JOGJAOKE.COM, Jakarta — Peluang Persib Bandung menyalip Persija Jakarta di klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 kembali tertunda. Kekalahan 0-2 dari Malut United pada laga tunda pekan ke-12 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (14/12/2025), membuat langkah Maung Bandung tertahan di jalur perebutan papan atas.
Hasil itu menempatkan Persib tetap di peringkat ketiga dengan 28 poin dari 13 pertandingan, terpaut satu poin dari Persija Jakarta di posisi kedua. Jarak dengan pemuncak klasemen, Borneo FC, juga belum terpangkas. Tim asal Kalimantan Timur tersebut kokoh di puncak dengan 33 poin dari jumlah laga yang sama.
Sebaliknya, kemenangan memberi dorongan signifikan bagi Malut United. Tambahan tiga poin mengangkat tim tuan rumah ke peringkat keempat dengan 25 poin, hanya berjarak tiga angka dari Persib. Persaingan di papan atas pun kian rapat, terutama menjelang bergulirnya kembali kompetisi selepas jeda SEA Games 2025.
Pada pertandingan tersebut, Persib gagal keluar dari tekanan Malut United. Dua gol tuan rumah, masing-masing dicetak Igor Inocencio dan Ciro Alves, memastikan tiga poin tetap di Ternate. Persib kesulitan mengembangkan permainan dan tak mampu membalas hingga peluit akhir.
BRI Super League 2025/2026 akan kembali berlanjut akhir pekan ini dengan menggelar pekan ke-15. Persib dijadwalkan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (21/12) pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi kesempatan Persib untuk kembali menjaga jarak dengan para pesaing langsung.
Sementara itu, Borneo FC akan menjalani laga berat dengan bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (20/12) pukul 19.00 WIB. Adapun Persija Jakarta dijadwalkan melawat ke Stadion Haji Agus Salim, Padang, menghadapi Semen Padang, Senin (22/12) pukul 19.00 WIB.
Hingga Minggu (14/12), klasemen sementara masih dipimpin Borneo FC, disusul Persija Jakarta dan Persib Bandung. Di bawahnya, Malut United, PSIM Yogyakarta, dan sejumlah tim lain terus menjaga peluang dalam persaingan yang kian ketat memasuki paruh musim. (ihd)






