Semangat Kesultanan Banten Jadi Fondasi Kerukunan pada Imlek 2577 Kongzili

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Banten – Gubernur Banten Andra Soni menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang diselenggarakan di HS Residence, Situ Gadung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (17/2/2026). Kehadiran orang nomor satu di Banten ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memastikan kerukunan antarumat beragama di Provinsi Banten senantiasa terjaga.

​“Selamat merayakan Imlek bagi saudara-saudara kita yang merayakan. Tradisi silaturahmi pada hari raya ini telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari identitas masyarakat Banten sejak lama,” ujar Andra Soni di sela-sela acara.

​Warisan Harmoni Kesultanan Banten

Andra Soni menekankan bahwa semangat toleransi di Banten memiliki akar sejarah yang kuat sejak masa Kesultanan Banten. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan bangunan ikonik di Kawasan Banten Lama yang masih lestari hingga kini.

​“Di Banten Lama, kita bisa melihat bukti nyata sejarah, ada masjid dan vihara yang berdiri berdampingan. Tradisi harmoni ini harus terus kita rawat sebagai fondasi pembangunan daerah,” paparnya.

​Beliau juga mengapresiasi kontribusi komunitas Tionghoa, khususnya masyarakat Cina Benteng di Tangerang, yang selama ini telah berkolaborasi dengan sangat baik dalam mendukung program pemerintah dan menjaga kohesi sosial.

​Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten dan Tokoh Masyarakat

​Senada dengan Gubernur, Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, turut memberikan ucapan selamat kepada masyarakat Tionghoa di wilayahnya. Ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan langsung Gubernur yang dinilai memberikan suntikan moral bagi warga.

​“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur atas kehadirannya yang menyejukkan,” tutur Maesyal.

​Sementara itu, tokoh masyarakat Tionghoa, Andi Surya, menilai kehadiran para pemimpin daerah ini sebagai wujud nyata praktik pluralisme. Ia berharap semangat kolaborasi ini tidak hanya muncul saat Imlek, tetapi juga pada hari besar agama lainnya.

​“Ini adalah ciri pluralisme yang sangat baik. Kami berharap kerukunan ini menjadi modal utama agar kita bisa saling berkolaborasi menyongsong masa depan,” pungkas Andi.

​Sekilas Tentang Imlek 2577 Kongzili

Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili merupakan Tahun Kuda Api. Dalam filosofi Tionghoa, Kuda Api melambangkan Semangat Keberanian, Energi untuk menghadapi tantangan,Tekad kuat dalam melangkah maju. Dorongan untuk terus bertumbuh dan berinovasi.(Ls)

Sumber : Adpim

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Wagub Banten Dimyati Dorong Pengusaha Asal Pariaman Perkuat Penyerapan Tenaga Kerja
Wagub Dimyati Ajak Warga Panjatkan Doa untuk Keselamatan Banten
Sepuluh Hari Pencarian Arupadhatu I, Andra Soni: Dedikasi Relawan Patut Diapresiasi
Wagub Dimyati Dorong Batas Usia Kewarganegaraan 25 Tahun atau Lulus S-2
Gubernur Andra Soni Dampingi Kapolri Resmikan Balai Latihan Silat PTBI
Tinawati Andra Soni Tekankan Kolaborasi Lintas Pihak untuk Sekolah Sehat dan Aman
Wagub Dimyati: ICMI Pandeglang Punya Peran Strategis dalam Kemajuan Daerah
Polda Banten Dampingi Keluarga Korban Arupadatu Tabur Bunga di Selat Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:31 WIB

Wagub Banten Dimyati Dorong Pengusaha Asal Pariaman Perkuat Penyerapan Tenaga Kerja

Sabtu, 19 September 2026 - 14:41 WIB

Wagub Dimyati Ajak Warga Panjatkan Doa untuk Keselamatan Banten

Sabtu, 19 September 2026 - 11:21 WIB

Sepuluh Hari Pencarian Arupadhatu I, Andra Soni: Dedikasi Relawan Patut Diapresiasi

Sabtu, 19 September 2026 - 08:55 WIB

Wagub Dimyati Dorong Batas Usia Kewarganegaraan 25 Tahun atau Lulus S-2

Sabtu, 19 September 2026 - 08:48 WIB

Gubernur Andra Soni Dampingi Kapolri Resmikan Balai Latihan Silat PTBI

Berita Terbaru