JOGIAOKE.COM, Yogyakarta — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengukuhkan ratusan lulusan pada hari pertama Wisuda Periode III Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Sportorium UMY, Rabu (8/4/2026). Momentum ini menegaskan pentingnya memadukan kompetensi akademik bertaraf global dengan kepekaan terhadap krisis kemanusiaan yang kian kompleks.
Rektor UMY, Achmad Nurmandi, menyampaikan bahwa di tengah era disrupsi, capaian gelar akademik tidak lagi memadai tanpa diimbangi tanggung jawab sosial. Hingga kini, UMY telah melahirkan lebih dari 80.000 alumni yang tersebar di berbagai sektor di dalam dan luar negeri.
“Dunia saat ini penuh tantangan dinamis. Alumni UMY tidak hanya dituntut sukses secara profesional, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Nurmandi dalam sambutannya.
Penegasan nilai inklusivitas juga tercermin dari kehadiran 12 wisudawan internasional yang berasal dari negara-negara dengan tantangan geopolitik, seperti Afghanistan, Sudan, Liberia, dan Gambia.
Salah satu wisudawan asal Afghanistan, Friba Deliu, menuturkan bahwa pendidikan menjadi pintu harapan bagi mahasiswa internasional. “Wisuda ini bukan akhir, melainkan awal kontribusi kami untuk dunia,” ujarnya.
Dari sisi capaian akademik, lulusan periode ini menunjukkan peningkatan kualitas. Selain memperoleh ijazah, para wisudawan juga mengantongi ratusan sertifikasi kompetensi profesional serta menghasilkan berbagai publikasi ilmiah selama masa studi. Hal ini mencerminkan daya saing lulusan UMY di tingkat nasional maupun global.
Perwakilan wisudawan, Fatma Qurrotunnada, mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan kerendahan hati setelah menyelesaikan pendidikan. “Kini saatnya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai Islami dan profesionalisme,” katanya.
Wisuda Periode III UMY tahun ini digelar selama dua hari dengan total 1.390 lulusan. Sebanyak 702 wisudawan mengikuti prosesi pada hari pertama, sementara 688 lainnya dijadwalkan diwisuda pada Kamis (9/4). (ihd)






