Ramadhan Tempoe Doeloe di Kaliurang, Sajikan 150 Menu Nusantara dan Akses Suraloka Zoo

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Sleman – Ramadhan tak lagi sekadar soal menu berbuka, tetapi tentang pengalaman yang membekas.

Griya Persada Convention Hotel & Resort Kaliurang mencoba membaca perubahan itu lewat program “Ramadhan Tempoe Doeloe”.

Di tengah udara sejuk lereng Merapi, hotel ini menghadirkan lebih dari 150 varian menu Nusantara yang dibalut konsep nostalgia.

“Kami ingin menghadirkan suasana hangat kebersamaan dengan nuansa Ramadhan tempo dulu,” ujar General Manager Griya Persada, Emy Widiyastuti.

Berbeda dari paket bukber pada umumnya, setiap tamu tak hanya menikmati hidangan sepuasnya, tetapi juga memperoleh tiket masuk Suraloka Interactive Zoo dalam satu kawasan.

Bahkan, pengunjung bisa merasakan pengalaman memberi makan satwa.

“Keunikan tahun ini, setiap tamu otomatis mendapatkan akses ke Suraloka Interactive Zoo. Jadi berbuka puasa bukan hanya soal makan, tetapi tentang pengalaman keluarga yang lengkap,” tegas Emy.

Dari sudut pandang keluarga urban, program ini seperti menjawab kebutuhan akan quality time yang kian langka.

Anak-anak bisa menikmati kebun binatang, sementara orang tua bersantai menikmati suasana Kaliurang.

Digital Marketing Manager Griya Persada, Panggah Rahmad Nugroho, menyebut konsep outdoor menjadi pembeda utama.

“Ngabuburit di kebun binatang dengan udara sejuk, api unggun, live music, hingga Kampoeng dolanan jadul menciptakan momen yang seru sekaligus instagramable,” jelasnya.

Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau untuk paket terintegrasi.

Early Bird dibanderol Rp99.000 nett per orang, sementara harga normal Rp119.000 nett. Ada pula promo Beli 10 Gratis 1 untuk reservasi grup.

“Kami ingin Ramadhan ini bisa dinikmati semua kalangan, bukan hanya eksklusif bagi segmen tertentu,” kata Panggah.

Ia menambahkan, live music harian, photobox, door prize, hingga area api unggun disiapkan untuk memperkaya suasana.

Pada akhirnya, “Ramadhan Tempoe Doeloe” bukan semata strategi pemasaran musiman.

Ia seperti upaya menghadirkan kembali memori kolektif tentang kebersamaan yang hangat, di tengah gaya hidup modern yang serba cepat.

“Kami berharap setiap tamu pulang membawa kenangan, bukan hanya rasa kenyang,” pungkas Emy.

Di Kaliurang, Ramadhan tahun ini terasa lebih hidup—antara nostalgia, alam, dan pengalaman yang menyatu.(waw)

Berita Terkait

Valentine Jadi Momentum Mencintai Diri Sendiri Lewat Pola Hidup Sehat
Tujuh Hari Perayaan Budaya, PBTY XXI 2026 Perluas Ruang Interaksi Kebhinekaan
Program “Ramadhan Tempoe Doeloe”, Alternatif Bukber Keluarga di Sejuknya Kaliurang
ROTR ’26 Perebutkan Piala Wawali dan Sajikan Rally Presisi dan Aksi Sosial
Chinese New Year Dinner 2026, Royal Ambarrukmo Suguhkan Sajian dan Atraksi Spektakuler
‎Hari Kacang Sedunia, Profesor UWM Serukan Revolusi Pangan
‎PBTY XXI 2026 Tegaskan Toleransi, Dongkrak Ekonomi Jogja
Rayakan Imlek 2026, GRAMM Hotel by Ambarrukmo Sajikan Hidangan Oriental Autentik

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:40 WIB

Valentine Jadi Momentum Mencintai Diri Sendiri Lewat Pola Hidup Sehat

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:18 WIB

Tujuh Hari Perayaan Budaya, PBTY XXI 2026 Perluas Ruang Interaksi Kebhinekaan

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:57 WIB

Program “Ramadhan Tempoe Doeloe”, Alternatif Bukber Keluarga di Sejuknya Kaliurang

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:21 WIB

ROTR ’26 Perebutkan Piala Wawali dan Sajikan Rally Presisi dan Aksi Sosial

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:02 WIB

Chinese New Year Dinner 2026, Royal Ambarrukmo Suguhkan Sajian dan Atraksi Spektakuler

Berita Terbaru