Sekolah Lansia Ginastel Bantul Wisuda 133 Peserta, Wujud Penuaan Bermartabat

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Bantul – Sekolah Terpadu Lansia GINASTEL (Gigi Sehat Badan Kuat dengan Sekolah Terpadu Lansia) kembali mewisuda 133 lansia dari tiga standar pendidikan, yakni standar 1, standar 2, dan standar 3.

‎Program yang berada di bawah koordinasi Puskesmas Imogiri 1, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul ini menjadi inovasi pemberdayaan lansia melalui pendidikan dan edukasi kesehatan yang dikemas secara menyenangkan.

‎“Sekolah lansia ini kami rancang agar para lansia tetap merasa bahagia, sehat, dan produktif di usia senja,” ujar Founder Ginastel, drg Prasasti Bintarum.

‎Prasasti menjelaskan, Ginastel mengedepankan pembelajaran komprehensif yang mencakup upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif serta terintegrasi dengan kegiatan posyandu lansia.

‎Hingga kini, jumlah peserta sekolah lansia Ginastel telah mencapai 460 orang yang tersebar di lima kelompok pembelajaran, yakni Bendo, Nogosari 2, Bandungan, Kanoman, dan Tegaljoyo.

‎“Untuk wisuda kali ini, terdapat 10 peserta standar 1, 113 peserta standar 2, dan 10 peserta standar 3,” katanya.

‎Ia menambahkan, inovasi tersebut telah mengantarkannya meraih penghargaan tenaga medis inovatif teladan tingkat nasional.

‎Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta mengapresiasi tinggi keberhasilan Sekolah Terpadu Lansia Ginastel.

‎Menurutnya, program ini mampu menghadirkan kebahagiaan bagi lansia sehingga berdampak langsung pada kesehatan dan peningkatan angka harapan hidup.



‎“Ini sangat luar biasa dan pantas kita beri apresiasi karena memberi semangat kepada seluruh lansia di Kabupaten Bantul,” ujar Aris.

‎Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bantul berharap seluruh puskesmas dapat mengembangkan program serupa.

‎“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya dan berharap inovasi ini bisa direplikasi di wilayah lain,” imbuhnya.

‎Para peserta lansia pun mengaku bahagia mengikuti seluruh proses pembelajaran.

‎Mereka merasa tetap memiliki ruang untuk belajar, bersosialisasi, dan memperoleh edukasi kesehatan sesuai kebutuhan usia lanjut.

‎Selain itu, Sekolah Terpadu Lansia Ginastel juga menjalin kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FKG UMY).

‎“FKG UMY siap menerjunkan mahasiswa untuk memberikan edukasi serta pendampingan perawatan dan kesehatan gigi bagi para lansia,” kata Prasasti.

‎Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat kualitas hidup lansia di Kabupaten Bantul.(*)

Berita Terkait

Pengusaha Rokok Bangun Masjid Kenang Istri Tewas Kecelakaan Tragis
Baliho APBKal Condongcatur Dibuka Transparan, Warga Diajak Awasi Anggaran
Hackdays Kartini Buka Peluang Perempuan Kuasai Industri Game Nasional
Syawalan Loman Park Tegaskan Posisi sebagai Hotel Berbasis Relasi dan Komunitas
Kartini Plays Hackdays Dorong Perempuan Muda Kuasai Industri Game
UMY Genjot Edukasi Perawatan Bayi dan Nutrisi Warga
‎Anak PAUD Serbu Kantor Kalurahan, Belajar Budaya dan Literasi
Wamen Ekraf Blusukan Sleman, Kampung Kumuh Disulap Jadi Ekraf Unggulan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 16:39 WIB

Baliho APBKal Condongcatur Dibuka Transparan, Warga Diajak Awasi Anggaran

Jumat, 17 April 2026 - 14:37 WIB

Hackdays Kartini Buka Peluang Perempuan Kuasai Industri Game Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 14:28 WIB

Syawalan Loman Park Tegaskan Posisi sebagai Hotel Berbasis Relasi dan Komunitas

Jumat, 17 April 2026 - 13:17 WIB

Kartini Plays Hackdays Dorong Perempuan Muda Kuasai Industri Game

Jumat, 17 April 2026 - 08:11 WIB

UMY Genjot Edukasi Perawatan Bayi dan Nutrisi Warga

Berita Terbaru