Rembug Stunting 2026, Condongcatur Susun Strategi Percepatan Penurunan Stunting

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, ‎SLEMAN – Pemerintah Kalurahan Condongcatur menggelar Rembug Stunting Tahun 2026 di Ruang Wacana Loka, Rabu (8/7/2026).

Forum ini menjadi langkah strategis mengevaluasi program sekaligus menyusun percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

“Rembug Stunting menjadi media pelaporan, evaluasi, dan koordinasi untuk menentukan langkah strategis penanganan stunting,” ujar Kamituwa Condongcatur, Al Thouvik Sofisalam.

Al Thouvik menegaskan keterbatasan anggaran akibat pengurangan Dana Desa tidak akan mengurangi komitmen pemerintah kalurahan menjalankan program prioritas.

“Program Pemberian Makanan Tambahan tetap kami laksanakan. Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi semangat dalam menurunkan stunting,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat aktif mencegah stunting sejak tingkat keluarga hingga padukuhan.

“Stunting bukan hanya tanggung jawab keluarga yang memiliki anak stunting, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Mari manfaatkan setiap forum masyarakat untuk terus menyosialisasikan pencegahan stunting,” katanya.

Plt. Lurah Condongcatur, Budi Arto, menegaskan pemerintah kalurahan akan terus memperkuat Posyandu, pemberdayaan kader kesehatan, edukasi keluarga, serta sinergi dengan berbagai lembaga.

“Kami berharap tidak ada lagi anak-anak yang kehilangan kesempatan tumbuh optimal karena kurangnya perhatian terhadap gizi dan kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Manfaatkan Posyandu secara rutin, lengkapi imunisasi, berikan ASI eksklusif, dan terapkan pola hidup bersih demi mencetak generasi Condongcatur yang sehat, cerdas, dan berkualitas.”

Nutrisionis Penyelia Puskesmas Depok II, Winariyanti, menjelaskan stunting dipengaruhi banyak faktor, mulai dari gizi, pola asuh, kesehatan ibu hingga sanitasi lingkungan.

Menurutnya, pencegahan harus dimulai sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan melalui pemenuhan gizi ibu hamil, ASI eksklusif, MPASI tepat, imunisasi lengkap, serta pendampingan keluarga.

Sementara Koordinator PLKB Depok, Siti Juwariyah, menekankan pentingnya Program DASHAT, pendampingan keluarga, dan intervensi sensitif agar keluarga berisiko memperoleh layanan yang tepat.

Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Depok, Fransiskus Suhyadi, mengapresiasi dedikasi seluruh kader kesehatan, TP PKK, TP Posyandu, dan Tim Pendamping Keluarga.

“Keberhasilan menurunkan angka stunting merupakan tanggung jawab bersama. Mari terus memperkuat kolaborasi agar angka stunting di Kalurahan Condongcatur semakin ditekan,” ujarnya.

Rembug Stunting 2026 ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai simbol komitmen bersama mewujudkan Condongcatur bebas stunting menuju Generasi Emas Indonesia 2045. (ady)

Berita Terkait

Ribuan Fans Sepak Bola Meriahkan Nobar Semifinal Piala Dunia di Teras Malioboro
INACRAFT 2026 Dibuka Sultan, Kriya Jogja Bidik Ekspor dan Pasar Dunia
Pakar Intelijen Beberkan Strategi Indonesia Menghadapi Geopolitik Global
AKSARA 2026 Jadi Ajang Berbagi Strategi Menjuarai Sayembara Arsitektur Nasional
Viral di Media Sosial, Bayi MBG Subianto Banjir Simpati Warganet
Laporan WMO Prediksi Dunia Hadapi Rekor Suhu Baru pada 2026–2030
Promosikan Pariwisata dan Budaya, Komunitas Kain Kebaya Indonesia Sambangi Candi Barong
Color Water Run 2 Siap Mengguncang Jogja dengan Festival Lari Penuh Warna

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:31 WIB

Ribuan Fans Sepak Bola Meriahkan Nobar Semifinal Piala Dunia di Teras Malioboro

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:08 WIB

INACRAFT 2026 Dibuka Sultan, Kriya Jogja Bidik Ekspor dan Pasar Dunia

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:36 WIB

Pakar Intelijen Beberkan Strategi Indonesia Menghadapi Geopolitik Global

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:38 WIB

AKSARA 2026 Jadi Ajang Berbagi Strategi Menjuarai Sayembara Arsitektur Nasional

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:31 WIB

Viral di Media Sosial, Bayi MBG Subianto Banjir Simpati Warganet

Berita Terbaru