Wamendagri Ribka Ajak Desa Wujudkan Transformasi Digital dan Peningkatan Kapasitas Aparatur

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan komitmen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam memperkuat tata kelola dan kelembagaan pemerintah desa. Komitmen tersebut telah diwujudkan melalui sejumlah program strategis, salah satunya optimalisasi Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD).

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan desa dalam rangka memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pembangunan desa,” ujar Ribka mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih di Aula Makarti Muktitama, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Jakarta, Senin (25/8/2025).

Lebih lanjut, Ribka menjelaskan bahwa secara teknis P3PD dijalankan melalui empat langkah utama. Pertama, memperkuat kinerja pemerintah dan aparat desa melalui peningkatan kapasitas berbasis permintaan dan kebutuhan. Kedua, memperkuat pembangunan partisipatif dengan perbaikan sistem pendampingan serta peningkatan kapasitas masyarakat. Ketiga, memperkenalkan sistem transfer insentif berbasis kinerja untuk memacu perbaikan kinerja di tingkat desa.

“Keempat, memperkuat koordinasi, supervisi, monitoring, dan evaluasi kinerja desa melalui penguatan sistem informasi dan data desa berbasis teknologi,” imbuhnya.

Selain program P3PD, Kemendagri juga telah merealisasikan berbagai kegiatan pengembangan kapasitas aparatur dan kelembagaan desa. Di antaranya, peningkatan kapasitas pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), serta akselerasi pengembangan desa cerdas di Indonesia dengan mengedepankan semangat guyub untuk mencari solusi inovatif atas berbagai persoalan.

Dalam mendorong transformasi desa digital, lanjut Ribka, terdapat empat aspek penting yang perlu diperhatikan, yaitu masyarakat, infrastruktur, pemerintahan, dan ekonomi. Namun, tantangan yang dihadapi juga tidak ringan, seperti keterbatasan akses telekomunikasi, minimnya kapasitas SDM, keterbatasan teknologi, hingga terbatasnya APBDes dan sumber pembiayaan usaha. Kendati demikian, melalui program yang dijalankan secara nasional, setiap desa diyakini akan memiliki kesempatan dan akses teknologi yang sama.

“Berbagai kegiatan positif ini akan terus dilaksanakan sebagai upaya pengembangan kapasitas aparatur di desa guna terwujudnya desa yang mandiri dan berdaya saing,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ribka juga menekankan peran desa sebagai ujung tombak pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa, kata dia, perlu dipacu agar semakin mandiri melalui tata kelola pemerintahan yang baik dan partisipasi aktif masyarakat. Selain itu, desa juga didorong untuk mengembangkan usaha ekonomi produktif, seperti pertanian, perikanan, dan perkebunan, agar dapat berperan sebagai lumbung pangan mentah bagi kebutuhan industri di perkotaan.

“Saya berharap desa untuk menopang keterampilan masyarakat dengan meningkatkan akses terhadap pendidikan,” tandasnya.

Acara Munas APDESI Merah Putih tersebut turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria, sejumlah pejabat kementerian/lembaga terkait, serta para kepala desa dari berbagai daerah.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Cegah Luapan Susulan, Kasatgas Tito Minta Perbaikan Tanggul di Pidie Jaya Segera Dikebut
Perkuat Kepemimpinan Daerah, Wamendagri Bima Ajak Seluruh Kepala Daerah Dorong Terobosan Pelayanan Publik
Permudah Akses Sumber Daya Penanganan, Kasatgas Tito Dorong Daerah Terdampak Bencana Ambil Langkah Tanggap Darurat
Pacu Pertumbuhan Berkeadilan, Wamendagri Ribka Haluk Ajak Seluruh Pihak Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Papua
Jaga Stok dan Keterjangkauan Harga, Sekjen Kemendagri Minta Daerah Defisit Pasokan Gandeng Daerah Surplus
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Kemendagri Dorong Pemda Bikin Terobosan Inovatif Menuju IGA 2026
Wamendagri Bima Arya Ingatkan Pemda Sumbar: Perencanaan Ekonomi Harus Terukur dan Menyasar Seluruh Lapisan Warga
Percepat Pemenuhan Gizi Anak Timur Indonesia, Wamendagri Apresiasi Respons Cepat Pembentukan Satgas MBG

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:57 WIB

Cegah Luapan Susulan, Kasatgas Tito Minta Perbaikan Tanggul di Pidie Jaya Segera Dikebut

Rabu, 4 November 2026 - 00:52 WIB

Perkuat Kepemimpinan Daerah, Wamendagri Bima Ajak Seluruh Kepala Daerah Dorong Terobosan Pelayanan Publik

Rabu, 4 November 2026 - 00:46 WIB

Permudah Akses Sumber Daya Penanganan, Kasatgas Tito Dorong Daerah Terdampak Bencana Ambil Langkah Tanggap Darurat

Rabu, 4 November 2026 - 00:40 WIB

Pacu Pertumbuhan Berkeadilan, Wamendagri Ribka Haluk Ajak Seluruh Pihak Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Papua

Selasa, 3 November 2026 - 16:01 WIB

Jaga Stok dan Keterjangkauan Harga, Sekjen Kemendagri Minta Daerah Defisit Pasokan Gandeng Daerah Surplus

Berita Terbaru

Yogyakarta

Danrem Ajak Media dan Dunia Usaha Perkuat Ketahanan Wilayah

Rabu, 4 Nov 2026 - 01:30 WIB