JOGJAOKE.COM, Garut – Pimpinan Cabang (PC) Pemuda Persis Cibatu, Kabupaten Garut, sukses menggelar Seminar Nasional Ekonomi Keumatan bertema “Desain Ekonomi Ummat untuk Penguatan Pangan Berbasis Syari’at” pada Ahad, 8 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Pondok Pesantren Persatuan Islam (Persis) 81 Cibatu ini dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai kalangan.
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang ekonomi syariah dan kebijakan publik, yakni Dr. Latif Awaluddin, M.A., M.Ak selaku Anggota DSN MUI Pusat, K.H. T. Romly Qimaruddien, M.A sebagai Wakil Ketua Komisi Metode Fatwa MUI Pusat, Ust. Ikhwan Muttaqien, M.E.Sy selaku Wakil Ketua STAIPI Jakarta, serta Anggota DPR RI Bp. Khaeruddien Amin, M.H yang bertindak sebagai keynote speaker.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya desain ekonomi umat yang berbasis syariat sebagai fondasi penguatan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Konsep ekonomi keumatan dinilai mampu menjadi solusi dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional maupun global.
Seminar yang dimoderatori Ust. Robby Radliya, S.Psi ini merupakan rangkaian kegiatan penyerta Musyawarah Cabang (MUSCAB) Pemuda Persis Cibatu. Selain diskusi ilmiah, panitia juga menggelar kegiatan sosial berupa pengobatan gratis bagi 100 warga serta donor darah yang bekerja sama dengan PMI Garut dan UPTD Puskesmas Cibatu.
Ketua panitia menyampaikan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekonomi berbasis syariat sekaligus memperkuat peran pemuda dalam membangun sistem ekonomi umat yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, PC Pemuda Persis Cibatu menegaskan komitmennya untuk terus mendorong gerakan ekonomi keumatan sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (*)






