Wamendagri Bima Arya Ajak Generasi Muda NTB Terlibat dalam Aktivasi Siskamling

Minggu, 14 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Mataram – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan perlunya pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan langkah pemulihan yang cepat pasca-aksi massa, sekaligus menghidupkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) untuk menjaga situasi tetap kondusif. Hal ini ia sampaikan dalam rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB, menyusul insiden pembakaran Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB.

Bima menjelaskan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian telah mengarahkan jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk turun ke berbagai daerah dengan melakukan kunjungan, silaturahmi, dan konsolidasi, terutama di wilayah yang terdampak kerusuhan. Menurutnya, Mendagri memberi perhatian khusus agar stabilitas dan ketertiban tetap terjaga, sekaligus mendorong percepatan pemulihan.

“Jadi mungkin setelah ini ya Ibu Ketua [DPRD], saya minta diberikan gambaran sejauh mana koordinasi yang dilakukan untuk kemudian menghitung kerugian dan sejauh mana kemudian sudah dilakukan pembahasan terkait dengan alokasi dananya. Di setiap daerah kami menekankan ini,” katanya di Kantor DPRD Provinsi NTB, Kota Mataram, Sabtu (13/9/2025).

Ia melanjutkan, arahan Presiden Prabowo menekankan agar pemerintah daerah (Pemda) bergerak cepat, terutama untuk memperbaiki fasilitas publik yang rusak. Bima menilai, pemulihan harus disusun secara bertahap dengan skala prioritas yang terukur, mulai jangka pendek hingga jangka panjang.

“Kami sekarang sedang melakukan kompilasi, berapa sebetulnya angka [kebutuhan anggaran] yang presisi tadi. Apakah mungkin berjalan saat ini melalui mekanisme pergeseran [anggaran] atau ada juga yang memerlukan tahapannya di tahun anggaran di tahun depan,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, Bima memberikan apresiasi kepada DPRD Provinsi NTB yang tetap melaksanakan tugas meski gedung dewan rusak terbakar. Menurutnya, sikap ini menunjukkan komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi pemerintahan daerah meski berada dalam kondisi darurat.

“Apresiasi yang luar biasa, rasanya yang seperti ini juga bisa menjadi contoh bahwa DPRD itu walaupun situasinya darurat, penuh dengan keterbatasan, tapi tetap bekerja,” ungkapnya.

Soal keamanan, Bima kembali menekankan urgensi pengaktifan Siskamling. Menurutnya, ada tiga tujuan utama dari Siskamling, yakni memperkuat kebersamaan warga, menjaga keamanan lingkungan, serta meningkatkan deteksi dini. Ia juga mengingatkan agar kegiatan Siskamling dipantau secara konsisten, dirancang dengan sistematis, dan melibatkan generasi muda.

“Tinggal sekarang melakukan juga sosialisasi kepada generasi yang lebih muda, anak-anak milenial, Gen Z, diajak untuk terlibat,” imbuhnya.

Bima menambahkan, konsep utama yang ditekankan adalah warga menjaga warga. Ia meminta masyarakat waspada terhadap titik-titik rawan, kontrakan, atau tempat yang mencurigakan, serta segera melapor apabila menemukan indikasi bahaya. Menurutnya, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif warga.

“Satu kebersamaan, kedua keamanan, dan ketiga adalah deteksi dini. Mohon agar atensi untuk melakukan aktivasi kepada Siskamling,” tandasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Ketua DPRD Provinsi NTB Baiq Isvie Rupaeda, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) NTB Amiruddin, Sekretaris DPRD Provinsi NTB Hendra Saputra, serta jajaran Forkopimda Provinsi NTB lainnya.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Dorong Ekonomi Desa Melesat, Wamendagri Bima Arya Minta KDKMP Gandeng BUMN dan Unsur Desa
Dorong Kemandirian Energi Wilayah 3T, Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Lirik Potensi EBT
Lakukan Penanganan Komprehensif, Wamendagri Wiyagus Soroti Peran Kunci Forkopimda Hadapi Karhutla Kaltim
Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI, Kajari: Kerja Sama Jangan Sekadar Seremonial
Tak Boleh Asal Buat Rules! Mendagri Pastikan Regulasi Daerah Beneran Berdampak dan Tepat Sasaran
Siap Hadirkan Air Siap Minum, Satgas PRR Gandeng BRIN Verifikasi Lokasi Arsinum di Aceh Utara
Wamendagri Wiyagus Minta Demak Jadi Inspirasi Daerah Lain dalam Pemberantasan TBC
Tak Cuma Humas! Mendagri Minta Diskominfo Jadi Motor Utama Komunikasi Strategis Daerah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Dorong Ekonomi Desa Melesat, Wamendagri Bima Arya Minta KDKMP Gandeng BUMN dan Unsur Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Dorong Kemandirian Energi Wilayah 3T, Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Lirik Potensi EBT

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Lakukan Penanganan Komprehensif, Wamendagri Wiyagus Soroti Peran Kunci Forkopimda Hadapi Karhutla Kaltim

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI, Kajari: Kerja Sama Jangan Sekadar Seremonial

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Tak Boleh Asal Buat Rules! Mendagri Pastikan Regulasi Daerah Beneran Berdampak dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Yogyakarta

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta, Lindungi Pekerja

Jumat, 16 Okt 2026 - 11:26 WIB