Waspada Ancaman PMK, Pemkot Yogya Gerak Cepat Vaksinasi Ternak

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Yogyakarta memperkuat pencegahan melalui percepatan vaksinasi PMK pada ternak sapi, kambing, dan domba. (Pemkot Yogyakarta)

Pemerintah Kota Yogyakarta memperkuat pencegahan melalui percepatan vaksinasi PMK pada ternak sapi, kambing, dan domba. (Pemkot Yogyakarta)

JOGJAOKE.COM Yogyakarta — Ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali membayangi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Meski hingga kini belum ditemukan kasus di Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta memilih memperkuat langkah pencegahan melalui percepatan vaksinasi PMK pada ternak sapi, kambing, dan domba.

Langkah ini ditempuh menyusul meningkatnya kasus PMK di sejumlah kabupaten sekitar Kota Yogyakarta. Pemerintah menilai mobilitas ternak antarwilayah berpotensi menjadi jalur penularan jika tidak diantisipasi sejak dini.

Medik Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Imam Abror, mengatakan vaksinasi menjadi strategi utama untuk menjaga Kota Yogyakarta tetap bebas PMK. “Ini langkah preventif. Kasus PMK di beberapa wilayah kembali naik, sehingga kami tidak ingin kecolongan,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Vaksinasi PMK dilaksanakan pada 3–5 Februari 2026 dengan menyiapkan sekitar 120 dosis vaksin. Sasaran program ini mencakup 40 ekor sapi serta 160 ekor kambing dan domba yang tersebar di sejumlah wilayah kota.

Di wilayah Bener, misalnya, petugas memvaksin sembilan ekor sapi dan 19 ekor domba. Sebagian besar sapi menerima vaksin lanjutan atau booster, sementara domba umumnya mendapatkan vaksin dosis pertama.

Proses vaksinasi di lapangan tidak selalu mudah. Petugas harus bekerja ekstra karena sejumlah ternak berontak saat disuntik. Kendati demikian, vaksinasi tetap dilakukan dengan prosedur ketat demi keamanan hewan dan petugas.

PMK merupakan penyakit hewan menular yang disebabkan virus Aphthovirus dan menyerang hewan berkuku belah. Penyakit ini ditandai luka pada mulut dan kaki, pincang, kesulitan berdiri, hingga lepasnya kuku.

Imam menjelaskan, meski tingkat kematian PMK relatif rendah, dampak ekonominya besar. “Hewan jarang mati, tetapi rasa sakitnya tinggi. Nafsu makan turun, bobot badan menyusut, dan produktivitas ternak menurun drastis,” katanya.

Selain vaksinasi, Pemkot Yogyakarta mengimbau peternak untuk lebih selektif dalam membeli ternak dari luar daerah. Peternak diminta menunda pembelian jika memungkinkan. Jika pembelian tidak terhindarkan, ternak wajib dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan segera dilaporkan untuk pemeriksaan lanjutan.

Program vaksinasi ini mendapat respons positif dari peternak. Ketua Kelompok Ternak Sapi Tri Handani Rejo di Bener, Banardi, menilai vaksinasi booster sangat membantu menjaga kesehatan sapi. “Kami mendukung penuh. Apalagi sekarang kasus PMK di daerah lain meningkat,” ujarnya.

Pemkot Yogyakarta mengajak peternak aktif melapor agar ternaknya dapat segera divaksin. Kolaborasi pemerintah dan peternak dinilai menjadi kunci menjaga kesehatan ternak sekaligus melindungi mata pencaharian peternak dari ancaman PMK. (ihd)

Berita Terkait

Pemkot Yogyakarta Jajaki WFH ASN, Pastikan Layanan Publik Tetap Normal
Wisata Lebaran 2026 Jogja Hampir Capai Target, Kunjungan Tembus 668.000 hingga H+4
Pemkot Yogya Salurkan Zakat dan Bantuan untuk Mahasiswa Korban Bencana
Polresta dan Pemkot Yogya Gelar Pangan Murah Jelang Nyepi dan Idulfitri
Wamira dan KKMP Disinergikan, Pemkot Yogya Perluas Distribusi Sembako dan Kendalikan Inflasi
Pemkot Yogya Buka Posko Konsultasi THR 2026, Layanan Daring hingga Mediasi Disiapkan
50 Gerobak PGN untuk Yogyakarta:  Kotagede Ditargetkan ‘Tanpa Rumput’
Stok Aman, Harga Pangan di Yogya Naik Wajar pada Pekan Kedua Ramadan

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 17:01 WIB

Pemkot Yogyakarta Jajaki WFH ASN, Pastikan Layanan Publik Tetap Normal

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:43 WIB

Wisata Lebaran 2026 Jogja Hampir Capai Target, Kunjungan Tembus 668.000 hingga H+4

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:30 WIB

Pemkot Yogya Salurkan Zakat dan Bantuan untuk Mahasiswa Korban Bencana

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:57 WIB

Polresta dan Pemkot Yogya Gelar Pangan Murah Jelang Nyepi dan Idulfitri

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:36 WIB

Wamira dan KKMP Disinergikan, Pemkot Yogya Perluas Distribusi Sembako dan Kendalikan Inflasi

Berita Terbaru