Wamendagri Wiyagus Dorong Kopdeskel Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat di Daerah

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Banjar – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program prioritas nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan arahan kepada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjar.

Dalam arahannya, Wiyagus mengatakan MBG merupakan program prioritas nasional yang tidak bersifat sektoral, melainkan gerakan yang melibatkan banyak pihak, termasuk daerah. Program ini menjadi wujud kehadiran negara dalam menjamin pemenuhan gizi masyarakat, terutama anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok rentan.

“Ini adalah program yang merupakan investasi jangka panjang lah terhadap kualitas sumber daya manusia, apalagi sekarang kan kita sedang pada era bonus demografi,” tegasnya di Pendopo Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, penguatan kualitas SDM, termasuk kemandirian pangan, menjadi pilar utama pembangunan nasional. Program ini juga sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam delapan misi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan pentingnya pemerintah daerah (Pemda) memahami Asta Cita Presiden dalam menjalankan berbagai program.

“Ini perlu saya sampaikan karena ini sebagai acuan kita dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah lima tahun ke depan,” ujarnya.

Terkait Kopdeskel Merah Putih, Wiyagus menjelaskan koperasi tersebut dirancang tidak hanya sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat. Kopdeskel diharapkan mampu menyerap hasil produksi lokal, memperpendek rantai distribusi, serta meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat.

Ia menambahkan, hingga saat ini secara nasional telah terbentuk lebih dari 81.000 unit koperasi secara kelembagaan. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), lanjutnya, berperan strategis dalam memfasilitasi Pemda terkait pembentukan koperasi dan memonitor penyediaan lahan untuk pembangunan koperasi.

Wiyagus juga mengingatkan pentingnya integritas seluruh perangkat daerah dalam menjalankan program prioritas nasional, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengawasan. Ia menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama pelayanan publik.

Di sisi lain, dirinya mengajak seluruh unsur Forkopimda Kota Banjar untuk terus menjaga kekompakan sebagai “super team” dalam menyukseskan program prioritas nasional. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus hadir mendampingi dan memfasilitasi Pemda.

“D dalam super team itu terdiri dari para superman para superwoman ya, supermannya siapa? Yang hadir di sini,” pungkasnya.

Turut hadir dalam forum tersebut Wali Kota Banjar Sudarsono beserta jajaran Pemkot Banjar, Forkopimda setempat, serta pejabat terkait lainnya. Setelah memberikan arahan, Wiyagus mengunjungi Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Hegarsari Pataruman, Kota Banjar. Ia meninjau berbagai fasilitas dan menyapa para petugas di SPPG tersebut. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Satgas PRR Genjot Pendataan Huntap, 39 Ribu Unit Dibutuhkan di Sumatera
Wamendagri Ribka Haluk: Tata Kelola Kesehatan Jadi Kunci Sukses Program CKG di Papua
DPRD Diminta Perkuat Pengawasan Transformasi Birokrasi dan Program Presiden
Wamendagri Bima Arya: Program Nasional Harus Jadi Pengungkit Kemajuan Daerah
Mendagri Tito Karnavian Dorong Pemda Segera Klasifikasikan Data Huntap Pascabencana
Mendagri Tito Karnavian Soroti Tingginya Kebutuhan Perumahan di Papua, Apresiasi Program PKP
Program Kampung Bahagia di Jambi Dinilai Layak Direplikasi Secara Nasional
Satgas PRR Fokus Pulihkan Lahan Pertanian dan Ketahanan Pangan Pascabencana Sumatera

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:04 WIB

Satgas PRR Genjot Pendataan Huntap, 39 Ribu Unit Dibutuhkan di Sumatera

Kamis, 16 April 2026 - 17:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk: Tata Kelola Kesehatan Jadi Kunci Sukses Program CKG di Papua

Kamis, 16 April 2026 - 17:47 WIB

DPRD Diminta Perkuat Pengawasan Transformasi Birokrasi dan Program Presiden

Kamis, 16 April 2026 - 09:24 WIB

Wamendagri Bima Arya: Program Nasional Harus Jadi Pengungkit Kemajuan Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 09:17 WIB

Mendagri Tito Karnavian Dorong Pemda Segera Klasifikasikan Data Huntap Pascabencana

Berita Terbaru