Webinar CSR & SDGs Award 2025 Tawarkan Platform Kolaboratif Bagi Praktik CSR Inklusif

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Yayasan Komunitas Indonesia Sejati kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendorong praktik tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkelanjutan. Pada Jumat (3/10/2025), lembaga ini sukses menggelar Webinar CSR & SDGs Award 2025 dengan tema “Tantangan Kolaborasi CSR/PPM di Daerah Lingkar Perusahaan dengan Program Pemerintah dalam Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs)”.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang dialog sekaligus berbagi pengalaman antara pelaku CSR, perusahaan, dan pemerintah. Tujuannya, mendorong sinergi program CSR dengan agenda pembangunan nasional maupun daerah, guna mendukung target SDGs 2030 di Indonesia.

Dalam sesi diskusi, hadir perwakilan pemerintah, Deputi Kelembagaan & Digitalisasi Kementerian Koperasi, Henra Saragih, bersama dua narasumber dari sektor korporasi: Iwan Suryatno (External Relation Manager PT Pesona Khatulistiwa Nusantara/PKN) serta Elok Faiqoh Saptining Ratri (Communication & Corporate Secretary PT PLN Energi Gas). Keduanya memaparkan praktik terbaik (best practice) program CSR perusahaan masing-masing, yang dinilai berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan di wilayah operasional.

Menurut Agus Santoso, Ketua Pengarah Webinar, CSR seharusnya tidak lagi dipandang sebagai sekadar kewajiban moral atau pemenuhan regulasi. “CSR bukan lagi hanya dimaknai sebagai kewajiban moral atau untuk kepatuhan regulasi, melainkan sebagai nilai dan strategi yang mendukung bisnis itu sendiri serta tujuan besar tercapaimya,” ujar Agus yang juga, mantan Wakil Kepala PPATK 2011-2016.

Sejak Agustus 2025, penyelenggara telah gencar menyosialisasikan CSR & SDGs Award.
Ketua Penyelenggara, Kusnandar, menyebut bahwa respon perusahaan cukup tinggi. “Banyak perusahaan mengapresiasi ajang ini bukan hanya sebagai kompetisi penghargaan, tetapi juga wadah untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan menemukan inspirasi dalam pengelolaan CSR,” jelasnya.

Terdapat tiga tujuan utama dari ajang ini, yakni:
1.Mendorong inovasi program CSR yang berdampak luas bagi masyarakat dan lingkungan.
2.Membangun kolaborasi multipihak yang selaras dengan kebijakan pemerintah.
3.Menginspirasi perusahaan agar berkomitmen pada praktik bisnis berkelanjutan.
Hingga kini, sejumlah perusahaan telah menyatakan partisipasi, di antaranya PLN Energi Gas, Cirebon Power, Paiton Energi, MIP (Adaro Group), Taman Safari Indonesia, dan PLN UIT JBB. Mayoritas peserta berasal dari sektor energi, migas, minerba, perkebunan, dan Wisata/Konservasi meski penyelenggara juga membuka ruang bagi sektor keuangan, manufaktur, hingga organisasi masyarakat sipil dan individu yang memiliki dedikasi dalam bidang pemberdayaan masyarakat.

Pendaftaran CSR & SDGs Award 2025 masih dibuka hingga 31 Oktober 2025, untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi perusahaan maupun lembaga guna menunjukkan kontribusinya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Keamanan yang Memberi Rasa Aman
Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum
PN Jakarta Utara Gelar Sidang Perdana Praperadilan Kasus Gas Portable, LBH Peradi Profesional Ajukan Keberatan
Rakernas dan HUT ke 13 ASPRUMNAS, Bidik Bangun 50.000 Unit Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
REKRUTMEN PEJABAT TIDAK BERBASIS KOMPETENSI DAN AKHLAKUL KARIMAH
Presiden ASTAF Datuk Halim Halim Kader Apresiasi Wasit Indone-sia, Sebut Siap Bersaing di Level Internasional
Menakar Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Turbulensi Global
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:11 WIB

Keamanan yang Memberi Rasa Aman

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:40 WIB

Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum

Senin, 20 Juli 2026 - 20:45 WIB

PN Jakarta Utara Gelar Sidang Perdana Praperadilan Kasus Gas Portable, LBH Peradi Profesional Ajukan Keberatan

Senin, 20 Juli 2026 - 19:00 WIB

Rakernas dan HUT ke 13 ASPRUMNAS, Bidik Bangun 50.000 Unit Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:33 WIB

REKRUTMEN PEJABAT TIDAK BERBASIS KOMPETENSI DAN AKHLAKUL KARIMAH

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Keamanan yang Memberi Rasa Aman

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:11 WIB

Jogja

SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam Sungai Oya

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:30 WIB