Wagub Lampung Soroti Kompleksitas Masalah Sosial di Mesuji, Serukan Penanganan Terintegrasi

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Mesuji – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengunjungi salah satu rumah warga dari keluarga pra-sejahtera di kawasan Register 45, Pemukiman Karya Jaya, Sungai Buaya, Kabupaten Mesuji, Senin (20/10/2025),

Keluarga tersebut diketahui menghadapi persoalan hukum sehingga harus berurusan dengan Polres Mesuji. Kasusnya terkait perlakuan sang ibu terhadap anaknya, yang mengikat anaknya dengan rantai dan meninggalkannya sendirian di rumah.

Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Mesuji memberikan pendampingan intensif kepada keluarga ini. Sebab, Wagub Jihan menilai persoalannya bukan hanya soal hukum, tapi juga kesehatan, psikologis, dan ekonomi.

Seperti diketahui, keluarga ini memiliki dua anak: S dan T. S (6 tahun) dan T (2 tahun). Ayah mereka merupakan buruh kecil yang harus bekerja meninggalkan rumah. Si ibu harus mengurus anaknya T untuk berobat karena menderita penyakit jantung bawaan dan labiopalatoskizis (bibir sumbing), yang mengharuskannya menjalani pemeriksaan bulanan. Penyakit tersebut juga berdampak pada kondisi stunting yang dialami T.

Setiap bulan saat akan mengantar T, ibunya harus merantai S agar tidak nakal karena bermain keluar rumah. Dari sini persoalan muncul.

“Karena keterbatasan ekonomi dan tidak memungkinkan membawa dua anak sekaligus dengan sepeda motor, sementara sang ayah bekerja sebagai buruh tani harian lepas, keputusan untuk mengikat S diambil agar tidak bermain ke sungai atau jalan raya, mengingat ada pengalaman sebelumnya,” ujar Wagub Jihan.

Jihan menegaskan bahwa tindakan ibu tersebut tetap merupakan sebuah kesalahan. Meski demikian, Pemprov Lampung dan Pemkab Mesuji menilai bahwa kasus ini tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi.

Pendekatan yang komprehensif diperlukan mengingat kondisi sosial, ekonomi, dan kesehatan keluarga yang sangat kompleks.

“Kita harus melihat dari berbagai sisi. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga kesehatan, psikologis, dan ekonomi. Mereka masuk kategori masyarakat desil 1, sangat miskin, dan bahkan tidak memiliki rumah tinggal tetap,” ujar Jihan.

Pemerintah daerah saat ini tengah melakukan berbagai upaya, termasuk intervensi gizi, pemeriksaan kesehatan, dan pendampingan psikologis bagi kedua anak. Rumah sakit telah diminta untuk melakukan asesmen menyeluruh, baik terhadap S maupun T.

“Insya Allah, besok dokter akan menjemput mereka untuk pemeriksaan lanjutan dan persiapan tindakan medis, termasuk kemungkinan operasi untuk penyakit bawaan T,” tambahnya.

Jihan menegaskan bahwa seluruh aspek kehidupan keluarga ini harus ditangani bersama, mulai dari penanganan medis, kondisi anak-anak, hingga solusi atas kesulitan ekonomi dan sosial yang mereka hadapi.

“Kita tidak bisa hanya menyelesaikan satu masalah dan mengabaikan yang lain. Ini masalah yang saling berkaitan dan harus diselesaikan secara menyeluruh,” katanya.(nr)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Perluasan Kotabaru Bandar Negara, Pemprov Lampung Ajukan Konsep ke Kementerian Kehutanan
Sebanyak 31 Pejabat Administrator dan Pengawas Resmi Dilantik di Pemprov Lampung
APJI Lampung Diharapkan Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Program Makan Bergizi Gratis
DPD APJI Lampung 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Dukung Program MBG
Tanam Padi Serentak 2026, Pemprov Lampung Targetkan Produksi 3,3 Juta Ton
Ketua TP PKK Lampung: BKOW Wadah Strategis 69 Organisasi Wanita
Asisten Administrasi Umum Tekankan Penguatan Sinergi Pajak Daerah se-Provinsi Lampung
Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Ungkap Tren Positif Inflasi Lampung

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:50 WIB

Perluasan Kotabaru Bandar Negara, Pemprov Lampung Ajukan Konsep ke Kementerian Kehutanan

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:14 WIB

Sebanyak 31 Pejabat Administrator dan Pengawas Resmi Dilantik di Pemprov Lampung

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:55 WIB

APJI Lampung Diharapkan Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:23 WIB

DPD APJI Lampung 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Dukung Program MBG

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:28 WIB

Tanam Padi Serentak 2026, Pemprov Lampung Targetkan Produksi 3,3 Juta Ton

Berita Terbaru