Wagub Achmad Dimyati: Pencak Silat Berperan Strategis dalam Pembentukan Karakter Generasi Muda

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Serang – ​Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan urgensi pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya takbenda. Menurutnya, seni bela diri asli Indonesia ini memegang peranan vital tidak hanya dalam olah fisik, tetapi juga dalam pembinaan spiritual dan pembentukan karakter bangsa, khususnya terhadap generasi muda.

​Pernyataan tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perguruan Pencak Silat Bandrong Banten Indonesia masa bakti 2025–2030 di Hotel Royal Krakatau Convention Hall, Kota Cilegon, Minggu (28/12/2025).

​“Pencak silat adalah warisan budaya leluhur yang harus kita jaga dan lestarikan. Fungsinya holistik, tidak hanya untuk kekuatan jasmani, tetapi juga rohani. Pencak silat membentuk karakter pribadi yang tangguh,” ujar Dimyati.

​Dimyati menjabarkan bahwa esensi mempelajari pencak silat melampaui sekadar penguasaan teknik bela diri. Lebih dari itu, pencak silat mengajarkan pengendalian emosi dan sikap mental yang kesatria. Secara khusus, ia mengapresiasi filosofi Perguruan Pencak Silat Bandrong yang menanamkan nilai altruisme kepada anggotanya.

​“Bandrong memiliki tujuan mulia, yakni tolong-menolong. Seorang pesilat tidak hanya dituntut untuk berani, tetapi juga harus siap memberikan pertolongan kepada sesama,” tegasnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Dimyati berharap perguruan silat, termasuk Bandrong, dapat berperan aktif mendidik generasi muda Banten. Ia juga membuka wacana kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan pencak silat untuk mengintegrasikan seni bela diri ini ke dalam kurikulum muatan lokal di sekolah.

​“Ke depan, diharapkan ada guru-guru silat yang mendidik siswa di sekolah, sehingga anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang kuat, berani, serta sehat jasmani dan rohani,” kata Dimyati.

​Ia menambahkan, pendidikan karakter melalui silat akan melahirkan generasi yang memiliki kepekaan sosial tinggi. “Mereka akan punya jiwa sosial untuk menolong masyarakat, membantu teman, dan berani membela kebenaran,” pungkasnya.(Ls)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Gubernur Andra Soni Tekankan Pentingnya Pendidikan untuk Memutus Mata Rantai Kemiskinan
Andra Soni Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK untuk Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga
Delapan Hari Hilang Kontak, 8 Penumpang Speedboat di Selat Sunda Belum Ditemukan
Sertijab Polda Banten, Enam Pejabat Berganti Posisi
Polda Banten Bantu Polda Bengkulu Identifikasi Jenazah Diduga Korban KM Arupadhatu 1
Tinjau KEK ETKI Banten, Andra Soni Soroti Investasi Rp1,9 Triliun dan Serapan Kerja
Pencarian 8 Orang Hilang Diperpanjang, Gubernur Banten Minta Basarnas Terus Bergerak
Menaker Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Tenaga Kerja Nasional

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Gubernur Andra Soni Tekankan Pentingnya Pendidikan untuk Memutus Mata Rantai Kemiskinan

Rabu, 16 September 2026 - 08:07 WIB

Andra Soni Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK untuk Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga

Selasa, 15 September 2026 - 17:49 WIB

Delapan Hari Hilang Kontak, 8 Penumpang Speedboat di Selat Sunda Belum Ditemukan

Selasa, 15 September 2026 - 11:52 WIB

Sertijab Polda Banten, Enam Pejabat Berganti Posisi

Selasa, 15 September 2026 - 08:52 WIB

Polda Banten Bantu Polda Bengkulu Identifikasi Jenazah Diduga Korban KM Arupadhatu 1

Berita Terbaru

Yogyakarta

Yati Pesek Bongkar Rokok Ilegal, Warga Pondok Diajak Melawan

Kamis, 17 Sep 2026 - 08:21 WIB

Yogyakarta

SETIAFEST 2026 Gebrak Jogja, Talenta Difabel Siap Bikin Terpukau

Kamis, 17 Sep 2026 - 08:03 WIB