Harga Daging Tinggi Picu Mogok Pedagang, Wali Kota Bekasi Lakukan Pemantauan

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi – Menyikapi rencana aksi mogok berjualan yang akan dilakukan pedagang daging di sejumlah pasar tradisional, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto turun langsung melakukan pemantauan ke kios daging di Pasar Baru, Rabu (22/01).

Diketahui, sejumlah pedagang daging menjadwalkan mogok berjualan mulai Kamis (23/01) hingga Sabtu (25/01). Aksi tersebut dipicu oleh melemahnya daya beli masyarakat serta tingginya harga sapi, termasuk sapi impor dengan skema timbang hidup, yang dinilai memberatkan pedagang.

Bahkan, beberapa pengusaha daging telah melakukan stok bahan baku lebih awal guna menjaga pasokan bagi pelanggan tetap mereka.

Berdasarkan Panel Harga Badan Pangan, harga rata-rata daging sapi murni di Kota Bekasi hari ini tercatat sebesar Rp133.659 per kilogram pada tingkat konsumen. Sementara itu, melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga daging sapi di Pasar Kranji berada di kisaran Rp140.000 per kilogram, atau mengalami kenaikan sekitar Rp5.000 dibandingkan sebelumnya yang berada di angka Rp135.000 per kilogram.

Dalam kunjungannya ke Pasar Baru bersama Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi, Ika Indah Yarti, Tri Adhianto menyampaikan bahwa aksi mogok tersebut masih terbatas.

“Saya memantau langsung perkembangan mogok yang dilakukan oleh pedagang daging, khususnya di Pasar Baru. Dari total 319 kios, terdapat 11 kios daging yang melakukan mogok berjualan. Kondisi ini merepresentasikan dinamika yang terjadi di pasar saat ini,” ujar Tri.

Ia menjelaskan, mogok berjualan dipicu oleh tingginya harga modal pembelian daging, termasuk daging impor, yang tidak sebanding dengan daya beli masyarakat sehingga berdampak pada menurunnya transaksi jual beli.

“Ada beberapa keluhan utama, yakni harga modal daging yang cukup tinggi dan kemampuan beli masyarakat yang menurun. Akibatnya, transaksi semakin berkurang. Harapannya, pasokan daging bisa semakin banyak sehingga harga di pasaran dapat ditekan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Tri Adhianto ungkapkan dari Pemerintah Kota Bekasi akan membuat surat kepada Kementerian Pertanian melalui kondisi real yang terjadi di lapangan, dan akan mengupayakan mengenai kestabilan harga daging agar masyarakat baik pelanggan atau penjual bisa kembali berjualan.(Ls)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Pacu Keterbukaan Informasi, Pemkot Bekasi Ganjar Penghargaan Bagi Pengelola PPID Terbaik
Batik Lokal Berbalut Sportwear, BCFM 2026 Dukung dan Sambut Porprov Jabar 2026
Banggakan Bekasi di Panggung Dunia, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Beri Penghargaan Khusus
Wali Kota Bekasi Tegaskan Pentingnya Perlindungan Santri dan Respons Cepat Kasus Kekerasan
238 ASN Terima Penghargaan, Ini Pesan Penting Wawali Harris Bobihoe untuk Aparatur
Subuh Keliling di Mustikajaya, Wali Kota Bekasi Sekaligus Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahim
Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap
Wali Kota Bekasi Meriahkan Festival Olahraga Bekasi Barat, Jadikan Momentum Tingkatkan Kebersamaan Dan Kepedulian

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Pacu Keterbukaan Informasi, Pemkot Bekasi Ganjar Penghargaan Bagi Pengelola PPID Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Batik Lokal Berbalut Sportwear, BCFM 2026 Dukung dan Sambut Porprov Jabar 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Banggakan Bekasi di Panggung Dunia, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Beri Penghargaan Khusus

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Pentingnya Perlindungan Santri dan Respons Cepat Kasus Kekerasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:40 WIB

238 ASN Terima Penghargaan, Ini Pesan Penting Wawali Harris Bobihoe untuk Aparatur

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Kodim Wonosobo Gaspol Bangun Jalan Beton 619 Meter di Sitiharjo

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:16 WIB

Yogyakarta

Sleman Gaspol 2026: Dalane Alus Padang Demi Keamanan Warga

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:51 WIB