Stok Aman, Harga Pangan di Yogya Naik Wajar pada Pekan Kedua Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Yogyakarta dan DIY memantau sejumlah pasar modern serta agen gas LPG, Jumat (27/2/2026). (Humas Pemkot)

Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Yogyakarta dan DIY memantau sejumlah pasar modern serta agen gas LPG, Jumat (27/2/2026). (Humas Pemkot)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Gelagat kenaikan harga kebutuhan pangan pokok mulai terasa di Kota Yogyakarta pada pekan kedua Ramadan 2026. Namun, lonjakan tersebut dipastikan masih dalam batas kewajaran dan belum mengganggu stabilitas pasokan.

 

Berita Terkait

Pemkot Yogyakarta dan Muhammadiyah Kolaborasi Kampung Tematik Brontokusuman
Madrasah Quran Ramadan Warnai Pembinaan ASN Pemkot Yogyakarta
Pemkot Yogyakarta Pastikan Mutu dan Keamanan Bahan Pangan Selama Ramadan
Pemkot Yogya Perkuat Talud Tiga Sungai Sepanjang 36 Kilometer, 30 Persen Masih Bertahap
Indeks Kepuasan Naik, AKIP Predikat A, Kinerja Pemkot Yogyakarta Menguat
Wamira Diluncurkan, Pemkot Yogyakarta Bangun Jejaring Warung Rakyat di 14 Kemantren
Stok Pangan Yogyakarta Aman hingga Lebaran 2026, Sejumlah Harga Mulai Merangkak Naik
Puasa Momentum Berbagi, Wawali Jogja Ajak Warga Perkuat Empati dan Kerukunan

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:36 WIB

Stok Aman, Harga Pangan di Yogya Naik Wajar pada Pekan Kedua Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:37 WIB

Pemkot Yogyakarta dan Muhammadiyah Kolaborasi Kampung Tematik Brontokusuman

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:20 WIB

Madrasah Quran Ramadan Warnai Pembinaan ASN Pemkot Yogyakarta

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:03 WIB

Pemkot Yogyakarta Pastikan Mutu dan Keamanan Bahan Pangan Selama Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:13 WIB

Pemkot Yogya Perkuat Talud Tiga Sungai Sepanjang 36 Kilometer, 30 Persen Masih Bertahap

Berita Terbaru