Tiga Strategi Mendagri Perkuat Kapasitas Fiskal Daerah: Efisiensi, Swasta, dan Program Nasional

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Tangerang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan tiga langkah penting bagi daerah dalam memperkuat kapasitas fiskal. Ketiga langkah tersebut meliputi penerapan efisiensi anggaran, memperkuat peran sektor swasta, serta kemampuan kepala daerah dalam menangkap peluang realisasi program nasional yang digulirkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Mendagri pada acara Pembukaan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/8/2025). Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia menjelaskan, daerah dengan kapasitas fiskal yang kuat ditandai dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang lebih tinggi dibandingkan dana transfer dari pemerintah pusat. Menurutnya, kapasitas fiskal yang kuat akan mendorong daerah lebih mandiri dan tidak bergantung pada transfer pusat.

Mendagri melaporkan, saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah di Kota Kendari pada Rabu (27/8/2025), ia menekankan pentingnya daerah memahami kondisi sosial masyarakat sebelum menyusun produk hukum dan kebijakan.

“Kondisi sosial ekonomi masyarakat yang harus dipertimbangkan. Kemudian juga melakukan sosialisasi sebelum menerapkan, membuat kebijakan,” ujar Mendagri.

Dalam konteks memperkuat kapasitas fiskal, ia menekankan agar daerah memeriksa dengan cermat anggaran supaya realisasinya betul-betul efisien dan tidak terjadi pemborosan. Apalagi, hal ini juga menjadi atensi serius dari Presiden Prabowo Subianto.

Mendagri menambahkan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendukung penuh langkah efisiensi anggaran di daerah melalui penerbitan Surat Edaran (SE). Ia mengingatkan agar daerah memprioritaskan anggaran pada program yang berdampak langsung kepada rakyat.

Lebih lanjut, daerah juga perlu menyusun strategi peningkatan PAD yang tidak membebani rakyat, salah satunya dengan melibatkan sektor swasta. Dalam hal ini, Mendagri mempersilakan daerah berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang memiliki jejaring hingga ke daerah.

“Jadi saya sampaikan ke kepala daerah, tidak semua kepala daerah memiliki insting bisnis, Bapak. Jadi saya sampaikan [kepala daerah cukup mendengarkan dan] duduk saja, biarkan mereka yang bicara. Apa potensi daerah-daerah ini, daerah kita masing-masing,” kata Mendagri di hadapan Presiden Prabowo.

Jika sektor swasta hidup, secara tidak langsung akan berkontribusi terhadap peningkatan pajak daerah. Langkah ini dinilai tidak membebani rakyat. Lebih jauh, kepala daerah juga didorong memanfaatkan realisasi program pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta program strategis lainnya. Dengan memanfaatkan program tersebut, perekonomian daerah diyakini akan bergerak.

“Nah, salah satu yang kami kagum Pak, di Maluku Utara. Maluku Utara Gubernur Sherly Pak, kemarin juga menyampaikan kepada forum menggabungkan program MBG dengan program Koperasi Merah Putih. Pak Dadan (Kepala Badan Gizi Nasional) sudah saya tahu, Pak Dadan sudah ke sana Pak,” katanya.

Dengan mengoptimalkan program tersebut, selain dapat mendukung realisasi program nasional, daerah juga akan memperoleh keuntungan yang dapat meningkatkan PAD. Mendagri berharap langkah serupa dapat diikuti oleh daerah lainnya.

Turut hadir dalam acara ini jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri, Panglima TNI, Ketua DPD RI, Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi, serta para pengurus Apkasi dari seluruh Indonesia.

Usai acara, Mendagri mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau stan expo produk UMKM dari daerah. Selama peninjauan, Presiden dan Mendagri tampak berbincang dengan para pengelola stan UMKM.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pelajar dan Pemuda Didorong Aktif Berkontribusi dalam Pembenahan Sistem Pendidikan
Mendagri: Penghargaan dan Insentif Fiskal Dorong Kinerja Optimal Pemda
Kemendagri Beri Insentif Fiskal bagi Daerah Berprestasi di Ajang 2026
Mendagri Tito KarnavianSoroti Pentingnya Infrastruktur dan Konektivitas untuk Sumbagsel
Pemerintah Genjot Rehabilitasi Rumah Penyintas Bencana di Tiga Provinsi Sumatera
Agus Fatoni: Pemda Harus Lakukan Terobosan Pendanaan untuk Percepat Pembangunan
Mendagri Tito Karnavian: Kinerja Nasional Ditentukan Kinerja Pemerintah Daerah
KORSA Tegaskan Dukungan terhadap Hasyim SE sebagai Pemimpin Visioner Kota Medan

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 11:31 WIB

Pelajar dan Pemuda Didorong Aktif Berkontribusi dalam Pembenahan Sistem Pendidikan

Minggu, 26 April 2026 - 11:24 WIB

Mendagri: Penghargaan dan Insentif Fiskal Dorong Kinerja Optimal Pemda

Minggu, 26 April 2026 - 09:55 WIB

Kemendagri Beri Insentif Fiskal bagi Daerah Berprestasi di Ajang 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 14:39 WIB

Mendagri Tito KarnavianSoroti Pentingnya Infrastruktur dan Konektivitas untuk Sumbagsel

Sabtu, 25 April 2026 - 14:02 WIB

Pemerintah Genjot Rehabilitasi Rumah Penyintas Bencana di Tiga Provinsi Sumatera

Berita Terbaru