan serta memberikan bantuan uang tunai dan sembako agar bisa kembali berdagang lagi tiap harinya.

“Kami hadir untuk memastikan Ibu Atnah tidak sendiri. Pemerintah Kota Bekasi akan terus berupaya meningkatkan pengawasan di wilayah serta mendorong kepedulian bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Sementara itu, Nenek Atnah mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan. Ia menyampaikan bahwa pasca kejadian tersebut, banyak warga sekitar yang menunjukkan kepedulian dan memberikan bantuan.

“Alhamdulillah setelah kejadian ini banyak yang peduli, sudah dapat bantuan juga. Terima kasih banyak,” ucapnya.(Ls)

Sumber : Diskominfostandi

@gerbngpatriot

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Diminta Pastikan Proyek Infrastruktur Berkualitas dan Transparan
Festival Adu Bedug dan Dondang Jadi Ajang Pelestarian Budaya Betawi di Bekasi
Tri Adhianto Ajak Jemaah Haji Bekasi Jaga Kesehatan dan Kekompakan
Kebijakan Kolaboratif Pemkot Bekasi: Optimalisasi Fasos-Fasum dan Pembangunan Sumur Resapan
Penyerahan SK Kepala Sekolah di Bekasi, Tri Adhianto Soroti Peran Strategis Pendidikan
Mahasiswa hingga UMKM Antusias Ikuti Seminar Internasional di STIE Tri Bhakti
Musrenbang RKPD 2027 Jadi Momentum Penyelarasan Program dan Aspirasi Masyarakat
Pemkot Bekasi Apresiasi Inovasi Layanan Kedokteran Nuklir di RS Hermina

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:26 WIB

Pemkot Bekasi Diminta Pastikan Proyek Infrastruktur Berkualitas dan Transparan

Senin, 20 April 2026 - 09:01 WIB

Festival Adu Bedug dan Dondang Jadi Ajang Pelestarian Budaya Betawi di Bekasi

Senin, 20 April 2026 - 08:55 WIB

Tri Adhianto Ajak Jemaah Haji Bekasi Jaga Kesehatan dan Kekompakan

Sabtu, 18 April 2026 - 19:21 WIB

Kebijakan Kolaboratif Pemkot Bekasi: Optimalisasi Fasos-Fasum dan Pembangunan Sumur Resapan

Jumat, 17 April 2026 - 20:18 WIB

Penyerahan SK Kepala Sekolah di Bekasi, Tri Adhianto Soroti Peran Strategis Pendidikan

Berita Terbaru

Palembang

Wagub Sumsel Hadiri Paripurna DPRD Bahas LKPJ Gubernur 2025

Senin, 20 Apr 2026 - 15:16 WIB