Dapur MBG Lebak Cibadak Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, LEBAK – Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Lebak Cibadak, Bojongleles, Kabupaten Lebak, Banten, yang dikelola Yayasan Ijah Arip Walbarokah, terus menunjukkan konsistensi dalam mendukung peningkatan gizi peserta didik sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.

Sejak mulai beroperasi pada 1 September 2025, dapur MBG tersebut hingga kini tetap aktif melayani kebutuhan makan bergizi bagi para siswa dengan mengedepankan tata kelola yang sesuai dengan ketentuan program.

Kepala SPPG Lebak Cibadak, Mulyadin Maryana, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap petunjuk teknis (juknis) menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan program MBG.

“Seluruh operasional dapur MBG harus tetap berada dalam koridor juknis yang ada agar program berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar Mulyadin.

Menurut dia, penerapan juknis mencakup seluruh tahapan kegiatan, mulai dari pengadaan dan pengolahan bahan pangan, distribusi makanan, hingga penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan.

Dari sisi penerima manfaat, program MBG dinilai memberikan dampak positif terhadap aktivitas belajar siswa. Penyediaan makanan bergizi secara rutin mendorong anak-anak lebih bersemangat datang ke sekolah dan mengikuti proses pembelajaran.

Asupan gizi yang lebih baik juga berkontribusi pada peningkatan konsentrasi belajar serta daya tahan tubuh peserta didik.

Selain berdampak pada sektor pendidikan, keberadaan dapur MBG turut memberikan efek ekonomi bagi masyarakat sekitar. Program ini menyerap tenaga kerja lokal dalam berbagai kegiatan, seperti pengolahan makanan, pengemasan, distribusi, hingga pengelolaan dapur.

Mitra Yayasan Ijah Arip Walbarokah, Sukmayanti, mengatakan pihaknya secara aktif menjalin hubungan sosial dengan warga sekitar agar dapur MBG dapat tumbuh bersama masyarakat.

“Kami berupaya membangun hubungan sosial yang baik dengan masyarakat setempat agar dapur MBG ini dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi di lingkungan sekitar,” kata Sukma.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar program MBG tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga berkelanjutan dan mendapat dukungan dari lingkungan sekitar.

Dengan konsistensi pelaksanaan, kepatuhan terhadap juknis, serta keterlibatan masyarakat, Dapur MBG SPPG Lebak Cibadak Bojongleles dinilai mampu menjalankan peran ganda, yakni meningkatkan gizi peserta didik sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal. (*)

Berita Terkait

Dinkes Pandeglang Bekali Relawan Dapur MBG dengan Standar Higiene dan Sanitasi Pangan
Polda Banten Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Operasi Keselamatan Maung 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang: Gerindra Konsisten Perjuangkan Program Pro Rakyat
Pemprov Banten Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat dalam Gerakan ASRI
Wagub Banten dan SMSI Hadiri Tasyakuran HPN 2026 di Pandeglang
Wagub Banten: Pers Penegak Kebenaran dan Penangkal Hoaks
Bersertifikat SLHS, SPPG Karya Bakti Jiput Jamin Mutu Menu MBG
PWI Dorong Penguatan Kualitas Pers Daerah melalui Seminar Adinegoro Pra HPN 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:39 WIB

Dinkes Pandeglang Bekali Relawan Dapur MBG dengan Standar Higiene dan Sanitasi Pangan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:23 WIB

Polda Banten Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Operasi Keselamatan Maung 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:41 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang: Gerindra Konsisten Perjuangkan Program Pro Rakyat

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:35 WIB

Pemprov Banten Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat dalam Gerakan ASRI

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:57 WIB

Wagub Banten dan SMSI Hadiri Tasyakuran HPN 2026 di Pandeglang

Berita Terbaru