Wali Kota Bekasi Dorong Inovasi Menu Bergizi untuk Penuhi Gizi Masyarakat

Senin, 28 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi mendorong inovasi pangan lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bekasi dalam kegiatan Lomba Cipta Menu Berdaya Lokal dengan tema “Menu Emas Harga Pas untuk Balita Sehat: Kreasi Menu B25A Berbasis Ubi dan Protein Nabati”.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi menekankan pentingnya peningkatan konsumsi protein masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, pemenuhan gizi tidak hanya bergantung pada jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kualitas dan keseimbangan kandungan nutrisinya.

“Konsumsi protein harus terus ditingkatkan. Kita perlu membangun kesadaran bahwa makanan bergizi tidak harus mahal. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah didapat, masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga,” ujar Wali Kota Bekasi.

Wali Kota juga berpesan pentingnya pengembangan sumber pangan lokal sebagai alternatif bahan pangan utama. Salah satu upaya yang pernah didorong Pemerintah Kota Bekasi adalah penguatan penanaman sukun sebagai pilihan sumber karbohidrat lokal yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan berbasis terigu.

Menurutnya, pola hidup sehat tidak hanya ditentukan oleh makanan, tetapi juga harus diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. Perubahan gaya hidup masyarakat saat ini perlu menjadi perhatian bersama, terutama dengan meningkatnya konsumsi makanan cepat saji dan penggunaan gadget yang berlebihan.

“Lifestyle sehat itu bukan hanya soal makanan, tetapi juga bagaimana kita bergerak dan menjaga keseimbangan hidup. Penggunaan karbohidrat yang berlebihan dan kurangnya aktivitas fisik perlu kita perbaiki bersama,” katanya.

Melalui berbagai program pangan dan kesehatan masyarakat, Pemerintah Kota Bekasi ingin membangun kesadaran bahwa makanan segar, bergizi, dan berbasis bahan lokal dapat menjadi pilihan utama dibandingkan konsumsi makanan instan atau junk food.

Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali mengenal dan menikmati makanan tradisional yang kaya nilai gizi. Ia mencontohkan berbagai kuliner daerah yang memiliki komposisi pangan seimbang, seperti tahu campur khas Jawa Timur yang mengombinasikan bahan nabati dari tahu dengan tambahan sumber protein lainnya.

“Generasi sekarang perlu kembali mengenal makanan tradisional. Banyak makanan daerah yang sebenarnya memiliki nilai gizi baik karena menggunakan bahan segar dan berkualitas,” jelasnya.

Selain melalui lomba cipta menu, Pemerintah Kota Bekasi memastikan program pemenuhan gizi masyarakat dapat berjalan secara terintegrasi dan tidak berdiri sendiri. Implementasi program harus mampu menjangkau kebutuhan kecukupan gizi masyarakat Kota Bekasi secara menyeluruh, mulai dari edukasi, penyediaan pangan, hingga pengawasan.

Dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Wali Kota menegaskan pentingnya pengawasan secara berkelanjutan agar kualitas menu yang diberikan tetap sesuai standar gizi. Lomba kreasi menu MBG juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan motivasi masyarakat dalam menciptakan inovasi makanan sehat berbasis potensi lokal.

“Menu-menu kreatif hasil karya masyarakat Kota Bekasi nantinya dapat dikembangkan dan dipublikasikan sebagai inspirasi bersama. Kita ingin masyarakat ikut berperan dalam menciptakan menu sehat, bergizi, dan terjangkau,” ungkapnya.

Pada Jumat mendatang, Pemerintah Kota Bekasi juga akan menggelar program Gebrak Pasar (Gerakan Kembali ke Pasar) sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat memilih bahan pangan segar dan mendukung keberadaan pasar rakyat.(lsi)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Cetak Generasi Unggul, Wawali Harris Bobihoe Ajak Kolaborasi Tebarkan Pemenuhan Gizi Seimbang
Jelang Pembukaan Porprov Jabar XV, Warga Bojong Menteng Gelar Lomba Lukis Mural Bertema WALKER
Jambore Keluarga Kota Bekasi 2026: 1.800 Kader PKK Berkomitmen Perkuat Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga
Bupati Gunungkidul dan Wali Kota Bekasi Buka POR IKG Ke-1 Tahun 2026, 1.500 Atlet Siap Bertanding
Tri Adhianto Hadiri Fesbuk ke-5, Ajak Masyarakat Sukseskan Porprov Jawa Barat 2026
Career Expo 2026 Jadi Ruang Temu Kampus, Perusahaan, dan Pencari Kerja di Bekasi
Lantik Pengurus Karang Taruna 2026–2031, Wali Kota Minta Sinergi dan Pemberdayaan Pemuda
Walkot Mississauga Kanada Lirik Kota Dekat Jakarta, Tri Adhianto: Bekasi Terbuka untuk Kerja Sama

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 15:48 WIB

Cetak Generasi Unggul, Wawali Harris Bobihoe Ajak Kolaborasi Tebarkan Pemenuhan Gizi Seimbang

Minggu, 1 November 2026 - 15:18 WIB

Jelang Pembukaan Porprov Jabar XV, Warga Bojong Menteng Gelar Lomba Lukis Mural Bertema WALKER

Minggu, 1 November 2026 - 15:12 WIB

Jambore Keluarga Kota Bekasi 2026: 1.800 Kader PKK Berkomitmen Perkuat Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga

Minggu, 1 November 2026 - 15:06 WIB

Bupati Gunungkidul dan Wali Kota Bekasi Buka POR IKG Ke-1 Tahun 2026, 1.500 Atlet Siap Bertanding

Minggu, 1 November 2026 - 15:02 WIB

Tri Adhianto Hadiri Fesbuk ke-5, Ajak Masyarakat Sukseskan Porprov Jawa Barat 2026

Berita Terbaru

Jakarta

Hari Pers Nasional Milik Semua Insan Pers di Tanah Air

Senin, 2 Nov 2026 - 09:32 WIB