Hujan Petir di Sleman, Dua Petani Gugur Saat Tanam Padi

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Sleman – Hujan deras disertai kilat mendadak berubah menjadi petaka di persawahan Dusun Barak, Margoluwih, Seyegan, Sleman. Dua petani lanjut usia meninggal dunia setelah tersambar petir, Senin (9/2/2026) siang. Peristiwa ini kembali menegaskan rapuhnya keselamatan pekerja sektor pertanian di ruang terbuka.

Peristiwa bermula ketika hujan lebat, angin kencang, dan petir melanda kawasan tersebut sekitar pukul 11.30 WIB. Tiga buruh tani yang tengah menanam padi memilih berteduh di sebuah gubuk sawah.

‎Namun, petir justru menyambar area di sekitar tempat mereka berlindung. Akibat sambaran tersebut, dua petani berinisial W (62) dan S (63) meninggal dunia di lokasi. Sementara itu, satu petani lain berinisial S (71) selamat dan segera meminta pertolongan warga sekitar. “Korban yang selamat tidak mengalami luka fisik, tetapi mengalami trauma,” ujar Kasihumas Polresta Sleman, AKP Salamun.

Lebih lanjut, Salamun menegaskan, dua korban yang meninggal dunia langsung dievakuasi ke RS At Taurot Seyegan.
‎“Setelah dilakukan pemeriksaan medis, keduanya dinyatakan meninggal dunia,” katanya. Pihak keluarga pun menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

‎Karena itu, Polresta Sleman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di area terbuka.
‎“Jika hujan disertai petir, segera mencari tempat aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Salamun.(waw)

Berita Terkait

Hackdays Kartini Buka Peluang Perempuan Kuasai Industri Game Nasional
Syawalan Loman Park Tegaskan Posisi sebagai Hotel Berbasis Relasi dan Komunitas
Dari Duka Menjadi Amal, Masjid Dibangun di Lokasi Kecelakaan di Kulon Progo
Kartini Plays Hackdays Dorong Perempuan Muda Kuasai Industri Game
UMY Genjot Edukasi Perawatan Bayi dan Nutrisi Warga
‎Anak PAUD Serbu Kantor Kalurahan, Belajar Budaya dan Literasi
Wamen Ekraf Blusukan Sleman, Kampung Kumuh Disulap Jadi Ekraf Unggulan
Haedar Nashir Ingatkan Pentingnya Pendekatan Mendalam dalam Ilmu Politik

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:37 WIB

Hackdays Kartini Buka Peluang Perempuan Kuasai Industri Game Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 14:28 WIB

Syawalan Loman Park Tegaskan Posisi sebagai Hotel Berbasis Relasi dan Komunitas

Jumat, 17 April 2026 - 14:13 WIB

Dari Duka Menjadi Amal, Masjid Dibangun di Lokasi Kecelakaan di Kulon Progo

Jumat, 17 April 2026 - 13:17 WIB

Kartini Plays Hackdays Dorong Perempuan Muda Kuasai Industri Game

Jumat, 17 April 2026 - 08:11 WIB

UMY Genjot Edukasi Perawatan Bayi dan Nutrisi Warga

Berita Terbaru