Jelang Arus Mudik, Pemprov Banten Targetkan Seluruh Lubang Jalan Tertangani H-10

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan kesiapan infrastruktur jalan kewenangan provinsi menjelang arus mudik Lebaran 2026. Upaya ini difokuskan untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas, khususnya pada akses strategis menuju berbagai destinasi pariwisata di wilayah Banten.

​Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menjelaskan bahwa selain mengandalkan jalur utama seperti jalan tol dan arteri yang merupakan kewenangan pemerintah pusat, Pemprov Banten juga telah menyiapkan enam ruas jalan provinsi sebagai jalur alternatif. Jalur-jalur tersebut diproyeksikan untuk menopang mobilisasi wisatawan menuju kawasan Anyer, Carita, Tanjung Lesung, hingga Sawarna.

​“Terdapat enam ruas jalan provinsi yang menjadi prioritas penanganan kami. Sesuai arahan Bapak Gubernur, pada H-10 Lebaran seluruh lubang jalan harus sudah tertangani. Hal ini penting untuk memastikan perjalanan masyarakat, terutama yang menuju kawasan wisata, dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujar Arlan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (16/2/2026).

​Adapun enam ruas jalan yang menjadi fokus utama perbaikan dan pemeliharaan meliputi Ruas Taktakan – Gunung Sari, Ruas Palima – Cinangka, Ruas Mengger – Saringin, Ruas Saketi – Malingping, Ruas Citeras – Tigaraksa, Ruas Ciruas – Petir – Warung Gunung.

​Arlan menambahkan, meskipun arus mudik dan balik utama tetap bertumpu pada jalan tol dan arteri dari Jakarta menuju Merak, jalan provinsi memegang peranan vital sebagai penyangga dan alternatif apabila terjadi kepadatan di jalur utama.

​“Fungsi jalan provinsi adalah menunjang dan menjadi jalur alternatif strategis bagi pemudik maupun wisatawan,” imbuhnya.

​Guna menjaga kelancaran lalu lintas, Dinas PUPR Provinsi Banten juga mengambil kebijakan untuk menunda sementara pelaksanaan proyek konstruksi besar yang berpotensi memicu sistem buka-tutup jalan.

​“Kami memilih untuk mengoptimalkan pekerjaan pemeliharaan rutin guna memastikan kondisi jalan tetap mantap. Penundaan proyek konstruksi sementara dilakukan agar tidak menimbulkan hambatan baru bagi pengguna jalan selama masa mudik,” pungkas Arlan.(Ls)

Sumber : Adpim

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Upacara Hari Kesadaran Nasional, Polda Banten Perkuat Sinergi dan Stabilitas Kamtibmas
Kunjungi Anak Putus Sekolah, Gubernur Banten Perintahkan Percepatan Layanan Pendidikan dan Adminduk
Semangat Kesultanan Banten Jadi Fondasi Kerukunan pada Imlek 2577 Kongzili
Diskusi Santai dan Mancing Bersama, Bupati Pandeglang Ajak Wartawan Jaga Harmonisasi
Banten Siapkan Strategi Empat Pelabuhan untuk Urai Kepadatan Arus Mudik 2026
Sinergi Polri dan Buruh, Bakti Sosial dan Renovasi Rumah Warnai HUT KSPSI
Pos Kesehatan Merah Putih Hadir di Lebak, Fokus Deteksi Hipertensi dan Diabetes
Ombak Besar Seret Pelajar dan Pemuda di Pandeglang, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20 WIB

Upacara Hari Kesadaran Nasional, Polda Banten Perkuat Sinergi dan Stabilitas Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:10 WIB

Kunjungi Anak Putus Sekolah, Gubernur Banten Perintahkan Percepatan Layanan Pendidikan dan Adminduk

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:28 WIB

Semangat Kesultanan Banten Jadi Fondasi Kerukunan pada Imlek 2577 Kongzili

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:30 WIB

Diskusi Santai dan Mancing Bersama, Bupati Pandeglang Ajak Wartawan Jaga Harmonisasi

Senin, 16 Februari 2026 - 19:54 WIB

Jelang Arus Mudik, Pemprov Banten Targetkan Seluruh Lubang Jalan Tertangani H-10

Berita Terbaru