Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Soroti Bahaya Pembiaran Pelanggaran Saat Penertiban Kawasan

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa insiden ancaman senjata tajam saat lakukan kegiatan korve dan penertiban pedagang kaki lima serta reklame tak berizin di Bekasi Utara tidak akan menghentikan langkah pemerintah menegakkan aturan.

Tri menyebut, sebelum penertiban dilakukan, pemerintah telah menyampaikan himbauan dan menginstruksikan petugas di lapangan untuk mengedepankan pendekatan persuasif.

“Kita sudah himbau dan petugas melakukan dengan persuasif. Tapi negara tidak boleh terus-menerus kalah oleh pelanggaran yang dibiarkan,” kata Tri, Minggu (8/2/2026).

Ia menegaskan kehadirannya langsung di lapangan merupakan bentuk tanggung jawab sebagai Wali Kota Bekasi untuk memastikan aturan benar-benar dijalankan. Terlebih, penertiban kawasan, kebersihan lingkungan, penataan ruang, serta reklame tak berizin merupakan instruksi langsung Presiden.

“Tugas saya memastikan negara hadir untuk menegakkan aturan. Ini bagian dari perintah untuk menjaga kebersihan, tata ruang, dan ketertiban kota,” ujarnya.

Menanggapi ancaman senjata tajam yang terjadi di lapangan, Tri menyatakan hal tersebut bukan fokus utamanya. Ia justru menyoroti bahaya pembiaran pelanggaran yang terus terjadi dari waktu ke waktu.

“Saya tidak khawatir pada goloknya. Yang saya khawatirkan kalau pelanggaran terus dibiarkan, lama-lama dianggap biasa. Dari situ muncul pembiaran, dan akhirnya orang merasa dirinya paling benar,” tegasnya.

Menurut Tri, ketegangan dan kemarahan yang muncul saat penertiban merupakan akumulasi dari pembiaran bertahun-tahun ketika aturan tidak ditegakkan secara konsisten.

“Saya rasa ekspresi kemarahan warga ini dampak dari pembiaran pelanggaran yang terlalu lama tidak ditindaklanjuti. Hari ini pemerintah mulai menertibkan secara konsisten, meski risikonya tidak kecil,” tutupnya. (nr)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Diana Wahyu Widiyanti Jadi Kajari Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari Dapat Amanah Baru
Tri Adhianto Kukuhkan 1.300 Pramuka, Siapkan Generasi Berkreasi dan Mandiri di Jambore Nasional XII
Puskesmas Mustikasari Perkuat Layanan Prolanis untuk Kendalikan Penyakit Kronis
83,10 Persen Pemuda Bekasi Tak Merokok, Pemkot Perkuat Kawasan Tanpa Rokok
Kelola Sampah Jadi Energi Terbarukan, Harris Bobihoe Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Kekompakan Satlinmas Kota Bekasi Mengemuka di Lomba Peraturan Baris Berbaris
Presiden Prabowo Undang Putra Pengetik Naskah Proklamasi, Wawali Harris Bobihoe Jadi Pembawa Pesan
Harris Bobihoe Beri Apresiasi Tinggi kepada Atlet Paralimpik Berprestasi

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Diana Wahyu Widiyanti Jadi Kajari Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari Dapat Amanah Baru

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Tri Adhianto Kukuhkan 1.300 Pramuka, Siapkan Generasi Berkreasi dan Mandiri di Jambore Nasional XII

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Puskesmas Mustikasari Perkuat Layanan Prolanis untuk Kendalikan Penyakit Kronis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:45 WIB

83,10 Persen Pemuda Bekasi Tak Merokok, Pemkot Perkuat Kawasan Tanpa Rokok

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Kelola Sampah Jadi Energi Terbarukan, Harris Bobihoe Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Berita Terbaru