Sertifikasi Kompetensi PSM Didorong untuk Perkuat Layanan Kesejahteraan Sosial

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Pandeglang – Dinas Sosial Provinsi Banten menggelar pembinaan dan sertifikasi bagi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) sebagai upaya meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta sinergi para pekerja sosial dalam menangani berbagai persoalan sosial di tingkat kecamatan, kelurahan hingga desa.

Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi PSM tersebut berlangsung di Aula Rapat Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, Kamis (23/4/2026), dan diikuti 50 peserta PSM dari Kabupaten Pandeglang dan Lebak.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Provinsi Banten, Hj Linda, mengatakan peningkatan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan layanan tersebut.

Menurutnya, sertifikasi kompetensi menjadi langkah penting untuk memastikan praktik pekerjaan sosial berjalan profesional, terencana, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Pekerja Sosial Masyarakat merupakan penyelenggara kesejahteraan sosial yang berperan langsung di lapangan, sehingga kompetensi mereka perlu diukur melalui sertifikasi agar layanan yang diberikan benar-benar sesuai standar nasional,” ujar Linda.

Ia menjelaskan, berdasarkan fokus pembinaan 2025–2026, kegiatan ini diarahkan pada peningkatan kualitas data lapangan serta penguatan penanganan masalah sosial di tingkat lokal.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Kabupaten Pandeglang, Tata Wijaya, menegaskan sertifikasi kompetensi memiliki dua tujuan utama, yakni memastikan para penyelenggara kesejahteraan sosial memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional sesuai standar yang ditetapkan, serta menjadi bentuk pengakuan resmi atas kemampuan kerja mereka.

“Sertifikasi kompetensi diperlukan untuk memastikan PSM memiliki kapasitas yang sesuai standar, sekaligus menjadi pengakuan resmi yang dapat mendukung pengembangan karier dan meningkatkan profesionalisme dalam praktik pelayanan sosial,” kata Tata Wijaya.

Menurutnya, keberadaan PSM yang kompeten akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kredibilitas relawan maupun tenaga kesejahteraan sosial di lapangan.

Ia berharap melalui pembinaan dan sertifikasi ini, para PSM mampu semakin optimal menjalankan peran sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin Dinas Sosial Provinsi Banten yang terus digelar di berbagai daerah sebagai bagian dari penguatan kapasitas SDM kesejahteraan sosial di Provinsi Banten. (Denni)

Berita Terkait

Kadisdik Buka O2SN 2026, Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Karakter Pelajar
Kadisdik Buka O2SN 2026, Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Karakter Pelajar
Pengamanan Hari Buruh, Polda Banten Lakukan Pengecekan Bus Operasional
FGD HUT IKAHI ke-73 Perkuat Koordinasi Penegakan Hukum di Kabupaten Pandeglang
Dekranasda Banten Dorong Kolaborasi Lintas Daerah untuk Tingkatkan Produktivitas UMKM
Seminar KOPRI Pandeglang Soroti Peran Perempuan di Tengah Tantangan Zaman
Perselisihan Sewa Mobil Berakhir Tragis, 14 Pelaku Penganiayaan Ditangkap
Deden Apriandi: Bank Banten Instrumen Strategis Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:03 WIB

Kadisdik Buka O2SN 2026, Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Karakter Pelajar

Rabu, 29 April 2026 - 13:55 WIB

Pengamanan Hari Buruh, Polda Banten Lakukan Pengecekan Bus Operasional

Rabu, 29 April 2026 - 12:08 WIB

FGD HUT IKAHI ke-73 Perkuat Koordinasi Penegakan Hukum di Kabupaten Pandeglang

Rabu, 29 April 2026 - 09:10 WIB

Dekranasda Banten Dorong Kolaborasi Lintas Daerah untuk Tingkatkan Produktivitas UMKM

Rabu, 29 April 2026 - 08:47 WIB

Seminar KOPRI Pandeglang Soroti Peran Perempuan di Tengah Tantangan Zaman

Berita Terbaru