Pemprov Lampung dan Pemerintah Pusat Sinergi Awasi Distribusi dan Harga PanganStabilitas Pasokan dan Harga Jadi Fokus Pemprov Lampung Jelang Hari Besar Keagamaan

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat kesiapsiagaan dalam menjaga stabilitas ketersediaan dan harga bahan pangan menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah hingga Hari Raya Idul Fitri. Langkah ini dilakukan melalui pengawasan terpadu bersama pemerintah pusat guna memastikan masyarakat memperoleh pangan yang aman, bermutu, dan terjangkau, Minggu (22/2/2026)

Selama tiga hari, 20–22 Februari 2026, tim gabungan yang dipimpin Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Badan Pangan Nasional, Sri Nuryanti, melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik distribusi pangan di Lampung. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan yang bergerak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari produsen, distributor, hingga pedagang yang berhubungan langsung dengan konsumen. Tim memeriksa aspek keamanan pangan, kelengkapan registrasi produk, kesesuaian dengan Harga Acuan Penjualan (HAP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET), serta kondisi mutu barang.

“Pengawasan ini bertujuan memastikan masyarakat Lampung mendapatkan bahan pangan dengan kualitas terjamin, aman dikonsumsi, dan dijual sesuai ketentuan harga yang berlaku, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang,” ujar Sri Nuryanti dalam keterangannya.

Dalam tinjauan tersebut, tim menemukan sejumlah produk pangan olahan dengan kemasan penyok yang berpotensi menurunkan kualitas. Produk tersebut langsung diminta untuk tidak diperjualbelikan. Selain itu, pengawasan juga menyoroti pentingnya penanganan daging dan ayam segar agar memenuhi standar keamanan pangan.

Pemprov Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta instansi terkait juga diimbau untuk mengintensifkan sosialisasi kepada pedagang, khususnya terkait penanganan ayam segar pascapenyembelihan. Penjualan ayam tanpa proses pembersihan yang sesuai standar berisiko memicu pertumbuhan bakteri dalam waktu singkat dan membahayakan kesehatan konsumen.

Dari sisi harga, sebagian besar komoditas strategis seperti daging sapi dan daging ayam terpantau stabil dan berada pada kisaran harga acuan, bahkan di beberapa titik lebih rendah. Namun, harga cabai rawit merah masih berada di atas HAP, mencapai sekitar Rp70.000 per kilogram. Kondisi ini dipengaruhi terbatasnya pasokan dari daerah sentra produksi di Pulau Jawa.

Menyikapi hal tersebut, Pemprov Lampung berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memfasilitasi distribusi dari daerah surplus ke wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan. Langkah ini diharapkan mampu menekan gejolak harga sekaligus menjaga ketersediaan stok di pasar.

Penguatan koordinasi lintas sektor ini merupakan wujud komitmen Pemprov Lampung dalam menjalankan arahan pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama pada momentum hari besar keagamaan yang memiliki tingkat konsumsi tinggi.

Dengan pengawasan intensif, pengendalian distribusi, serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Pemprov Lampung optimistis stabilitas pangan selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H dapat terjaga, sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.(Ls)

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Digitalisasi Pembayaran Jadi Fokus Pemprov Lampung Modernisasi Layanan Publik
Pansus DPRD Dalami Substansi LKPJ TA 2025, Pemprov Lampung Sambut Baik Masukan Konstruktif
High Level Meeting TP2DD Fokus Perkuat Transformasi Digital di Lampung
Tata Kelola Pemerintahan Bersih Jadi Fokus Penguatan Pengawasan Internal di Lampung
Pemilihan Duta Bahasa Lampung 2026 Hadirkan Inovasi Aksara hingga Kamus AI Bahasa Lampung
Gubernur Lampung Apresiasi Generasi Muda Pelestari Budaya dalam Lomba “Cawo Bubalah Lampung”
Taman Satwa Lembah Hijau Jadi Rumah Baru Puspa dan Muli Sikop, Harapan Baru Konservasi Harimau Sumatera
Wakili Lampung Selatan dan Timur, Maura dan Davito Sukses Sabet Gelar Juara Muli Mekhanai Lampung 2026

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:46 WIB

Pansus DPRD Dalami Substansi LKPJ TA 2025, Pemprov Lampung Sambut Baik Masukan Konstruktif

Senin, 25 Mei 2026 - 14:28 WIB

High Level Meeting TP2DD Fokus Perkuat Transformasi Digital di Lampung

Senin, 25 Mei 2026 - 11:28 WIB

Tata Kelola Pemerintahan Bersih Jadi Fokus Penguatan Pengawasan Internal di Lampung

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:52 WIB

Pemilihan Duta Bahasa Lampung 2026 Hadirkan Inovasi Aksara hingga Kamus AI Bahasa Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:22 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Generasi Muda Pelestari Budaya dalam Lomba “Cawo Bubalah Lampung”

Berita Terbaru

Jogja

Keselamatan KAI Tak Bisa Lagi Sekadar Rutinitas Kerja

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:05 WIB