Rakor Inflasi Tekankan Kolaborasi Daerah, Lampung Didorong Perkuat Distribusi Pangan

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung — Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual di Ruang Command Center, Senin (19/8/2025).

Rapat ke-130 tersebut dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir. Ia menekankan pentingnya setiap narasumber menyampaikan poin strategis yang bisa segera ditindaklanjuti untuk menekan inflasi di daerah.

Deputi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono, memaparkan bahwa inflasi nasional pada Juli 2025 tercatat sebesar 2,37% (year on year), naik dibandingkan Juni yang sebesar 1,87%. Komoditas utama penyumbang inflasi adalah beras (0,15%), bawang merah (0,10%), tomat (0,08%), dan cabai rawit (0,08%).

Beras tercatat menyumbang inflasi selama tiga bulan berturut-turut (Mei–Juli 2025). Karena itu, pemerintah diminta mewaspadai tren kenaikan harga beras agar tidak memberi andil lebih besar pada inflasi. Sebaliknya, bawang putih justru menjadi komoditas penyumbang deflasi.

Berdasarkan data SP2KP hingga 15 Agustus 2025, tercatat 14 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), 22 provinsi turun, dan 2 provinsi relatif stabil. Lampung termasuk daerah dengan penurunan IPH sebesar -0,06%, didorong turunnya harga bawang putih, cabai rawit, dan cabai merah.

Harga beras di Lampung masih menunjukkan tren kenaikan. Rata-rata harga beras medium mencapai Rp14.012 per kilogram (naik 1,15% dibanding Juli), sementara beras premium Rp15.435 (naik 0,82%). Minyak goreng kemasan merek Minyakita juga turun tipis 0,02%, namun masih di atas harga eceran tertinggi (HET). Di Kota Metro, harga Minyakita tercatat Rp15.500 per liter.

Sementara itu, harga cabai rawit turun signifikan pada minggu kedua Agustus sebesar 16,76% dibanding Juli. Cabai merah juga turun tipis 0,03%. Sebaliknya, bawang merah naik tajam 14,57%, telur ayam ras naik 0,47%, dan daging ayam ras turun 0,33%.

Dari sisi ketersediaan, Kepala Divisi Perencanaan Pelayanan Publik Perum Bulog, Rini Andrida, melaporkan realisasi penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) periode Juli–Desember 2025 mencapai 38,8 juta ton. Penyaluran minyak goreng Minyakita juga sudah mencapai 93% per 15 Agustus. Namun, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir mengingatkan agar distribusi beras SPHP lebih merata ke pasar tradisional, karena harga di pasar tersebut masih relatif tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Menteri Bidang Investasi Pertanian, Suwandi, menyoroti harga jagung yang masih berfluktuasi akibat disparitas distribusi antara produsen dan peternak. Lampung tercatat sebagai salah satu dari lima daerah dengan luas panen jagung terbesar nasional, yakni 31.738 hektare pada Agustus 2025. Harga rata-rata jagung kering panen per 17 Agustus mencapai Rp5.249 per kilogram.

Selain isu pangan, Dirjen Perumahan Pedesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dr. Imran, juga menyampaikan progres program pembangunan 3 juta rumah. Ia mengapresiasi pencapaian pemerintah daerah dalam menerbitkan 100% Perkada PBG dan BPHTB. Kabupaten Lampung Selatan masuk peringkat kedua nasional dalam penerbitan dokumen PBG di wilayah pesisir (1.760 dokumen), sedangkan Kota Bandar Lampung menempati urutan ke-14 untuk wilayah perkotaan (505 dokumen).

Imran juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah, antara lain memperkuat layanan pengaduan konsumen perumahan, mengalokasikan bantuan rumah layak huni dalam APBD maupun APBDes, serta membebaskan bea PBG dan BPHTB bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).(Nad)

Sumber: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Transformasi Ekonomi melalui Hilirisasi
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menurun, Badan Geologi Turunkan Status ke Level II Waspada
Pemprov Lampung Perkuat Transformasi Samsat, Hadirkan Pelayanan Pajak Kendaraan yang Mudah dan Transparan
Apel Hari Pramuka ke-65, Gubernur Mirza Dorong Pramuka Perkuat Karakter Dukung Pembangunan Daerah
Pemprrov Lampung Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, ASN Diminta Jadi Teladan
Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Sukseskan PSN 3 Juta Rumah
Dukung PSN 3 Juta Rumah, Pemprov Lampung Percepat Program Perumahan Rakyat
Wagub Jihan Nurlela Dorong Produk Unggulan Desa Lampung Berorientasi Ekspor

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:06 WIB

Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Transformasi Ekonomi melalui Hilirisasi

Selasa, 22 September 2026 - 14:27 WIB

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menurun, Badan Geologi Turunkan Status ke Level II Waspada

Selasa, 22 September 2026 - 13:54 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Transformasi Samsat, Hadirkan Pelayanan Pajak Kendaraan yang Mudah dan Transparan

Selasa, 22 September 2026 - 09:23 WIB

Apel Hari Pramuka ke-65, Gubernur Mirza Dorong Pramuka Perkuat Karakter Dukung Pembangunan Daerah

Senin, 21 September 2026 - 13:59 WIB

Pemprrov Lampung Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, ASN Diminta Jadi Teladan

Berita Terbaru

Rangkaian dokumentasi kegiatan Jam Belajar Masyarakat (JBM) Kelurahan Tahunan, mulai dari penyerahan bantuan meja belajar lipat, suasana anak-anak belajar bersama, hingga momen kebersamaan usai kegiatan berlangsung.

Yogyakarta

Lurah Tahunan Dorong JBM Bangun Kebiasaan Belajar Anak

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:30 WIB