PKKMB 2026, FE UWM Yogyakarta Tanamkan Integritas dan Inovasi kepada Mahasiswa Baru

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, SLEMAN – FE UWM Yogyakarta membekali mahasiswa baru menghadapi perubahan ekonomi melalui PKKMB 2026, sekaligus menanamkan integritas, inovasi, kolaborasi, dan kepedulian terhadap keberlanjutan ekonomi nasional.
‎
Rangkaian PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 berlangsung di Kampus Terpadu UWM, Banyuraden, Gamping, Sleman, Kamis (10/9/2026), diikuti mahasiswa baru Fakultas Ekonomi UWM.
‎
Kegiatan tersebut menjadi bagian Dies Natalis ke-44 UWM, menghadirkan pejabat, dosen, serta mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dalam suasana akademik yang penuh semangat bersama.
‎
Mengusung tema Arunika Ekonomika, kegiatan diarahkan menumbuhkan integritas, inovasi, dan kolaborasi sebagai bekal mahasiswa menghadapi masa depan ekonomi yang dinamis dan penuh tantangan.
‎
Ketua panitia Arinarka Wihang Anwaru mengatakan, mahasiswa baru sedang memasuki fase kehidupan berbeda dengan pengalaman yang akan membentuk perjalanan akademiknya selama masa kuliah.
‎
“Menjadi mahasiswa adalah awal yang baru dan akan mendapatkan banyak pengalaman,” kata Arinarka dalam kegiatan PKKMB Fakultas Ekonomi UWM Yogyakarta tersebut kepada peserta.
‎
Menurutnya, lingkungan kampus menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk mengenal proses pembelajaran, membangun relasi, serta mengembangkan kemampuan secara berkelanjutan selama masa studi baru.
‎
Dalam agenda tersebut, mahasiswa baru juga mengikuti Studium Generale yang mengangkat nilai luhur Memayu Hayuning Bawana sebagai landasan kehidupan dan pembelajaran di kampus.
‎
Materi Studium Generale disampaikan Dekan Fakultas Ekonomi UWM, Dr. Jumadi, S.E., M.M., yang menyoroti pentingnya transformasi ekonomi menghadapi tantangan struktural yang ada kini.
‎
Jumadi menjelaskan, transformasi ekonomi diperlukan karena perekonomian masih menghadapi ketergantungan pada komoditas dan sumber daya alam yang belum optimal pemanfaatannya selama ini kini.
‎
“Produktivitas dan nilai tambah belum optimal,” ujar Jumadi saat memberikan pemaparan kepada mahasiswa baru Fakultas Ekonomi UWM Yogyakarta dalam Studium Generale tersebut langsung.
‎
Ia menegaskan, transformasi ekonomi perlu diarahkan agar pemanfaatan sumber daya tidak hanya berorientasi kebutuhan saat ini, tetapi juga kepentingan generasi masa depan Indonesia.
‎
“Ekonomi berkelanjutan dicirikan dengan penggunaan sesuai kebutuhan, menjaga ketersediaan untuk generasi mendatang,” kata Jumadi menjelaskan prinsip keberlanjutan ekonomi kepada mahasiswa secara tepat tersebut.
‎
Menurut Jumadi, sumber daya harus dikelola secara tepat agar tetap produktif dan lestari dalam jangka panjang, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan bersama.
‎
“Pilar transformasi ekonomi antara lain hilirisasi dan industrialisasi, ekonomi hijau, serta transformasi digital,” ungkap Jumadi kepada mahasiswa baru Fakultas Ekonomi UWM Yogyakarta nasional.
‎
Pemaparan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai perubahan ekonomi sekaligus pentingnya menyiapkan kompetensi untuk menghadapi perkembangan dunia yang semakin kompleks dan kompetitif baru.
‎
Selain materi ekonomi, mahasiswa baru memperoleh penjelasan mengenai kehidupan kampus, mencakup sistem akademik dan non akademik, termasuk aspek keuangan selama menjalani perkuliahan mereka kampus.
‎
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan organisasi kemahasiswaan melalui Himpunan Mahasiswa Jurusan yang menjadi wadah pengembangan aktivitas dan pengalaman selama berada di kampus bersama mahasiswa.
‎
HMJ yang diperkenalkan meliputi HMM Manajemen, HMA Akuntansi, serta HIMABIWA Kewirausahaan, sebelum seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama mahasiswa baru tersebut.
‎
Penutupan melalui foto bersama menjadi penanda berakhirnya rangkaian PKKMB, sekaligus membuka langkah baru mahasiswa FE UWM menjalani kehidupan kampus secara bersama mahasiswa baru. (ady)

Berita Terkait

Cegah Penyalahgunaan Obat, Sipotik Dinkes Sleman Deteksi 700 Kasus Pengambilan Ganda
Tak Sekadar Penerimaan Mahasiswa, UMY Dorong Kolaborasi Lebih Luas dengan Sekolah
Tarkeeb, Aplikasi AI Belajar Nahwu Karya Mahasiswa UMY, Raih Juara 1 di KMI Expo XVII 2026
UMY Gandeng MCUT Taiwan, Perluas Kolaborasi Pendidikan dan Penelitian
Hampir 60 Ribu Penerima Beasiswa, The Future Fest 2026 Dorong Perluasan Akses Pendidikan Tinggi
‎WJNC 2026 Bidik 60 Ribu Pengunjung, Malioboro Bersiap Meriah
‎WJNC 2026 Digelar, KAI Pastikan KA Normal, Penumpang Datang Awal
Gubernur DIY Tekankan Komitmen Pendidikan, 40 Beasiswa dan 65 Izin Belajar Disiapkan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Cegah Penyalahgunaan Obat, Sipotik Dinkes Sleman Deteksi 700 Kasus Pengambilan Ganda

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Tak Sekadar Penerimaan Mahasiswa, UMY Dorong Kolaborasi Lebih Luas dengan Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Tarkeeb, Aplikasi AI Belajar Nahwu Karya Mahasiswa UMY, Raih Juara 1 di KMI Expo XVII 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Hampir 60 Ribu Penerima Beasiswa, The Future Fest 2026 Dorong Perluasan Akses Pendidikan Tinggi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:42 WIB

‎WJNC 2026 Bidik 60 Ribu Pengunjung, Malioboro Bersiap Meriah

Berita Terbaru