Polda Banten Ajak Guru dan Siswa Perkuat Deteksi Dini dan Penanganan Kasus Perundungan

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Cilegon – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Banten melaksanakan kegiatan pembina upacara pada Senin, 24 November 2025, pukul 07.00 WIB bertempat di Lapangan Upacara SMKS Yabhinka Cilegon.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Commander Wish Kapolda Banten, khususnya pada aspek “Polisi Peduli Pendidikan” yang bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian dan institusi pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, disiplin, dan bebas dari perundungan (bullying).

Dalam amanatnya, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Imam Tarmudi memberikan pembinaan mengenai pentingnya mencegah segala bentuk perundungan di sekolah serta menanamkan nilai empati dan kedisiplinan kepada seluruh peserta upacara.

Dirbinmas Polda Banten menegaskan bahwa upaya pencegahan bullying merupakan tanggung jawab bersama. “Sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh siswa. Melalui kegiatan pembinaan seperti ini, kami berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa bullying bukan hanya melukai fisik dan psikologis, tetapi juga dapat merusak masa depan generasi muda. Kami mengajak seluruh siswa dan guru untuk berani bertindak, saling menghargai, dan berkomitmen menciptakan lingkungan yang positif,” ujarnya.

Kegiatan pembinaan upacara ini juga menekankan pentingnya peran aktif guru dan siswa dalam mendeteksi dini serta menangani kasus perundungan, sekaligus memperkuat komunikasi antara pihak sekolah dan kepolisian dalam upaya pencegahan.

Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan tersebut antara lain:
1. Meningkatnya pemahaman peserta tentang bentuk, dampak, dan konsekuensi bullying.
2. Tumbuhnya kesadaran untuk saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman.
3. Terbangunnya komitmen bersama untuk mencegah dan menghentikan tindakan perundungan.
4. Penguatan peran guru dan siswa dalam deteksi dini serta penanganan kasus bullying.
5. Terbangunnya budaya disiplin dan empati melalui keteladanan dalam pelaksanaan upacara.

Terakhir Imam berharap dengan adanya kegiatan tersebut bisa memberikan nilai positif sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung perkembangan karakter siswa. “Melalui kegiatan ini, Polda Banten berharap nilai-nilai positif yang disampaikan dapat terus diterapkan oleh seluruh warga sekolah, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung perkembangan karakter siswa. (Bidhumas)

Berita Terkait

Final Kejuaraan Bulu Tangkis Spirit 152 Berlangsung Meriah di Pandeglang
Wagub Dimyati: Jumat Berbagi Jadi Investasi Kebaikan Generasi Muda
Wagub Dimyati Tekankan Percepatan Pembangunan Melalui Obligasi Daerah
Iing Andri Supriadi Serahkan 19 Truk Koperasi, Program Presiden Dinilai Pro Rakyat
224 Peserta Ikuti Turnamen Tenis Piala Gubernur Banten 2026 di Kota Serang
Penyelundupan Sisik Trenggiling Digagalkan, Pengawasan Laut Diperkuat
Dialog Lintas Sekolah di Tangsel Perkuat Komitmen Anti Tawuran dan Bullying
Banjir Rendam 550 Hektare Lahan di Pandeglang, Dua Desa Terdampak Parah

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:12 WIB

Final Kejuaraan Bulu Tangkis Spirit 152 Berlangsung Meriah di Pandeglang

Sabtu, 11 April 2026 - 08:21 WIB

Wagub Dimyati: Jumat Berbagi Jadi Investasi Kebaikan Generasi Muda

Sabtu, 11 April 2026 - 08:15 WIB

Wagub Dimyati Tekankan Percepatan Pembangunan Melalui Obligasi Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 19:44 WIB

Iing Andri Supriadi Serahkan 19 Truk Koperasi, Program Presiden Dinilai Pro Rakyat

Jumat, 10 April 2026 - 16:54 WIB

224 Peserta Ikuti Turnamen Tenis Piala Gubernur Banten 2026 di Kota Serang

Berita Terbaru