Antisipasi 143 Juta Pergerakan, Lampung Siapkan Strategi Angkutan Lebaran Terintegrasi

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kementerian Perhubungan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/2/2026), guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi menghadapi arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Rakor dipimpin langsung Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar. Hadir pula jajaran Forkopimda, pejabat tinggi Kementerian Perhubungan, serta kepala daerah kabupaten/kota se-Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan posisi strategis Lampung sebagai gerbang utama Pulau Sumatera. Ia menyebut, setiap musim mudik, perhatian nasional tertuju pada arus penyeberangan Merak–Bakauheni.

“Lampung selalu menjadi sorotan karena menjadi entry gate masyarakat dari Pulau Jawa menuju Sumatera. Karena itu, pelayanan dan kesiapan kita harus dilakukan dengan sangat cermat,” ujar Gubernur.

Pada rakor tersebut, Gubernur mengapresiasi berbagai kebijakan pemerintah pusat yang dinilai pro rakyat, mulai dari diskon angkutan udara dan kereta api, diskon tarif tol, hingga program mudik gratis. Kebijakan tersebut diperkirakan meningkatkan mobilitas masyarakat pada Lebaran tahun ini.

Menurut Gubernur, kebijakan Work From Anywhere (WFA), libur sekolah, dan cuti bersama juga berpotensi memecah kepadatan arus mudik. Namun, di sisi lain, peningkatan mobilitas tetap harus diantisipasi dengan kesiapan infrastruktur dan SDM.

Adapun kondisi jalan provinsi, menurut Gubernur, dalam status mantap mencapai 79,79 persen. Pemerintah Provinsi menargetkan tidak ada lagi lubang di *jalan provinsi* sebelum puncak arus mudik, termasuk percepatan perbaikan di jalan nasional dan kabupaten/kota melalui skema swakelola.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo melaporkan bahwa pada Lebaran sebelumnya terjadi kenaikan pergerakan penumpang sekitar 10 persen di seluruh moda transportasi. Namun, tantangan terbesar tetap berada di sektor penyeberangan Bakauheni.

Ia menjelaskan, pada periode puncak, lonjakan penumpang di Bakauheni bisa meningkat berkali lipat dibanding hari normal. Karena itu, strategi delaying system melalui 10 titik buffer zone di jalan tol dan arteri disiapkan untuk mengendalikan arus kendaraan menuju pelabuhan.

Selain itu, penerapan geofencing dan tiket elektronik Ferizy akan diperkuat. Dengan sistem ini, kendaraan yang belum memiliki tiket tidak dapat memasuki area pelabuhan dalam radius tertentu.

“Dengan geofencing, pelabuhan menjadi lebih tertib dan bersih dari praktik calo. Kendaraan yang masuk sudah pasti memiliki tiket,” ujar Bambang.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, berdasarkan survei nasional, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 juta orang. Meski turun 1,75 persen dari survei tahun sebelumnya, realisasi dinilai berpotensi lebih tinggi.

Lampung sendiri diperkirakan menjadi tujuan favorit dari wilayah Jabodetabek dengan potensi 778.000 orang. Pelabuhan Bakauheni diproyeksikan melayani sekitar 813.000 penumpang sebagai pelabuhan asal dan 2,94 juta penumpang sebagai pelabuhan tujuan.

Untuk mendukung kelancaran arus, Kemenhub menyiapkan 31.000 unit bus, 829 kapal laut, 3.821 rangkaian kereta api, 392 pesawat, dan 255 kapal penyeberangan secara nasional. Di lintas Jawa–Sumatera, disiapkan lima jalur penyeberangan termasuk Merak–Bakauheni dan rute alternatif Ciwandan serta BBJ Bojonegara.

Dudy menegaskan, pembatasan truk sumbu tiga ke atas akan diberlakukan tanpa diskresi selama masa angkutan Lebaran. Pengecualian hanya diberikan bagi kendaraan pengangkut BBM, pupuk, bantuan bencana, dan kebutuhan pokok.

“Kami tidak memberikan diskresi untuk sumbu tiga ke atas. Pengalaman sebelumnya menunjukkan pelanggaran bisa berdampak besar pada kemacetan,” tegasnya.

Ia juga menyatakan dukungan terhadap rencana operasi modifikasi cuaca (OMC) guna mengantisipasi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu pelayaran maupun perjalanan darat.

Di sektor perkeretaapian, terdapat 139 perlintasan sebidang di Lampung yang menjadi perhatian. Kemenhub menambah 129 petugas penjaga untuk meningkatkan keselamatan selama masa mudik.

Rakor tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, BUMN, serta operator transportasi. Dengan sinergi lintas sektor, Pemerintah optimistis penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di Lampung dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali. (Ls)

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Inovasi Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen, Gubernur Mirza Dorong Pembudidaya Ikan Lampung Makin Sejahtera
Lampung Dorong Generasi Muda Lestarikan Seni dan Budaya
Dukung Tim Pemadam Lapangan, Pemprov Lampung Salurkan Bantuan Logistik dan Alat Karhutla
TP PKK Lampung Perkuat 10 Program Pokok PKK melalui Desa TAPIS
DLH Lampung Tinjau Progres Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Wagub Lampung Dorong Percepatan Penanganan TBC di Seluruh Daerah
Lestarikan Warisan Leluhur, Ketua TP PKK Lampung Dorong Pemuda Kenalkan Budaya Daerah
Peredaran Narkotika Lewat Vape Jadi Perhatian, Pemprov Lampung Siapkan Langkah Pencegahan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Inovasi Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen, Gubernur Mirza Dorong Pembudidaya Ikan Lampung Makin Sejahtera

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Lampung Dorong Generasi Muda Lestarikan Seni dan Budaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Dukung Tim Pemadam Lapangan, Pemprov Lampung Salurkan Bantuan Logistik dan Alat Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:20 WIB

TP PKK Lampung Perkuat 10 Program Pokok PKK melalui Desa TAPIS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:43 WIB

DLH Lampung Tinjau Progres Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

Berita Terbaru