Stafsus Mendagri Soroti Pentingnya Pelayanan Dasar dalam Pembangunan Papua

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Timika — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua harus difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan peningkatan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP). Karena itu, pemerintah daerah (Pemda) di Tanah Papua diminta memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Hal tersebut disampaikan Staf Khusus (Stafsus) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Bidang Pemerintahan Desa dan Pembangunan Perbatasan Hoiruddin Hasibuan saat membuka Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua bertema “Penguatan Implementasi Kebijakan Otonomi Khusus Papua dalam Rangka Mewujudkan Papua yang Lebih Sejahtera” di Ballroom Hotel Horison, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (11/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Hasibuan membacakan sambutan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk. Ia mengatakan, forum tersebut menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi antarpemangku kepentingan dalam mengawal implementasi Otsus Papua.

“Forum koordinasi strategis ini merupakan wujud komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, dan menyamakan persepsi, serta membahas isu-isu strategis dan aktual terkait implementasi otonomi khusus Papua,” ujarnya.

Menurutnya, Otsus Papua merupakan instrumen strategis untuk memberikan afirmasi, perlindungan, dan pemberdayaan bagi OAP. Namun demikian, pembangunan di Papua masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi geografis dan keterisolasian wilayah hingga keterbatasan akses pelayanan dasar.

“Masih terdapat persoalan kemiskinan, pemerataan, … dan keterbatasan akses pelayanan dasar [yang] masih menjadi pekerjaan rumah dan perhatian kita bersama,” katanya.

Karena itu, Hasibuan meminta Pemda lebih cermat menentukan prioritas pembangunan, terutama di tengah efisiensi anggaran. Ia menegaskan, setiap program dan penganggaran harus difokuskan pada kebutuhan riil masyarakat agar berdampak langsung terhadap kesejahteraan OAP.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik dalam pelaksanaan Otsus. Menurutnya, pengelolaan dana Otsus harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pengelolaan sumber daya, termasuk dana Otonomi Khusus harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Terakhir, Hasibuan mengajak seluruh unsur Pemda di Tanah Papua untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung keberhasilan implementasi Otsus Papua.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kemendagri Dorong Verifikasi Data Kependudukan Berbasis Digital dan Elektronik
Wamendagri Akhmad Wiyagus Sebut Kasus OTT Jadi Alarm Pentingnya Pencegahan Korupsi Sejak Dini
Bantuan Stimulan Ekonomi Dorong Kebangkitan UMKM Pascabencana
Diklatda HIPMI Jabar, Wamendagri Bima Arya Tekankan Era Co-Creation dengan Pemda
Wamendagri Akhmad Wiyagus: Kendari Kini Jadi Sorotan Asia-Pasifik Lewat UCLG ASPAC 2026
Huntara Tak Sekadar Tempat Tinggal, Jadi Ruang Pemulihan Ekonomi Penyintas
Satgas PRR dan TNI AD Kolaborasi Revitalisasi Ribuan Sekolah di Aceh hingga Sumbar
Wamendagri Akhmad Wiyagus Tekankan Pentingnya Tata Kelola Lokal untuk Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:40 WIB

Stafsus Mendagri Soroti Pentingnya Pelayanan Dasar dalam Pembangunan Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:39 WIB

Wamendagri Akhmad Wiyagus Sebut Kasus OTT Jadi Alarm Pentingnya Pencegahan Korupsi Sejak Dini

Senin, 11 Mei 2026 - 08:31 WIB

Bantuan Stimulan Ekonomi Dorong Kebangkitan UMKM Pascabencana

Senin, 11 Mei 2026 - 08:25 WIB

Diklatda HIPMI Jabar, Wamendagri Bima Arya Tekankan Era Co-Creation dengan Pemda

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:13 WIB

Wamendagri Akhmad Wiyagus: Kendari Kini Jadi Sorotan Asia-Pasifik Lewat UCLG ASPAC 2026

Berita Terbaru

Jakarta

Samuel Wattimena Gagas Buku Fesyen Indonesia Lintas Generasi

Senin, 11 Mei 2026 - 16:53 WIB