Rakor MBG Provinsi Lampung Bahas Pencegahan dan Penanganan Keracunan Makanan

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi terkait Keamanan Pangan, Penanganan dan Pencegahan Keracunan Makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diikuti oleh Pemerintah Kabupaten/Kota secara virtual se-Provinsi Lampung, pada Rabu (10/09/2025).

Rakor ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, sebagai langkah bersama memperkuat implementasi program MBG di daerah.

Dalam arahannya, Wagub Jihan menyampaikan bahwa rakor ini menjadi agenda penting sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai percepatan pelaksanaan Program MBG.

Selain itu, rapat juga dimaksudkan untuk mengevaluasi dinamika yang terjadi di lapangan, khususnya terkait kasus keracunan makanan di sejumlah daerah.

“Agenda ini sangat penting, karena sesuai arahan Bapak Presiden tentang percepatan pelaksanaan Program MBG. Namun, dalam perjalanannya masih ada dinamika di beberapa lokasi SPPG yang perlu segera dievaluasi,” tegasnya.

Wagub Jihan berpendapat meski kasus keracunan yang sempat terjadi tidak berstatus sebagai kejadian luar biasa, namun hal tersebut menjadi perhatian serius pemerintah.

Untuk itu, Pemprov Lampung menekankan agar setiap kabupaten/kota segera memperkuat pengawasan pangan mulai dari distribusi, proses penyajian, higienitas, hingga rantai penyimpanan bahan baku.

Lebih lanjut, Wagub Jihan menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG bukan hanya diukur dari capaian jumlah penerima, tetapi juga dari jaminan kualitas dan keamanan pangan yang disalurkan.

Ia menyebut pemerintah menargetkan tidak ada lagi kasus keracunan yang mencoreng kredibilitas program nasional ini.

“Kita menargetkan zero accident atau nol kasus keracunan dalam program MBG. Jangan sampai program makan bergizi gratis yang mulia ini justru berubah menjadi makan beracun,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung sekaligus Ketua Pelaksana Satgas MBG Saipul juga menekankan pentingnya peran aktif Satgas di kabupaten/kota untuk memastikan keamanan pangan.

Ia menyampaikan bahwa beberapa kejadian luar biasa (KLB) keracunan telah terjadi di Bandar Lampung, Metro dan Lampung Utara, dan sudah ditindaklanjuti bersama Balai Besar POM serta dinas terkait.

“Kita harus aktif melakukan pengawasan, mulai dari rantai pasok, pengolahan, penyajian, hingga distribusi makanan. Jangan menunggu laporan, tetapi harus proaktif berkoordinasi dengan SPPI dan pihak sekolah. Karena ini menyangkut siswa kita, warga kita sendiri. Kalau terjadi keracunan, dampaknya bisa sangat besar, apalagi bila menimpa anak-anak atau ibu hamil,” jelasnya.

Saipul juga menegaskan pentingnya keberanian daerah dalam mengambil tindakan tegas, termasuk menghentikan sementara layanan dapur SPPI yang bermasalah, hingga dipastikan kembali layak beroperasi oleh Dinas Kesehatan atau instansi berwenang.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pelatihan penjamah makanan, variasi menu harian yang sesuai standar gizi, serta perhatian khusus pada wilayah 3T yang memiliki tantangan distribusi lebih besar.

“Ini program pusat, tapi penerimanya adalah warga kita sendiri. Karena itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengawasi dan memastikan keamanan pangan. Mari kita jalankan tugas ini dengan serius, agar tidak ada lagi kasus keterlambatan distribusi maupun keracunan,” tambahnya.

Melalui rapat ini, Pemprov Lampung berharap seluruh Satgas MBG dapat memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan pengawasan pangan, serta mempercepat penyelesaian pendataan di daerah, sehingga implementasi Program MBG berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.(Nad)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Lampung Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Distribusi BBM dan LPG di Akhir Tahun 2025
Pemprov Lampung Tekankan Pembangunan Seimbang: MTQ 2025 Jadi Ruang Penguatan Akhlak dan Spiritualitas
Pemerintah Lampung Tingkatkan Akuntabilitas Publik, 464 Badan Publik Ikuti Monev Keterbukaan Informasi 2025
Ketua TP PKK: KICI Mitra Strategis Pemerintah dalam Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga
Peringati Hari Ibu ke-97, DWP Lampung Gelar Seminar Kepemimpinan Perempuan “Women In Charge”
Lampung Terancam Banjir Bandang dan Longsor akibat Dugaan Pembalakan Liar Sistematis
Rakor Kemendagri Bahas Inflasi dan Inventarisasi Jembatan Pejalan Kaki di Seluruh Indonesia
Instruksi Gubernur Lampung: Waspada Triple Planetary Crisis, Percepat KNMP, dan Galang Kepedulian ASN

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 15:22 WIB

Lampung Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Distribusi BBM dan LPG di Akhir Tahun 2025

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:42 WIB

Pemprov Lampung Tekankan Pembangunan Seimbang: MTQ 2025 Jadi Ruang Penguatan Akhlak dan Spiritualitas

Senin, 8 Desember 2025 - 15:39 WIB

Pemerintah Lampung Tingkatkan Akuntabilitas Publik, 464 Badan Publik Ikuti Monev Keterbukaan Informasi 2025

Senin, 8 Desember 2025 - 15:36 WIB

Ketua TP PKK: KICI Mitra Strategis Pemerintah dalam Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

Senin, 8 Desember 2025 - 15:23 WIB

Peringati Hari Ibu ke-97, DWP Lampung Gelar Seminar Kepemimpinan Perempuan “Women In Charge”

Berita Terbaru