Tri Adhianto Dorong Budaya Siaga Bencana Sejak Dini melalui Simulator Gempa

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto secara resmi melaunching Ruang Simulator Gempa di kantor BPBD Kota Bekasi yang dihadiri siswa-siswi Tarsila Kelurahan Kranji.

Ruang simulator gempa ini berfungsi sebagai sarana pembelajaran untuk membangun kesiapan mental para siswa saat menghadapi situasi gempa bumi, khususnya ketika berada di dalam kelas atau ruangan. Melalui simulasi yang menyerupai kondisi nyata, para siswa dilatih untuk tetap tenang, memahami prosedur evakuasi, serta mengetahui langkah penyelamatan diri yang tepat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi menegaskan bahwa edukasi kebencanaan kini semakin diperluas.

“Edukasi di BPBD tidak hanya lagi sebatas penanganan bencana alam, tetapi menjadi pusat pembelajaran bagi siswa maupun warga agar memiliki kemampuan tanggap darurat saat terjadi bencana. Ini tentang membangun budaya siaga sejak dini,” ujar Tri Adhianto.

Ia menambahkan, setiap pekannya BPBD Kota Bekasi juga rutin memberikan edukasi tanggap darurat kepada anak-anak melalui kegiatan boating (latihan perahu) di danau sekitar kawasan Pemerintah Kota Bekasi. Kegiatan tersebut melatih keberanian, kekompakan, serta pemahaman dasar evakuasi di wilayah perairan.

“Sekarang kita sudah punya ruang simulator gempa. Ke depan, dalam rencana pengembangan, akan kita bangun juga fasilitas flying fox sebagai bagian dari pelatihan evakuasi dan peningkatan ketangkasan,” tambahnya.

Wali Kota berharap para siswa yang telah mengikuti simulasi dapat menjadi agen edukasi di lingkungan keluarga dan sekolah masing-masing.

“Setelah belajar di sini, anak-anak bisa menyampaikan kembali kepada keluarga dan teman-temannya bagaimana cara menghadapi gempa dengan benar. Pengetahuan ini harus menyebar luas,” tegasnya.

Dengan hadirnya Ruang Simulator Gempa serta program edukasi rutin lainnya, BPBD Kota Bekasi diharapkan menjadi pusat pembelajaranyang terfokuskan dalam membentuk anak anak dalam kenal kesiapsiagaan.(Ls)

Sumber : Diskominfostandi

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Menuju WBK dan WBBM, Kejari Bekasi Teken Komitmen Bersama
Pemkot Bekasi dan BMPS Bersinergi Wujudkan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Penanganan WC Helikopter Jadi Prioritas Capai Status ODF Kota Bekasi
Pemkot Bekasi Fokus Memperluas Jangkauan Transportasi Publik Melalui Layanan Trans Beken
Jembatan Kalimalang Diresmikan, Sinergi Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi Ditingkatkan
Bekasi Berkebaya Hadirkan Fashion Show Disabilitas, Tegaskan Nilai Kesetaraan dan Inklusivitas
Tri Adhianto: Transportasi Publik Jadi Fondasi Pembangunan Kota Bekasi

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:32 WIB

Tri Adhianto Dorong Budaya Siaga Bencana Sejak Dini melalui Simulator Gempa

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:09 WIB

Menuju WBK dan WBBM, Kejari Bekasi Teken Komitmen Bersama

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:25 WIB

Pemkot Bekasi dan BMPS Bersinergi Wujudkan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:51 WIB

Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kota Bekasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:46 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Penanganan WC Helikopter Jadi Prioritas Capai Status ODF Kota Bekasi

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB