Rapat Koordinasi Optimalisasi Aset, Gubernur Lampung Arahkan OPD Tingkatkan Kinerja dan Inovasi

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung mendorong optimalisasi aset daerah dan inovasi layanan sebagai strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah keterbatasan fiskal.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat memimpin Rapat Koordinasi Optimalisasi Aset, Inovasi Layanan dan Jasa, serta Inovasi Kerja Sama di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (5/2/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya peningkatan kinerja aparatur pemerintah daerah melalui pelaksanaan tugas yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab sesuai amanah yang diemban.

Ia mengimbau seluruh jajaran OPD untuk terus berupaya menjadi institusi yang unggul serta mampu memberikan teladan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

“Setiap aparatur harus bekerja secara optimal, menjunjung tinggi nilai profesionalisme, serta melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab,” ujar Gubernur Mirza.

Selain peningkatan kinerja aparatur, Gubernur juga menyoroti pentingnya pemetaan dan optimalisasi potensi yang dimiliki setiap OPD dan wilayah kerja. Menurutnya, pengelolaan aset, inovasi layanan, serta peluang kerja sama harus dianalisis secara komprehensif agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Setiap dinas memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Saya berharap seluruh kepala OPD aktif menggali dan mengelola potensi tersebut secara maksimal demi meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan Provinsi Lampung,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengungkapkan bahwa total aset daerah yang dimiliki Pemerintah Provinsi Lampung saat ini ditaksir mencapai sekitar Rp19 triliun dengan jumlah lebih dari 6.000 unit atau bidang.

Ia menyampaikan bahwa pemanfaatan aset tidak lagi hanya mengandalkan skema sewa konvensional, melainkan diarahkan pada pola kerja sama pemanfaatan dan kemitraan strategis yang memiliki nilai tambah ekonomi lebih tinggi.

“Aset kita hampir mencapai Rp19 triliun. Di tengah keterbatasan APBD, optimalisasi aset menjadi solusi kunci untuk meningkatkan pendapatan daerah,” ujarnya.(Ls)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Lestarikan Warisan Leluhur, Ketua TP PKK Lampung Dorong Pemuda Kenalkan Budaya Daerah
Peredaran Narkotika Lewat Vape Jadi Perhatian, Pemprov Lampung Siapkan Langkah Pencegahan
Sinergi Pemprov, TNI-Polri, dan Pemkab-Pemkot Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya
Waspada Modus Vape Narkoba: Lampung Tegaskan Perang Lawan Narkotika Lewat Pemusnahan 4.364 Cartridge
Cegah Titik Api Baru, Gubernur Lampung Perkuat Mitigasi Karhutla
Rahmat Mirzani Djausal Tekankan Mitigasi untuk Cegah Karhutla Berulang
Wujudkan Lampung Lestari, DLH Perkuat Pembinaan Sekolah Berbudaya Lingkungan
Selaraskan PSN dengan Program Daerah, Lampung Bidik Pengentasan Kemiskinan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Lestarikan Warisan Leluhur, Ketua TP PKK Lampung Dorong Pemuda Kenalkan Budaya Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Peredaran Narkotika Lewat Vape Jadi Perhatian, Pemprov Lampung Siapkan Langkah Pencegahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Sinergi Pemprov, TNI-Polri, dan Pemkab-Pemkot Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Waspada Modus Vape Narkoba: Lampung Tegaskan Perang Lawan Narkotika Lewat Pemusnahan 4.364 Cartridge

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Cegah Titik Api Baru, Gubernur Lampung Perkuat Mitigasi Karhutla

Berita Terbaru

Yogyakarta

Pemkab Sleman Guyur Rp125 Juta untuk Atlet Pelajar Berprestasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:16 WIB

Yogyakarta

UWM dan DP3AP2 DIY Bongkar Bahaya Kekerasan Berbasis Gender

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:56 WIB