Wamendagri Bima Arya: Satu Data Wujudkan Pemerintahan Faster, Smarter, Cheaper, Easier, Better

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kupang – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya kepemimpinan berbasis data dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan partisipatif. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Launching Portal Satu Data Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Kupang, Selasa (14/10/2025).

Menurut Bima, perbedaan mendasar antara pemimpin modern dan konvensional terletak pada cara mereka mengambil keputusan. “Pemimpin modern selalu mengambil keputusan berdasarkan data. Pemimpin konvensional banyak yang menjadi pertimbangan kecuali data,” ujar Bima.

Ia menjelaskan, pemerintahan modern harus menjadikan data sebagai landasan dalam setiap kebijakan. Dengan berbasis data, kata Bima, tata kelola pemerintahan dapat berjalan lebih cepat, cerdas, dan efisien.

“Pemerintahan akan jauh lebih efisien ketika semua keputusan berdasarkan data. Faster, smarter, cheaper, easier, better,” ucapnya.

Bima menambahkan, penggunaan data yang akurat juga memastikan pengelolaan anggaran publik berjalan tepat sasaran. “Uang rakyat harus kembali ke rakyat, jangan sampai mampir ke kantong pejabat. Uang rakyat harus memberikan manfaat, itu kan yang kita pegang sama-sama. Bagaimana setiap rupiah itu bisa memberikan manfaat untuk rakyat, ya itu karena data,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bima menilai Portal Satu Data NTT menjadi langkah penting menuju pemerintahan yang transparan dan partisipatif. Melalui portal ini, publik dapat mengakses berbagai informasi dan ikut terlibat dalam proses pembangunan.

“Data membuat pemerintahan ini lebih partisipatif. Pemerintahan yang terbuka, pemerintahan yang inklusif, no one left behind,” ujar Bima.

Ia juga menekankan bahwa integrasi data berperan besar dalam meningkatkan efektivitas kebijakan publik serta memperkuat demokrasi. Dengan data yang konsisten dan terhubung antarinstansi, penyelenggaraan pembangunan maupun proses politik akan lebih akurat.

Terakhir, Bima memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT atas peluncuran Portal Satu Data Provinsi NTT. Ia berharap langkah tersebut menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data.

“Ini kolaborasi yang luar biasa, pilot yang luar biasa. Bisa jadi model di daerah-daerah yang lain dan dampaknya harus dirasakan oleh warga di NTT,” tandasnya.

Sebagai informasi, acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTT Emelia Julia Nomleni, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan (PMKK) Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Maliki, Minister Counsellor for Governance and Human Development Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia Tim Stapleton, serta pihak terkait lainnya.(nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Festival Bazar Kemendagri 2026 Tak Sekadar Bazar, Edukasi dan Kesiapsiagaan Turut Didorong
Mendagri Dorong Kepala Daerah Kelola Potensi Daerah dengan Pendekatan Teknokratik
Menteri Ekraf Ingin Blockchain Buka Peluang Monetisasi IP Lewat IDBW 2026
Atasi Backlog Perumahan, Mendagri Tekankan Pentingnya Pemanfaatan Data BPS
BSKDN Ajak Pemda Optimalkan Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual
Dukung Kelancaran MBG, Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan BGN dan Pemda
Mendagri Dorong Pemberian Reward bagi Pemda Berprestasi untuk Perkuat Kinerja Daerah
Reward Jadi Bagian Pembinaan Daerah, Mendagri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Sumatera

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Festival Bazar Kemendagri 2026 Tak Sekadar Bazar, Edukasi dan Kesiapsiagaan Turut Didorong

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Mendagri Dorong Kepala Daerah Kelola Potensi Daerah dengan Pendekatan Teknokratik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Menteri Ekraf Ingin Blockchain Buka Peluang Monetisasi IP Lewat IDBW 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:17 WIB

Atasi Backlog Perumahan, Mendagri Tekankan Pentingnya Pemanfaatan Data BPS

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:43 WIB

BSKDN Ajak Pemda Optimalkan Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

Berita Terbaru