JOGJAOKE.COM, Bantul— PSIM Yogyakarta memetik kemenangan penting atas Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (22/11/2025). Gol tunggal Rahmatshoh Rahmatzoda pada menit ke-38 menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat itu.
Sejak sepak mula, Laskar Mataram tampil dominan dengan tempo tinggi. Peluang pertama hadir pada menit ke-4 melalui Nermin Haljeta yang menyambar umpan Norberto Ezequiel Vidal. Namun, bola masih dapat ditepis kiper Aqil Savik. Tekanan PSIM berlanjut 12 menit kemudian lewat aksi individu Rio Hardiawan, tetapi lagi-lagi Aqil menjadi tembok terakhir yang sulit ditembus.
Upaya PSIM membongkar pertahanan Bhayangkara hampir membuahkan hasil saat sepakan jarak jauh Jose Pedro Magalhaes Valente menghantam mistar gawang pada menit ke-34. Empat menit berselang, kebuntuan pecah. Umpan matang Fahreza Sudin diselesaikan Rahmatshoh dengan tendangan mendatar akurat, membawa PSIM unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara meningkatkan intensitas serangan. Peluang Ilija Spasojevic pada menit ke-67 memaksa kiper PSIM Cahya Supriadi melakukan penyelamatan penting. Cahya kembali menunjukkan refleks cepat ketika menepis tembakan keras Sani Rizky, memastikan keunggulan PSIM tetap terjaga.
PSIM memilih fokus menjaga struktur pertahanan dan sesekali membangun serangan balik. Bhayangkara yang terus menekan tidak mampu memecah kebuntuan hingga peluit akhir berbunyi.
Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel menilai anak asuhnya tampil solid terutama pada paruh pertama. “Kami mengontrol permainan dan menciptakan peluang. Babak kedua memang lebih berat karena lawan lebih agresif, tetapi tim bertahan dengan baik,” ujarnya.
Van Gastel juga memuji performa Cahya Supriadi yang dinilainya tampil lebih konsisten ketimbang laga sebelumnya. “Cahya hari ini luar biasa. Banyak peluang sulit yang berhasil ia blok,” katanya.
Di kubu seberang, Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster mengakui bahwa timnya sudah menjalankan rencana permainan. “Babak kedua pemain sudah tekan habis. Kami menciptakan peluang, tetapi kiper PSIM menjadi pemain terbaik mereka hari ini,” ujarnya.
Kemenangan ini memperkokoh posisi PSIM di papan tengah dan menjadi modal momentum positif menuju laga berikutnya. (ihd)






